Pedagang Buah Berastagi Desak Pemkab Karo Hentikan Pembangunan      Kabanjahe, 
(Analisa)   Pasca pengosongan kios pasar buah Berastagi kemarin, puluhan 
pedagang yang menolak dipindahkan ke TPS (Tempat Penampungan Sementara) di 
areal parkir kantor Dinas Pariwisata, mendatangi DPRD Karo, Kamis (29/5), 
mendesak Pemkab Karo tidak melanjutkan pembangunan itu sebelum ada 
ketransparanan dari eksekutif pada para pedang.      Karena yang mendapat 
bantuan dana Rp1 miliar dari Departemen Koperasi adalah Koperasi Bhakti Usaha 
Kabanjahe. Sehingga yang mengelola pembangunan itu seharusnya adalah koperasi 
itu bukan Pemkab Karo, namun kenyataannya Pemkab Karo sendiri bersikukuh 
membangun pasar buah itu tanpa persetujuan dari KBU itu sendiri.      Para 
pedagang diterima Ketua komisi A Maju Ginting didampingi anggota dewan Frans 
Dante Ginting dan Ingan Kembaren di gedung DPRD Karo lantai II.   Menurut 
Thomas selaku juru bicara pedagang, eksekutif terkesan tertutup dalam 
pembangunan pasar
 buah Berastagi sehingga pedagang tidak mengetahuinya. Padahal masa kontrak 
kios mereka sekitar dua tahun lagi.      Di samping itu mereka juga mengadukan 
nasibnya karena tidak dapat lagi berjualan sekaligus meminta ganti kerugian 
atas barang dagannya saat Pemkab Karo melakukan pengosongan.      
Ditambahkannya, para pedagang tidak dapat berjualan di TPS yang telah 
disediakan, mengingat kios pada TPS telah terisi penuh di samping.      “Apa 
bila hal itu tidak disikapi Pemkab Karo dalam secepatnya, mereka akan berjualan 
di sekitar wilayah pajak buah Berastagi.Hal ini dilakukan untuk menyambung 
hidup puluhan pedagang,” tandasnya.      Menyikapi hal itu pimpinan sidang 
Frandante, berjanji akan panggil bupati untuk menjelaskan atas peristiwa itu 
dan meminta kepada pemkab untuk menempatkan pedagang korban penggusurann di 
beri tempat yang telah disediakan.      Usai mendengar penjelasan dewan, para 
pedagang meminta kesediaan anggota dewan untuk tinjau lokasi secara langsung,
 termasuk melihat lokasi tempat berdagang sementara sebagai pengganti kios yang 
telah dirobohkan. Pemintaan ini langsung ditanggapi Maju Ginting dan segera 
meninjau ke ke lokasi.      Maju Ginting yang juga tokoh masyarakat Berastagi 
Dirinya menyarankan kepada pemkab untuk segera membersihkan tempat bangunan 
kios yang telah digusur, sehingga pedagang kembali dapat berjualan di sekitar 
tempat yang telah dirobohkan. (ps)   


Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       

Kirim email ke