Ola  kin bagenda  ban  berita  bas milis  enda  
nake  baci   naik pitamta ..  ade lenga  dung  
ngogesa  ,,  enggo kam ndai  ku garut  sekin ku jenda  
nari  sope lenga  dung ku oge nake  .. Mejuah juah 

TgerXperjuma la erbaleng

--- On Mon, 6/16/08, he_guntar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: he_guntar <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [tanahkaro] Fwd:  Re: Bendera Belanda Berkibar di Papua
To: [EMAIL PROTECTED], [email protected]
Received: Monday, June 16, 2008, 9:18 AM










    
            --- In [EMAIL PROTECTED] com, "Ch @ Bisnis_Center" 
<broercharlie@ ...>

wrote:



Ini sungguh kejadian yang menjengkelkan. Satu bentuk pelecehan

nasionalisme

kita. Siapapun terusik. Bendera Belanda mulai kemarin petang di Gunung

Jaya

Wijaya sudah mulai berkibar. Campur tangan asing semakin kentara. 



Sekjen Dewan Papua Thoha Al Hamid menceritakan kepada polisi semalam.

Tentu

berkibarnya bendera Belanda membuat aparat polisi meradang. Maka satu

peleton polisi pun dikerahkan ke sana. Mereka merayap, siaga penuh. Sambil

mengendap-endap, senjata laras panjang pun mulai terkokang. Sang komandan

sesekali berkomunikasi melalui HT. Dalam jarak 100 meter mereka mengepung

rumah itu. Semuanya siaga penuh. 



Wajar saja mereka geram, karena tidak hanya bendera OPM yang sering

berkibar

di sana. Kini malah bendera Belanda. Papua memang ibarat kubangan tambang

emas. Baik Amerika maupun Uni Eropa semua berebut menambang kekayaan

alam di

sana. Diam-diam, perang kepentingan sudah berkecamuk keras. Meski

sebenarnya

pemerintah Indonesia masih adem ayem dan tetap tenang tenang saja.

Pokoknya

cuek banget mengenai hal itu. 



Lima polisi kemudian menggebrak rumah itu. Para penghuni histeris. John

Mambo, pemilik rumah, meski dikepung dua peleton polisi tetap tenang saja.

Ia yang berprofesi pengacara tentu tahu prosedur. Katanya, "Ada apa

ini?"..

Polisipun nyaut, "Anda mengibarkan bendera Belanda. Anda kami tangkap. Ayo

ke markas". Seorang polisi menarik keras lengan John. 



Tapi tangan kekar John menampiknya keras. Ia tidak kalah galaknya.

Katanya,

Bapak ini kurang kerjaan, apa? Saya memang mengibarkan bendera Belanda.

Karena saya pendukung kesebelasan Belanda. Lihat tuh... !!!" 

John menunjuk rumah kepala suku yang rumahnya berjarak 200 meter ke arah

bawah. "Itu bendera Italia berkibar disana...." 



Polisi : " Oh..Demam Piala Eropa sudah di mulai ya...." 



Serius amat seeeeh bacanya....



--- End forwarded message ---




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      __________________________________________________________________
Connect with friends from any web browser - no download required. Try the new 
Yahoo! Canada Messenger for the Web BETA at 
http://ca.messenger.yahoo.com/webmessengerpromo.php

Kirim email ke