Pedagang Kembali Dirikan Lapak
Friday, 30 May 2008
KARO
(SINDO) – Pedagang Bale-Bale Pasar Buah Berastagi mulai membersihkan
puing-puing yang berserakan akibat penggusuran paksa Rabu (28/5) lalu.
Berdasarkan pantauan SINDO di sekitar lokasi
kemarin, tampak sejumlah pedagang melakukan pembersihan secara
gotongroyong. Hujan deras yang mengguyur Kota Berastagi sekitar pukul
11.30–14.00 WIB tak menyurutkan semangat pedagang untuk membersihkan
area pasar.
Thomas Ginting selaku ketua
pedagang ketika ditemui di sela-sela pembersihan menyatakan, mereka
melakukan kegiatan itu untuk membangun kembali tempatnya berjualan yang
telah dirobohkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) beberapa hari
lalu. ’’Sebelum dibangun kembali, kami terlebih dahulu membersihkan
puing-puing yang tersisa agar tidak mengganggu pembuatan lapak,”
tuturnya.
Terkait rencana pedagang ke
depan,Thomas mengungkapkan, seusai pembersihan lokasi itu, mereka akan
membangun kembali tempat berjualan. ’’Kami akan tetap berjualan seperti
biasa seusai lapak berjualan siap dibangun. Mungkin besok sudah
selesai,”tandasnya.
Muliana br Sitepu, salah
seorang pedagang menambahkan, tujuan pedagang menggelar kembali barang
dagangan yang kontroversi dengan sikap Pemkab Karo tidak lain hanya
untuk mencari nafkah. ’’Hanya ini pekerjaan kami. Jadi, wajarlah bila
pedagang Bale-Bale melakukan pekerjaannya,”paparnya. (makmur sembiring)
Proyek Terancam Terbengkalai
Friday, 30 May 2008
KARO
(SINDO) – Sejumlah proyek Dinas PU Karo terancam terbengkalai menyusul
melonjaknya harga bahan-bahan bangunan akibat kenaikan harga BBM.
Ketua Panitia Lelang Dinas Pekerjaan Umum (PU) Karo
Candra Tarigan menyatakan, sejumlah proyek PU yang ditenderkan tahun
ini sedikit berbeda jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan
yang paling mendasar menyangkut kenaikan sejumlah harga material
menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Karena itu, para
pemborong ragu-ragu mengikuti tender.
Dia
menambahkan,meski harga sejumlah material mulai naik,tender itu tetap
dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Begitu pula anggaran kebutuhan
proyek, tidak ada perubahan dan tetap sesuai pagu yang tertera di
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karo TA 2008. Pasalnya,
saat penyusunan anggaran itu , harga BBM belum naik.
Tender
yang telah diatur dalam keputusan presiden (keppres) tetap akan
dilaksanakan, seperti dokumen pengadaan (aanwijzing) akan digelar pada
2 Juni mendatang yang berlangsung di Kantor PU Karo, Jalan Jamain
Ginting,Kabanjahe.Sebab, saat aanwijzing itu disebutkan, jika ada
kontraktor yang merasa tidak mampu mengerjakan proyek dengan adanya
kenaikan harga bahan bangunan, tetap berpulang kepada kontraktor itu
sendiri.
’’Artinya, tender tetap akan
dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.Jika ada kontraktor yang tidak
berani mengajukan penawaran akan dianggap gagal, sedangkan pihak PU
tetap akan melakukan tender, ”ujarnya. Sejumlah kontraktor yang ditemui
mengaku sangat berat melaksanakan proyek tahun ini.Alasan mereka, saat
ini kondisi harga bahan bangunan tidak menentu.
Dari
harga pagu yang dicantumkan, kemungkinan besar tidak bakal terlaksana.
Sebab, sejumlah harga material melambung, misalnya harga satu sak semen
Andalas (40 kg) tertera Rp37.000 saat penyusunan pagu, sedangkan saat
ini harga di pasaran mencapai Rp42.000 per sak. ’’Ini pasti tidak
mungkin untuk pengerjaan proyek dan dipastikan rugi besar.Itu baru satu
bahan bangunan, belum lagi bahan-bahan lain.Sudah naik, hilang pula di
pasaran.
Terlebih, aspal sekarang saja sudah
hilang di pasaran. Kalaupun ada, dikhawatirkan asli tapi palsu. Inilah
yang kami takutkan,” ujar seorang kontraktor bermarga Tarigan. Meski
demikian,minat sejumlah kontraktor mendaftarkan perusahaannya mengikuti
tender masih cukup tinggi. Sebanyak 121 paket proyek PU Karo senilai
Rp60 miliar tersebut masih rebutan sejumlah perusahaan penyedia jasa
pemborongan se-Sumatera Utara melalui pelelangan umum dengan metode
pascakualifikasi.
Pendaftaran yang dibuka sejak
19 hingga 28 Mei 2008 itu berlangsung di lokasi Work Shop Dinas PU
Karo, Kompleks Perumahan Korpri, Desa Guru Singa, Kecamatan Berastagi.
Pada hari pertama pendaftaran, hanya beberapa kontraktor yang terlihat
mendaftarkan diri. Namun, hingga Rabu (28/5) terlihat para pengunjung
yang mendaftar ramai sehingga lokasi terlihat sesak dan mengantre.
Meski pendaftaran di hari terakhir sedikit berdesakan, prosesnya
berjalan tertib dan aman. (makmur sembiring)
Best Regarts
www.dausmedia.cjb.net