--- In [email protected], MU Ginting <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Pancasila Kini Hanya Jadi Simbol Negara > > Jakarta (SIB) > Pancasila yang telah diciptakan pendiri bangsa untuk menuju sebuah negara kesejahteraan kini hanya menjadi simbol negara, tanpa menjadi panduan bagi para pemimpin untuk melaksanakan kehidupan bernegara. Ketiadaan ideologi di kalangan pemimpin itu akhirnya membawa dampak yang jauh pada menghilangnya rasa cinta tanah air di kalangan rakyat. Akibatnya, korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) merajalela dan membuat jurang antara si miskin dan si kaya semakin lebar. > Hal tersebut disampaikan Rektor IAIN Syarif Hidayatullah Khomaruddin Hidayat di sela-sela peluncuran buku Kearifan Timur Dalam Etos Kerja dan Seni Memimpin, Rabu (23/4). "Ideologi Pancasila itu hanya ideologi negara, sedangkan pemimpin kita tidak punya ideologi. Contoh konkretnya adalah korupsi di mana-mana. Pemimpin mengajari rakyat tidak punya ideologi", katanya. >
Aha. "pemimpin kita tidak punya ideologi" --> dibuku buku analisa politik Orde Baru, sebenarnya Soeharto itu ideology-less. Ia menggunakan Pancasila sebagai alat atau tools untuk memberangus (pemikiran) massa. Dia dan ORBA sendiri bukan Orde yang melakukan Panjasila dengan arti sebenarnya. (sampai-sampai Bung Hatta dan Nasution ikut petisi 50 mengingatkan suharto akan hal ini, tahun 79 bukan Bapak ?). Jamanya Orba, pancasila ditafsirkan untuk kepentingan dirinya sendiri,akhirnya kebawa bawa sampai generasi sekarang. Pancasila yg murni mungkin cuman ada di era jaman pergerakan. Kalau dari sisi historisnya, Pancasila ini gabungan sinkretis beberapa pemikiran yang juga dipengaruhi pikiran dari luar seperti Nasionalisme Sun Yat Sen 1920 yg mempengaruhi Bung Karno. Bujur. Carlos
