Sumber: http://www.waspada.co.id/Berita/Sumut/Siapa-Pengganti-Datuk.html

Walau masa kampanye Pilkada belum dimulai, namun pajangan baliho,
poster dan spanduk yang bergambar foto dari sejumlah tokoh yang
diperkirakan maju sebagai bakal calon Bupati Langkat priode 2009–2014
yang dijadwalkan berlangsung 27 Oktober 2008, sejak beberapa bulan
terakhir ini mulai semarak. 



Belakangan ini sejumlah baliho, poster dan spanduk calon Bupati Langkat
itu mulai memudar dan hanya tinggal beberapa nama yang siap maju
sebagai pengganti H Syamsul Arifin, SE gelar Datuk Sri Lelawangsa
Hidayatullah. 



Kalangan pengamat memperkirakan para calon bupati kewalahan untuk
memperoleh perahu dari parpol, demikian pula untuk calon perseorangan
persyaratan dukungan dengan fotocopy KTP tidak mencapai target.



Diperkirakan calon yang muncul paling banyak delapan orang di antaranya
4 pasangan dari partai politik dan 4 pasangan lainnya merupakan calon
perseorangan. Walau demikian kepastian siapa yang maju untuk bertarung
dalam Pilkada Bupati langkat mendatang belum kelihatan. Semuanya masih
meraba-raba, karenanya kita tunggu saja, nama-nama yang diumumkan KPU
Langkat tentang penetapan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati
yang memenuhi persyaratan, 27 Agustus mendatang, kata salah seorang
tokoh pemerhati politik mengungkapkan kepada Waspada, Minggu (6/7).



Menurut pantauan Waspada, beberapa nama yang
diperkirakan maju sebagai bakal calon bupati Langkat yang diunggulkan
serta diusung sejumlah Parpol di antaranya, H Asrin Naim, Tongat
Ngaring Sitepu yang diusung Partai Golkar, Sulistianto, Rudi Hartono
Bangun, Bukti Tarigan SH dan dr Indra Salahuddin M.Kes,MM dan sejumlah
nama lainnya.



Sepertihalnya DPD Partai Golkar Langkat di bawah kepemimpinan ketuanya
Eswin Soekarja sudah menetapkan bakal calon Bupati Langkat yang akan
mereka usung dalam Pilkada Langkat yang merupakan hasil Rakerwil DPD
Partai Golkar Langkat.



Ngogesa Sitepu alias Tongat Ngaring sudah ditetapkan sebagai balon
bupati dari partai berlambang pohon beringin ini, kata Eswin Soekarja
di Stabat, Sabtu (5/7). Dikatakan, untuk calon wakil bupati belum ada
nama, tetapi sangat diharapkan dari kalangan birokrat. 



DPC PDI Perjuangan Langkat dengan 8 kursi di DPRD Langkat dalam Pilkada
Langkat juga mengusung calon dari luar partai. Beberapa nama sudah
banyak yang mendaftar tetapi berbagai kalangan menyebutkan calon kuat
yang akan diusung partai moncong putih hanya satu nama yaitu Bukti
Tarigan, SH mantan Kajari Stabat dan wakilnya yang direkrut dari salah
seorang kader partai.



Partai Demokrat yang memiliki 3 kursi di DPRD Langkat untuk mengusung
satu pasangan bakal calon bupati/wakil harus berkoalisi dengan partai
lain. 



Selain itu beberapa partai lainnya sudah membentuk koalisi Partai
Bersatu dengan perolehan 18 kursi di DPRD Langkat merupakan gabungan
dari PKS, PPP, PBB, PAN, PKPB, PKB dan PDK ditambah Partai Patriot.
Koalisi yang dipimpin Syah Affandin ini disebut-sebut menjagokan Indra
Salahuddin sebagai bakal calon bupati yang akan mereka usung, sedangkan
wakilnya masih belum ditetapkan. 

Untuk calon bupati Langkat dari perseorangan atau independen sudah
tercatat empat pasangan nama yang mendaftar ke KPU Langkat. Namun masih
menunggu penetapan hasil verifikasi yang pengumumannya dijadwalkan 27
Juli 2008.



Keempat pasangan calon bupati dan calon wakil bupati perseorangan
masing-masing pasangan bakal calon bupati H Suratman dari Lumbung
Informasi Rakyat (LIRA) dengan calon wakilnya Ir.DR.Hj Rosdanely,
pasangan H Sampurna Tarigan/Afrizal Khan, Herinusyah, SAg/Ir Azhari
Hamid dan pasangan Drs H Afifuddin Kulok Ahmad dengan calon wakilnya
Maulana Maududi.



Berbagai kalangan masyarakat umumnya sepakat siapapun orangnya
pengganti Datuk tidak begitu dipermasalahkan, yang penting pemimpin
mendatang peduli terhadap masyarakat kecil dengan memprioritaskan
pengentasan kemiskinan dan melanjutkan program pembangunan serta
pertumbuhan ekonomi kerakyatan diharapkan lebih berkembang pesat. (a01)


[wns]



Komentar: Mengingat Banyak Nama Orang Karo Yang Bakal Maju Sebagai 
CABUP/CAWABUP pada PILKADA di Langkat ini, jangan-jangan nasib mereka akan sama 
seperti yang terjadi pada Pemilihan Dewan Perwakilan Daerah Beberapa Tahun yang 
Lalu?

Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net



      

Kirim email ke