Itu memang pengalaman real Turang, kenapa orang-orang asal ditanya 
udah pernah nonton Gie, jawabannya adalah lebih bagus mana dengan Ada 
Apa Dengan Cinta. Pasalnya pemeran Gie adalah pemeran utama pria di 
AADC.

Soal ini kami juga punya pengalaman menarik. Dua tahun lalu sepulang 
dari Jakarta aku dengan Bang Juara gak langsung pulang ke rumah, 
singgah ke carefour dulu beli oleh-oleh. Gak sengaja kami melihat ada 
sale vcd segerobak. tak sengaja lagi terlihatlah vcd film Gie dis 
itu. Waktu itu film masih baru beredar, tapi vcdnya sudah diobral 
bareng dengan vcd bajakan. Bolak-balik aku cek, bajakan apa bukan. 
ternyata ada tanda bayar pajaknya.

Waktu itu kami langsung beli, dapat vcd Gie yang asli dengan harga 
murah. Bisa jadi ini pertanda, kalau film serius itu agak kurang laku.


turangndu,
ita


--- In [email protected], "JONI HENDRA TARIGAN" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Mjj man banta krina kade2,,,,
> 
> Saya senang sekali menyimak brita2 gerakan mahasiwa menyikpai 
keadaan
> tanah air saat ini. Pro dan kontra selalu ada, transisi politik yang
> katanya tak jelas akan semakin menambah keruh keadaan bangsa.
> 
> Dengan teman2 saya juga sering berbicara iseng2 mengenai pergolakan
> tanah air. yah walupun hanya sekedar crita dan berbagi pengalaman 
toh
> bisa menambah pengetahuan kita sendiri.
> 
> Karena teman begitu melihat aku semangat kalo bercerita tentang
> mahasiswa dalam gejolak politik bangsa, teman saya ( namana Reza
> Andhika ) menawarkan saya untuk menonton Film  GIE.
> 
> SHOE HOK GIE, generasi muda Indoensia keturunan China padaahir 1950
> -1960. Lengkapnya boleh diliat di youtube kalo ada waktu.
> 
> Keadaannya sama seperti reformasi '98 dan juga kerusuhan di DPR dan
> Atmajay baru2 ini. Walaupun musik film ini kadang2 mengaburkan
> dialognya tapi masi banyak pesan jelas yang mau disampaikan.
> 
> Terlebih film ini berdasarkan catatan harian SHOE HOK GIE,ini juga
> salah satu goretan sejarah bangsa.
> 
> Untuk kaum muda dan pelajar saya kira ini sangat bagus dan penting
> untuk ditonton. 
> 
> Ketika saya tanya teman saya yang lain " UDAH PERNAH BLON NONOTON
> FILNM GIE??, langsung teman saya menjawab " BAGUSAN MANA DARIPADA 
AADC??".
> 
> Sudah jelas film itu sangat bertolak belakang, walaupun aktornya
> memang sama. Kebanyakan kaum muda bangsa ( pelajar ) terbius tema
> Cinta. Kalo dijamu dengan film dengan latar belakang
> sejarah,perjuangan, dan pergerakan bangsa pada umunya langsung
> berpaling muka. Berpaling muka dari sejarah bangsa??? bagaimana kita
> mencintai bangsa. 
> 
> Saya memang tidak ada latar belakang politik sama sekali. Penidikan
> menengah saya saya habiskan 4 tahun di sekolah calon pastor. dan
> pendidikan tinggi 3 tahun di Bandung dengan jurusan Tehnik Mesin,dan
> di Belanda masi tehnik. Jadi tidak ada latar belakang ilmu politik
> yang saya punya.
> 
> Komentar saya hanya berdasarkan spontanitas saya sebagi segelinti 
dari
> sekiran juga generasi muda bangsa.
> 
> MARI KAUM MUDA BANGSA, KALO BUKAN KITA, SIAPA YANG AKAN MENERUSKAN
> KEBANGSAAN REPOBLIK INDONESIA.
> 
> Tidak usah2 jauh2, sebagai kalak karo kita cintai dulu kekaroan 
kita,
> itu juga adalah aset bangsa. Kita mulai dari yang kecil. Sipehuli 
Kuta
> kemulihenta,
> 
> MAJU TERUS KARO, MAJU TERUS BANGSAKU!!
> 
> 
> Mjj,
> 
> Joni Hendra Tarigan
> Perbarung Paribun Toba
>


Kirim email ke