03/05/2008 15:43 WIB
Pelajar Indonesia Peroleh Izin Kerja di Australia
Gunawan Mashar detikcom
Jakarta - Pelajar Indonesia yang ingin ke Australia kini tidak harus
repot-repot lagi mengurus izin kerja jika ingin kerja paruh waktu di negeri
kanguru itu. Sebab, izin kerja secara otomatis akan diberikan jika mengurus
visa.
"Berlaku sejak 26 April. Jika sebelumnya harus mengajukan secara terpisah, kini
pemerintah Australia melakukan perubahan pada sistem visanya. Seluruh visa
pelajar akan disertai dengan hak kerja," tutur Menteri dan Kewarganegaraan
Australia, Senator Chris Evans dalam press rilis yang dikirim ke detikcom,
Sabtu (03/05/2008)
Bukan hanya "bonus" izin kerja, biayanya pun ikut dipangkas. "Untuk mengurus
visa hanya perlu biaya Rp 3.860.000, hemat Rp 343.000 dari sebelumnya," tutur
senator Evans.
Selain itu, pengurusan visa juga kini disederhanakan dengan layanan online.
"Informasi visa mereka akan disimpan secara elektronis untuk akses melalui
layanan online verifikasi hak visa," terangnya.
Dalam siaran persnya, juga diungkapkan keuntungan layanan online ini.
"Memungkinkan para majikan, lembaga pemerintah, penyelenggara pendidikan dan
pemegang visa itu sendiri untuk mencek kondisi visa seperti tanggal
kadaluawarsa dan batasan kerja atau studi," ungkapnya.
Di Australia, sekitar 15 ribu warga Indonesia mengenyam pendidikan. Pada tahun
ini, Australia telah mengeluarkan 7.534 visa pelajar untuk pelajar Indonesia. (
gun / asy )
--
Enggo piga-piga kalak Karo/mahasiswa Karo ijah si pasti
rela mereken pertolongen pertama man simbaru reh.
MUG
---------------------------------
Går det långsamt? Skaffa dig en snabbare bredbandsuppkoppling.
Sök och jämför hos Yahoo! Shopping.