Lucu juga negeri ini ya....

--- On Wed, 6/4/08, shane sundani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: shane sundani <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [forum_HMI] bocoran CIA Amerika akan serang Indonesia
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Wednesday, June 4, 2008, 7:35 PM










    
            Bocornya Dokumen rahasia CIA tentang penyerbuan ke
Indonesia.- (dikutip DARI BLOG PROF RAL...
http://koestoer. wordpress. com/ptek/)
>
>
> Sebuah dokumen berklasifikasi sangat rahasia (TOP SECRET) bocor ke
> tangan wartawan. Dokumen ini adalah laporan CIA kepada Pentagon yang
> sebenarnya akan diteruskan ke Gedung Putih.
> Menurut dokumen tsb, setelah Irak , Indonesia akan jadi sasaran
> berikutnya. Tapi intel2 CIA yang lebih dahulu diterjunkan ke Indonesia ,
> menyimpulkan bahwa jika diteruskan maka perang tsb akan menjadi sangat
> mahal biayanya dan dipastikan AS akan menderita banyak kerugian.
> Ini isi dokumen yang telah diterjemahkan unofficial ke dalam Bahasa
> Indonesia:
> Kepada Yth.
> Kepala Staf Gabungan
> Jenderal Richard Myers
> Tembusan: Direktur CIA
> Rencana penyerangan ke Indonesia sebaiknya dipertimbangkan lagi
> mengingat mahalnya biaya yang akan timbul dari peperangan tersebut.
> Berikut data-datanya:
> Begitu memasuki perairan, Armada ketujuh kita akan dihadang pihak Bea
> Cukai karena membawa masuk senjata api dan peralatan tanpa surat izin
> dari pemerintah RI. Ini berarti kita harus menyediakan uang damai.
> Coba hitung berapa besarnya jika peralatan yang dibawa sedemikian banyak.
> Kemudian bila kita mendirikan base camp militer , bisa ditebak di
> sekitar base camp pasti akan banyak dikelilingi tukang bakso, tukang es
> kelapa,
> lapak VCD bajakan, sampai obral celana dalam Rp 10.000 dapat 3. Belum
> terhitung jika pedagang komedi puter juga ikut mangkal di sekitar base
> camp.
> Kemudian kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang diparkir dekat
> base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas
> perparkiran daerah maupun preman-preman sekitar. Jika dua jam pertama
> dikenakan Rp 10.000 (tarif untuk orang bule), berapa yang harus dibayar
> oleh pemerintah AS jika kendaraan harus parkir sebulan atau setahun
> lebih seperti di Irak sekarang ini.
> Belum lagi pengusaha parkir swasta yang bisa melobi Gubernur Fauzi
 Bowo
> untuk menaikkan tarif parkir. Lobi itu sangat mulus karena salah satu
> komisaris di sebuah perusahaan parkir terbesar di Jakarta itu adalah
> mantan pejabat tinggi.
> Belum lagi di sepanjang jalan menuju lokasi base camp kita harus
> menghadapi para Pak Ogah yang berlagak mengatur jalan sambil memungut
> biaya dari kendaraan yang memutar. Bisa dibayangkan berapa recehan yang
> harus disiapkan jika harus melakukan operasi
> tempur menuju pusat-pusat musuh seperti Cilangkap. Dari Tanjung Priok
> (pelabuhan tempat Kapal induk merapat dan lokasi pasukan mendarat) ke
> Cilangkap saja ada berapa pertigaan, perempatan dan putaran.
> Suatu kerepotan besar jika rombongan pasukan harus berkonvoi. Karena
> konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen, dan
> anak-anak
 jalanan.
> Ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi.
> Belum lagi jika di jalan bertemu polisi bokek, udah pasti kena semprit
> karena konvoi tanpa izin terlebih dahulu. Bayangkan berapa uang damai
> yang harus dikeluarkan untuk polantas-polantas itu.
> Itu baru polantas Pak Myers. Belum petugas DLLAJ. Anda harus melihat
> sendiri bagaimana mereka beraksi. Kendaraan2 dan tank2 itu kan belum di
> kir. Itu pertanda buruk. Setiap kali kir, berapa uang yang harus kita
> keluarkan untuk
> membayar yang resmi dan tidak resmi. Belum lagi kalau mau menyerbu KODAM
> di daerah lain. Kita harus melewati jembatan Timbang milik DLLAJ.
> Siapkan saja uang pelicin yang lebih banyak.
> Di base camp militer , tentara AS sudah pasti tidak bisa tidur nyenyak,
> karena banyak nyamuk akibat sangat tidak
 higienisnya lingkungan sekitar.
> Ini bisa dibasmi dengan penyemprotan dari dinas kesehatan. Lagi-lagi
> harus menyiapkan amplop untuk mereka.
> Tentara AS juga nggak bisa jauh2 dari peralatan perangnya, karena
> disekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap
> mempreteli peralatan perang canggih yang kita bawa. Kurang waspada
> sedikit saja, tank Abrams kebanggaan kita bakal siap dikiloin.
> Belum lagi para pencuri kendaraan bermotor yang sudah siap beraksi
> dengan kunci T-nya bakal merebut jip-jip perang kita yang kalau didempul
> dan cat ulang bisa dijual ke pasar gelap atau pasar spare part hasil
> curian ranmor di Cinangka.
> Peralatan telekomunikasi kita, yang menjadi alat vital dalam
> pertempuran, juga harus dijaga ketat, karena bandit kapak merah sudah
> mengincar peralatan itu.
> Di samping itu juga ada aturan wajib lapor kalau bawa tamu jika lebih
>
 dari 1 x 24 jam, dan harus izin RT setempat. Belum RW dan kelurahan.
> Berapa banyak meja yang harus dilalui dengan amplopan.
> Membayangkan ini semua, kami mewakili intel CIA di lapangan sepakat
> untuk meninjau ulang rencana penyerangan ke Indonesia .


Mohamad Ramdan <mohamad_ramdan@ yahoo.com> wrote:               REUNI 
AKBAR SMPN 5 BANDUNG
angk. 1960
 - 2007
17 Mei 2008 @ Bumi Sangkuriang, Bandung
09.00 - 24.00

Informasi :
Sekretariat Jl. Dipati Ukur no.23 Bandung
Sekretaris Panitia Reuni Akbar, Ibu Endang '80: 08122377517


 
       Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist.   Download sekarang 
juga.
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke