--- In [email protected], MU Ginting <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > >  > Persatuan Karo > Jika âpersatuan Karoâ ini masih sama hakekatnya dengan âpersatuan dan kesatuanâ Orba, maka lebih baiklah kita hentikan ngomong soal persatuan Karo. Tetapi adakah dan apakah perbedaan persatuan Karo dengan persatuan dan kesatuan Orba? > Perjuangan terdekat bagi Karo ialah demi Karo yang berdiri sendiri secara politis, kebebasannya untuk mengembangkan dirinya dan daerahnya tanpa calo lewat Sumut atau calo DPD Sumut dalam saling hubungannya dengan Pusat maupun hubungan apa saja yang lain terutama dalam pengembangan kultur-ekonominya. Salah satu anggota DPD orang Tapanuli periode lalu pernah menawarkan dirinya jadi calo antara kab Karo dengan Pusat. Saya sebagai anggota DPD . . . katanya. Kalau ada orang Karo mau jadi DPD Sumut selalu akan lebih baik kalau orang- orang Sumut memilihnya, suaranya lebih banyak dan akan lebih pasti. Calon DPD Karo harus jelas misinya seperti 'perjuangan terdekat' diatas sehingga tidak ada orang Karo yang menyangsikan kekaroannya. Kalau hanya menjadi calo seperti biasanya orang-orang DPD Tapanuli itu bikin, jelas idak ada bedanya siapa saja. > Â
Sebelum ada sumpah pemuda, Perhimpunan Indonesia pernah menerbitkan Manifesto Politik 1925 berupa konsep yang lebih terstruktur daripada persatuan dan kesatuan doang kayak di sumpah pemuda itu, yaitu: Unity , Equality dan Liberty. Bagian ini harusnya tidak dipisahkan : persatuan , kesetaraan dan kemerdekaan. persatuan kalau untuk menjajah yah sama saja, persatuan harus bersifat demokrasi dan menerima minoritas dalam sebuah kesetaraan dan kemerdekaan berpendapat. ciao, MCP Sembiring
