ada baiknya diomonginnya di milis khusus ITB karo :) hehehe...(joke)
2008/5/30 he_guntar <[EMAIL PROTECTED]>: > Lit nge piga-piga kalak ena rusur kubegi gelar temanndu e ma. > Lit Muli Ginting rusur nge kubegi gelarna. Ia me TigaLingga nari. Lit > kap kuakap rencana na sekalenda jadi Wakil Bupati DAIRI periode > 2009-2014 arah jalur independen berpasangan dengan pak sigalingging. > > Adi Astrayuda Bangun ia orang dekat GUBSU Rudolf Pardede. Ngo > piga-piga pernah kami ngerana. Janah nomorna pe lit nge bas aku. Bujur > > > --- In [email protected] <tanahkaro%40yahoogroups.com>, david > ketaren <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mejuah-juah, > > Poin Sada: > > Ibas kesempaten enda ateku pebetehken ras nungkun kerna gelar, alamat > ras no hp teman-teman kami si sada angkaten i ITB tahun 1981. Adi la > kusalah lit kami 21 kalak karo: > 1. Sri Ulina br Purba (Kimia) > 2. Bastanta Bukit (Mesin) > 3. Mulia Ginting (Teknik Minyak) > 4. Artiya Sembiring (Geologi) > 5. Wasit Peranginangin (Geodesi) > 6. David Ketaren (Sipil) > 7. Litmuli Ginting (Sipil) > 8. Tenang Ginting > 9. Rubendi Tarigan (Geologi) > 10.Astrayuda Bangun (Elektro) > 11.Hal Sembiring (Elektro) > 12.Masta br Kembaren (Matematika) > 13.Sentosa Bukit (Teknik Kimia) > 14.Edison Sembiring (Teknik Fisika) > 15.Nazarudin Ginting (Matematika/Elektro) > 16.John Hery Karo-karo (Mesin) > 17.Antony Sinulingga (Planologi) > 18.Jarden Sitepu (Teknik Minyak) > 19. Cosmas Bangun (Elektro) > 20. Darwin Sembiring (Geologi) > 21....? (Teknik Penyehatan). > Ntah lit denga deba siitehndu, tolong pesehndu man bangku ya. > Memang ibas tahun 1981, kudat informasi bahwa angkaten kami enda me > sinteremna kalak karo masuk ITB. Ras mungkin pe menjadi rekord seh > gundari. Tentu peristiwa enda ateku ngingetkenca gelah min generasi > mudanta kalak karo tetap ersemangat guna nuntut ilmu. Sebab > melalui pendidikan nge maka kita kerina banci pedas maju. > Man bandu kam kerina angkatan 1981 ITB, kalak karo atau pe la kalak > karo tolong gelah banci min hadir ibas acara Malam Iota Tau Beta > 1981: > Wari/Tgl : Jumat/6 Juni 2008 > Pukul : 18.30-seh dung > Ingan : i Romeo Restoran, Basement Automal, SCBD Jl. Jenderal Sudirman. > > Acaranta enda gratis. Reh lah kita asa bancinta. Gelah banci ka kita > pulung bas paksa e guna ercakap-cakap mpersada arih ras mburo ate > tedeh. Peseh tenah enda man teman-temanta kerina ya. La sigejab enggo > 20-27 tahun kita lanai jumpa. > > Bujur ras mejuah-juah, > David Ketaren/0812 950 4292 > > Poin Dua > > Man bandu moderator milis Tanah Karo, lit piga-piga usulen simehuli > man bandu. Adi banci iaturken min percakapen-percakapen ibas milis > secara terarah. Lit si umum ia, si sederhana-sederhana saja ia, si > banci erguna langsung man singogesa. Adi enggo si agak mberat ras > spesifik iarahken ia kubas diskusi khusus, ras enda adi banci > icatatndu jadi topik2 atau tema2 khusus. Lit ia butuh waktu ndekah > ncakapkenca misalna soal asul-usul kita kalak karo. Atau iseminarken > ibas sada perjumpaan si teratur terjadwal. Enda tentuna soal simberat > ras membutuhken kemampuan si meganjang ia. Atau si umum-umum saja si > agak ringan-ringan ia, misalna: 1. Topik kerna peluang bisnis ras > ekonomi rakyat; 2. Topik kerna kerja-kerja kalak karo. Enda pe sangat > perlu, uga gelah kita anak singuda banci ngergai budayanta kalak karo. > Tentu perlu ia imodifikasi rikutken keadaan, situasi ras jamanta > gundari. Melala denga ibas kita ndalanken budayanta erbahansa kita > kalak karo lampas mate, > hehe....runggu seh berngi, terlat man, perpan pe laratur, ruangen > pul-pul asap, pangannta kurang sehat (melalasa daging-daging, lemak, > rsd).; 3. Tukar Informasi. > > Endam sitik usul-usul sederhana. Mohon maaf aku adi kurang berkenan > kata-katangku. > Tabi ras Mejuah-juah. > Salam Hangat. > > > > > > > --- On Thu, 5/29/08, Pa Canggah [EMAIL PROTECTED] wrote: > > From: Pa Canggah [EMAIL PROTECTED] > Subject: Re: [tanahkaro] Situs Putri Hijau telah dipatok > To: [email protected] <tanahkaro%40yahoogroups.com> > Date: Thursday, May 29, 2008, 1:44 AM > > Mejuah-juah > > Satukan uang makan, beli kembali situs itu. > Itu saja nya caranya yang paling jitu, kempu bulangna. > Keke pun kita kalau pengembang sudah bayar sama yang menjualnya, khan > tak benar juga. > Mengharap pemerintah turun tangan? Ee orong me lebe, sangana pula > sibuk menghadapi pilkado. > Kalau pengembang atau yang punya proyek sedikit cerdik, tentu situs > itu akan di pelihara dan di per cantiknya. Promosikan jadi tujuan > wisata, tempat acara2 budaya, dan sekali2 jadikan > tempat pemilihan putri hijau masa kini, bak pemilihan ratu > kecantikan. Semoga.. > > Egia, perlu juga kita keke, ertina megermet, nggermetti taneh sideban, > ula kari terdaya kerina taneh nininta nai. Tah enggom pe, la sieteh, > perban la keke arih? > > Mejuah-juah > > Radio Karo Accees Global <radiokaroaccessglob [EMAIL PROTECTED] com> > wrote: > > Ija kalak Karo Endai ? Enggo Ka Medem... Jangku Jangku Gia ningen kari > lalap, adi pedemken rumah.. > > 2008/5/28 pelangiharum [EMAIL PROTECTED] com>: > > > Pembangunan Rumah di Situs Sejarah Tetap Jalan > Selasa, 27 Mei 2008 | 19:52 WIB > http://www.kompas. com/read/ xml/2008/ 05/27/19524172/ pembangunan. > rumah.di. \ > situs.sejarah. tetap.jalan > > MEDAN, SELASA - Patok kayu kini sudah tertancap di kawasan situs Putri > Hijau, Kecamatan Namorambe, Deli Serdang. Patok tersebut merupakan > penanda dimulainya pembangunan perumahan di kawasan bersejarah itu. > > Peneliti sejarah dari Universitas Negeri Medan (Unimed), Badan Warisan > Sumatera (BWS) dan mahasiswa merasa diintimidasi mandor pembangunan di > lokasi. > > "Saya berusaha menahan diri. Saya jelaskan keperluan kami di lokasi. > Namun mereka terus jelaskan bahwa minggu depan akan datang material > bangunan lain seperti batu dan semen," kata Eron Damanik peneliti dari > Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-Ilmu Sosial (Pussis) Unimed, Selasa (27/5) > di Medan. > > Menurut Eron sikap mereka tidak bersahabat. Di lokasi bekas Benteng > Putri Hijau itu para mandor menginterogasi rombongan dengan nada tinggi. > "Saya katakan kami dari kampus yang melakukan penelitian dan perjalanan > sejarah di situs ini bersama mahasiswa," tutur Eron seraya menjelaskan > jumlah rombongan ada sembilan orang. > > Sikap para mandor itu cukup menganggu para peneliti dan mahasiswa. Meski > tidak ada larangan, secara psikologis rombongan tidak merasa nyaman di > lokasi. Eron menjelaskan bahwa kawasan itu merupakan kawasan sejarah > yang tidak boleh mengalami perubahan bentuk dan fungsi. Namun para > mandor tidak memedulikannya. "Mereka tidak mau tahu, mereka tetap > melaksanakan rencana pembangunan, " katanya. > > Hal yang sama disampaikan Direktur Pasca Sarjana Universitas Negeri > Medan (Unimed) Ichwan Azhari. Dia membatalkan rencana mengabadikan > tempat itu meski hal itu ingin dia lakukan untuk keperluan penelitian. > Tempat bersejarah itu, katanya, tidak boleh rusak atau berubah fungsi. > > Pada abad 12 sampai 15, berdasarkan catatan sejarah, tempat itu pernah > dipakai Putri Hijaupembesar Kerajaan Arumemakai sebagai benteng. Benteng > itu persis terletak di barat Sungai Petani. Salah satu penanda benteng > itu yang bisa dilihat berupa gundukan tanah yang di sisinya dipagari > bambu. Tempat itu disebut-sebut pernah menjadi pusat Kerajaan Aru yang > berpengaruh di pesisir timur Sumatera. > > Ichwan mengatakan perusakan Benteng Putri Hijau itu menjadi perhatian > pemerhati sejarah dalam dan luar negeri. Peneliti National University of > Singapore Edwars McKinnon, tuturnya, melaporkan hal ini ke organisasi > pendidikan dan kebudayaan dunia (Unesco). Dia dan kalangan pemerhati > sejarah akan menemui Bupati Deli Serdang Amri Tambunan untuk > menghentikan pembangunan di lokasi bersejarah itu. Perusakan kawasan > itu, tuturnya, jelas menyalahi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1999 Tentang > Benda Cagar Budaya dan Kepurbakalaan. > > Sebelumnya awal Mei lalu buldozer sempat masuk ke kawasan Benteng Putri > Hijau di Desa Deli Tua Kuta, Kecamatan Namorambe, Deli Serdang. Buldozer > itu memeratakan tanah yang akan dipakai untuk perumahan. Saat itu > informasi masuknya buldozer disampaikan Edwards Mckinnon yang > mengunjungi lokasi. > > --- End forwarded message --- > > > -- www.eethore.com ::faith is seeing the unseen, believing what others not::
