Mjj Kalimbubu Sitepu mergana. Kalo pemerintah daerah ka nge siarapken, 2010 nggo me sada keajaiban dunia adi realisasikan pemkab karo erban LABORATORIUM. Adi lalit dana ningen Kantor Bupati nge i pegalang miliaren rupiah. Lokasi Pasar Buah Brastagi pe jadi persoalen. Tapi adi la ku pemkab, kujanari kita erpengarapen,,,.
Tah kai nge atena maka merga kel iban kantor Bupati, bahsan dari LUAR NEGERI sgala,,. Adi kin ate membangun rakyat,ENGKAI MAKA LA MANFAATKAN pruduk rakyat.DARI KITA, OLEH KITA, UNTUK KITA bage min mottona me tergejab man masyarakat. Enda lang, DARI KITA, OLEH KITA , UNTUK KAMI ( PEJABAT) SAJA. Adi lit pe sura2 rakyat si mehuli,LABO DIATENA PEH. Pernah tersinget bang Eddy kerna sura2 erban kincir air untuk irigasi di daerah yang dilairi sungai. Kusungkun " UGA KIRA2 ADI PROPOSALKEN KU PEMKAB? ". Yah,, lo lit e,, Nggo min idahna berhasil e mungkin banci erdalan. ( Tersinget na bang Eddy, sentabi kel yah, lenga terdadap aku ttg Kincir air ndai ya pal.., sangana aku kejar tayang skribsi. Tgl 18 Juni Sidang. Sentabi kel e pal,,). Yea, tah arah kam banci sitik mbuena nampati kade2nta si kujuma kurumah MA,,, atur ka perkusurndu. Sitik2 saja kita arih2, dua telu kalak kita errunggu, di la kita ermedumedu tah lit nge pagi malemna. Bagem lebe sitik arah aku kalimbubu. Tarigan mergana anak perana medanak denga, tah bagi si mejarjar gia aku akapndu ngerna labo enda karusku. Mjj. Joni HEndra Tarigan-NL ----- Original Message ---- From: karo karositepu <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Sunday, June 1, 2008 10:34:33 AM Subject: Re: [tanahkaro] Belajar dari Karo, belajar menyaingi Karo...Karo jangan kalah. MJJ, Apa yang dikemukakan JG, MUG, JH tarigan dan Eddy memang benar.. dan fakta. Pada waktu lahan pertanian masih demikian suburnya.... Karo memang leading dalam usaha pertanian khsusnya hortikultura. .... Pada saat kondisi lahan sudah berubah.... jadi kurang subur (sebagian besar karena dampak perlakuan yang tidak seimbang)... pasti solusi dengan pendekatan ilmiah menjadi suatu harapan. Desember 2007 yang lalu, kebetulan saya diskusi dengan 2 orang expert pertanian dari Belanda (yang diperbantukan oleh PUM-Belanda ke PT.Merek Indah Lestari (Sekarang Simalem). Mereka kagum sekali dengan Pertanian Karo, tapi selain kagum mereka "sangat heran" mengapa Karo tidak memiliki "Soil Laboratory". Aku cuma bilang... sedang di rencanakan (entah kapan....ya) Selama "jalan-jalan" ke Bogor, saya diundang diskusi oleh teman-teman dosen senior di IPB (saya sendiri gak pernah sekolah di Bogor), dan mengunjungi beberapa laboratorium untuk pengujian unsur macro dan beberapa unsur micro dari tanah dan pupuk di IPB yang di kelola teman saya dengan manajemen swasta (komersil). Ternyata untuk setting-up laboratorium yang di kelola (yang telah mendapat sertifikasi) , dana yang dibutuhkan membutuhkan sekitar 400 jutaan (diluar bangunan gedung). Saya jadi merenung, seandainya Karo punya laboratorium sendiri.... sudah hampir pasti pemalsuan pupuk secara significant akan dapat dikurangi, juga penggunaan pupuk akan dapat dihemat karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan lahan. Duit yang 400 jutaan memang besar untuk ukuran Per"baroeng" seperti kami... tapi relatif akan menjadi tidak besar bila dibandingkan dengan APBD karo yang 600 an miliar.... atau dibandingkan dengan pembelian mobil dinas..... Berbicara pertanian... memang menyangkut banyak hal... tapi yang paling mendasar adalah pemahaman tentang tanah (soil).....dan untuk hal ini orang karo banyak yang sudah jago (dengan reputasi internasional) . Pertanyaannya. ... apakah masih ada kemungkinan Pemda didukung olah DPRD "berniat" untuk itu (atau memang tahun ini akan dibangun..?? ?..... kalau ya... puji Tuhan) , atau haruskah kita menunggu setelah 2010, pada saat tetangga kita sudah semakin kuat dan melibas kita?? Regards, Per:baroeng" Peceren Radio Karo Accees Global <radiokaroaccessglob [EMAIL PROTECTED] com> wrote: Beberapa Hari yang lalui saya sudah membuat sebuah ilustrasi, hati hati banyak pihak yang lagi gencarnya memecah persatuan karo. pecah sitik habis bumi turang ini.. Dulu ada isu tapanuli sudah mengembangkan tanaman jagung, petani karo geger setengah mati. pas di cek ke tapanuli tak ada jagungnya .. Hati hati, karena banyak yang tau masyarakat karo sekarang banyak yang jantungan, jadi digertak gertaklah trus... biar banyak yang meninggal, pertahanan karo dari sumber daya manusia Kurang, masih tetapkan bertahan di kampung orang ? Bujur On Sun, Jun 1, 2008 at 3:09 AM, jonihendra tarigan <jonihendra_tarigan@ yahoo.com> wrote: Mjj Pa, Mungkin tah aku ipupus perbarung2,, tertarik kel aku masalah pertanian i cakapken. Terleih hal itu juga menyangkut SURVIVAL karo. Dari semua peyelenggara yang turun ke lapangan semua kalak Karo. Sudah jelas juga, karena memang karolah yang duluan berkembang mengenai pertanian. Wajar sekali. Kekawatiran seperti Malaysia yang dulu belajar dari Idonesia kemudian Indonesia tertinggal, saya kira bijak kalo kita merenung, tapi sangat tidak bija merenung terlalu lama. Tanpa perlu analisa yang mendalam, kita pasti sudah tau KARO akan tertinggal, kalo tidak ada pergerakan. 2 ato 3 minggu yg lalu, RBK mewawancarai pak Sitepu dari Sukanalu sebagai Ketua KPK di Tanah Karo. Lewat SMS saya tanya" Bagaimana kita2 penyelamatan pertanian tanah karo, kalo keadaan saat ini sangat terpuruk. PUPUK LA TERTUKUR, HASIL PANEN LA LIT ERGANA". Pak sitepu memberikan beberapa argumentasi. Bgini kira2: KALAK KARO BIASANYA IA AKAPNA SIJAGONA BAS PERTANIAN ENDA, adi lit bage penyuluhan pertanian, beluhen nge akapna bana. Lanai nggit ia i ajari. Masalah tehnik pengolahan tanahlah, penggunaan pestisidalah, , nggo kalak karo akapna si jagona. Secara tidak langsung tertutup untuk belajar. Hasilnya KENTANG tanah karo tidak layak EXPOR ke AUSTRALIA karna kadar pestisida terlalu tinggi. Jeruk juga demikian, penanganan hama dan penyakit dengan gampangnya ditanggulangi dengan MENGGANDAKAN dossis pestisida. Akibatnya expot tidak akan tembus karan kelebihan kadar racun. Melala kel kalak karo singgo jadi insinyur pertanian, tapi lebih terbuka di luar karo unguk menyerap ilmu mreka, DAIRI DAN TAPANULI contoh nyata. YEA,,adi kita, terjeng si eteh janah banci si baca situasi enda, paling lang KADE2NTA LAH GIA SI PESEH KERNA SI enda,,enda pe MASA DEPAN KARO NDAI KAN NGE,, Mjj kita kerina. Joni HEndra Tarigan-NL ----- Original Message ---- From: MU Ginting <[EMAIL PROTECTED] se> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com; [EMAIL PROTECTED] ps.com; komunitaskaro@ yahoogroups. com Sent: Sunday, June 1, 2008 2:14:45 AM Subject: [tanahkaro] Belajar dari Karo, belajar menyaingi Karo Belajar dari Karo, belajar menyaingi Karo Dari postingan Si Laga Man Jeruk Menjadi Andalan Taputbagepe Alexander soal Petani Dairi Pelatihan Pertanian Organik di Karo, jelas me si idah uga perdalanen perkembangan dunia, disini Karo dan daerah sekelilingnya, melibatkan semua penggerak pertanian, dan mau tak mau pemerintah daerahnya menceburkan diri dalam pertandingan , persaingan, pasti juga bisa dikatakan demi survival masing-masing daerah. Perkembangan Karo berada didepan dimasa lalu sudah semakin terdesak, pengetahuan dan pengalamannya bakal diambil dan ditrapkan didaerah lain pertama untuk survival dan kedua untuk menyaingi Karo yang tadi sudah duluan. Harus saya ingatkan bahwa disini tidak ada yang jelek, apa yang diperbuat oleh daerah sekeliling Karo, mengambil pengetahuan Karo dengan belajar secara tulus dari pengetahuan dan pengalaman Karo adalah sikap yang patut dipuji, hormat dan ilmiah. Akibatnya atau kesudahannya nanti Karo akan kalah atau malah mati pertaniannya karena tersingkir dari persaingan, termasuk perjuangan dan survival kemanuisaan pada umumnya dan disini ethnicgroups self-assertion khususnya. Faktor intern Karo akan menentukan bagaimana nasib Karo, bukan faktor extern. Daerah Sumbar pernah belajar bagaiman menangani bunga dan bibit bunga, sekarang mereka sudah menguasai, dan banyak bunga dari daerah itu. Kita masih ingat bagaimana pada th 70an Malaysia belajar dari Indonesia hampir dalam segala hal. Sekarang . . . yah, tidak bisa menyalahkan negeri tetangga kalau kita sudah ketinggalan, dan jauh ketinggalan. Apakah Karo akan bernasib yang sama dibandingkan tetangganya? "saya yakin kita akan merenung sejenak" kata Si Laga Man. Marilah kita renungkan sambil berhari Minggu. Bujur MUG ________________________________ Går det långsamt? Skaffa dig en snabbare bredbandsuppkopplin g. Sök och jämför hos Yahoo! Shopping.
