pelancong ke tanah Karo melonjak dan sayangnya infrastruktur seperti jalan raya 
tidak diperhatikan. DIperluas dikit kek untuk jalan yang memungkinkan. Kemarin 
hari minggu, karena macetnya jalanan dari sukamakmur ke medan harus ditempuh 2 
jam... weleh..weleh...

NS

--- On Sun, 6/29/08, Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [tanahkaro] Pelancong Mulai Melonjak
To: [EMAIL PROTECTED], [email protected], [EMAIL PROTECTED]
Date: Sunday, June 29, 2008, 9:27 PM










    
            sumber: http://www.seputar- indonesia. com/edisicetak/ sumatera- 
utara/pelancong- mulai-melonjak- 2.html
Pelancong Mulai Melonjak                                                        
                
                                                        
                        
                        
                
                                        
                                
                                        Monday, 30 June 2008                    
        
                        
                                        
                        
                                KARO
(SINDO) – Sejumlah objek wisata di Tanah Karo mulai diserbu pelancong
(wisatawan) dari berbagai daerah. Meningkatnya kunjungan wisatawan ini
mulai terlihat sejak akhir pekan kemarin. 

Bahkan dengan membeludaknya kunjungan tersebut,
sejumlah ruas Jalan Medan–- Berastagi menuju Kota Berastagi padat
merayap. Berdasarkan pantauan SINDO kemarin, sejumlah tempat wisata
yang menjadi incaran wisatawan, di antaranya Berastagi Bukit Gundaling
di Desa Tongging dan Pemandian Alam Raja Berneh. Opan,
salah seorang wisatawan asal Perumnas Mandala Medan mengaku sengaja
berlibur bersama keluarga ke Tanah Karo karena saat ini libur sekolah.
Keluarganya memilih menikmati hawa sejuk di kawasan Bukit Gundaling.
“Liburan ini kami manfaatkan sekeluarga untuk menikmati liburan,
apalagi adik-adik saya saat ini baru menerima rapor kenaikan kelas,
perlu berwisata untuk menghilangkan kejenuhan kegiatan belajar yang
digelutinya selama ini,” papar Opan. Dickson
Pelawi, salah seorang pengelola penginapan kelas melati di kawasan
Berastagi mengakui, saat ini tingkat hunian meningkat tajam. Bahkan
sejak kemarin pagi pihaknya telah menolak tamu karena seluruh kamar di
penginapannya telah penuh dengan wisatawan dari berbagai daerah yang
berlibur di kawasan wisata Berastagi. Menurutnya, tingkat kunjungan ini
diperkirakan akan berlangsung selama masa liburan pelajar berakhir.“Namun
yang pasti, liburan pelajar tersebut tetap paling ramai pada saat Sabtu
dan Minggu. Karena pada hari tersebut, juga masa libur bekerja,
sehingga orangtua dapat mengajak anak-anaknya berlibur ke Berastagi,”
ucap Dickson. Meningkatnya tingkat kunjungan ke Tanah Karo tersebut
dirasakan Edi Sinaga, pengelola penginapan Wisma Sibayak Desa Tongging.
Tingkat kunjungan wisatawan domestik yang
mayoritas datang dari kawasan Kota Medan sudah mulai meningkat sejak
akhir pekan lalu.Tamu yang berkunjung ke kawasan Danau Toba tersebut
umumnya datang bersama keluarga masing-masing, dan rata-rata menginap
mulai satu hingga tiga hari. “Tingkat kunjungan seperti saat ini
diperkirakan juga akan terjadi pada pekan mendatang karena masa liburan
pelajar belum berakhir,”katanya. (makmur sembiring) 

Best Regarts

www.dausmedia. cjb.net





      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke