--- In [email protected], "sanggaruruk" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
"... saya kurang paham yang abang JG utarakan disini. "kami la ikut".
saya pikir kata "kami" disini perlu dipertegas siapa saja yang
termasuk kedalam "kami".kalau memang semua aron milis ini,saya minta
maaf ..."

Awalnya, usulan membicarakan di milis ini mengenai pemajuan satu calon
DPD dari Karo datang dari Bp. Nona Purba. Muncul tanggapan-tanggapan
dari Bp. Shiva (Suryadana Ginting Munthe), RKAG (Eddy Surbakti), Juara
Ginting dan turang Ninik (Retny Setiawati). Turang Ninik dan saya
(keduanya adalah moderator milis ini) tidak menyetujuinya dan kami
mengutarakan alasan kami. Tapi kami tidak ada melarang untuk
membicarakannya. Saya pikir sudah cukup beralasan saya menggunakan
kata "kami" dalam hal ini. Sekali lagi saya ulangi pernyataan saya
sebelumnya dalam bentuk kalimat lain dengan arti yang sama: Kami la
ikut, tapi tidak ada melarang siapa-siapa untuk melakukannya. 

--- In [email protected], "sanggaruruk" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
"... satu hal lagi yang ingin saya utarakan, bahwa saya tidak pernah 
bermaksud menggunakan milis ini sebagai sarana untuk memilih satu 
orang kandidat DPD ..."

Saya tidak ada menuduh kam berbuat begitu. Bahkan, kalau kam berbuat
begitu juga saya tidak mau melarangnya (Meskipun sebagai moderator
saya bisa melakukannya). Saya ulangi lagi: Kami la ikut. 

--- In [email protected], "sanggaruruk" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
"... saya tidak ada maksud untuk membuat aturan dan larangan didalam 
milis ini.aturan atau larangan tidak pernah ada saya tulis jika pun
mungkin ada aron beranggapan seperti itu merupakan kesalahan saya
dalam penyampaian pendapat atau tanggapan. saya kurang mempertegas
makna sehingga menimbulkan makna ganda. dan saya juga tidak pernah
bermaksud membuat larangan untuk mengapresiasikan valentino di milis 
ini. saya hanya bermaksud mengutarakan pendapat saya dalam menanggapi
tulisan yang ada, dan itu wajar dalam sebuah forum diskusi dalam milis
bukan?? ..."

Tanggapanndu terhadap apresiasi Sastroy Bangun, Ita Apulina dan Joni
Hendra Tarigan tentang Valentino kesannya berisikan larangan untuk
berbicara seperti itu „demi cita-cita luhur memajukan satu calon
saja".  Demi cita-cita luhur itu sebaiknya jangan berbicara begitu,
begitulah kira-kira isi postinganndu. Kecuali „demi cita-cita luhur
itu", saya tidak melihat secuilpun kesalahan dari ucapan-ucapan
Sastroy Bangun, Ita Apulina dan Joni Hendra. Mengapa „cita-cita luhur"
(yang belum tentu luhur) itu menjadi alat ukur ucapan-ucapan anggota
milis ini?

Sedikit intermezoo, inilah pula alasannya mengapa saya lebih memberi
penekanan pada perbedaan daripada persatuan. Persatuan penting, tapi
sejarah sudah banyak bercerita, persatuan sering dijadikan alasan
menilai orang-orang yang tidak ikut persatuan sebagai orang yang
bersalah (bahkan dianggap pengkhianat).

Dan itu terkesan pada ucapan-ucapanndu dengan contoh sebagai berikut:
„... asal jangan kam ngomong panjang lebar mengharumkan nama VALENTINO
demi kepentingan pribadi, saya tidak tau seberapa kenal dan seberapa
kenal kam dangan VALENTINO. kari kulpak-kulpik sabut tualah gia ninta
ngom sijujung bendera VaLENTINO bas takalta lanai bujur jang ta e.
saya bukan tidak setuju dengan pendapat kam untuk mendukungnya.tapi
sebagi pihak yang netral saya pikir kita tidak boleh mengenyampingkan
calon yang dua orang lagi toh sama-sama orang karo,mungkin semua belum
kenal sapa mereka termasuk saya.apa tidak perlu kita tau siapa ke dua
orang itu ..." (Rommy Ginting)

Kam ini memaksakan dunia orang lain ke dalam duniandu sendiri. Kam
sedang sibuk memikirkan pemenangan seorang Karo menjadi anggota DPD
RI. Sedangkan kami sangat terkesan dengan figur seorang pribadi yang
bernama Robert Valentino Tarigan. Kalau kam renungkan ini secara lebih
relaks (pesan teh manis dingin ena lebe), kam akan bisa mengerti kami
sebenarnya tidak begitu tertarik dengan pencalonan DPD. Kami tertarik
dengan figur Robert Valentino. Tidak boleh, kah? Kam sedang tertarik
pada proses pencalonan DPD, silahkan. 

Saya katakan kam memaksakan dunia orang lain ke dalam duniandu merujuk
pada kalimat-kalimatndu ini: „ ... asal jangan kam ngomong panjang
lebar mengharumkan nama VALENTINO demi kepentingan pribadi, saya tidak
tau seberapa kenal dan seberapa kenal kam dangan VALENTINO. kari
kulpak-kulpik sabut tualah gia ninta ngom sijujung bendera VaLENTINO
bas takalta lanai bujur jang ta e ..."

Demi kepentingan apapun, pribadi maupun tidak, salah kah mengapresiasi
Robert Valentino di milis ini? Apakah dengan apresiasi-apresiasi kami
akan terganggu proses pencalonan tunggal Karo ke DPD? Nah, seperti
yang saya katakan barusan, kami tidak tertarik dengan itu, berdasarkan
berbagai alasan yang pernah Ninik dan saya utarakan di milis ini
ditambah oleh Ita Apulina lagi. Tapi kami tidak berusaha menggagalkan
usaha yang kalian lakukan. Bahkan di milis inipun kalian melakukannya
tidak ada usaha kami menggagalkannya. Silahkan .... 

Tapi, mohon juga kami dipersilahkan mengapresiasi Valentino di milis
ini tanpa harus mendapat acaman: „ ... Asal jangan kam ngomong panjang
lebar mengharumkan nama VALENTINO demi kepentingan pribadi, saya tidak
tau seberapa kenal dan seberapa kenal kam dangan VALENTINO. kari
kulpak-kulpik sabut tualah gia ninta ngom sijujung bendera VaLENTINO
bas takalta lanai bujur jang ta e ..."

Apakah kami harus terlebih dahulu membuktikan kami tidak punya
kepentingan pribadi baru kami bisa mengapresiasi Valentino di sini?
Apakah ini bukan terkesan aturan dan larangan? Dengan kata lain, kalau
kami betul punya kepentingan pribadi, kami harus tutup mulut saja.
Kami kan tidak mempertanyakan kam punya kepentingan pribadi atau tidak
dalam upaya mengorganisir calon tunggal ini.

jg


--- In [email protected], "sanggaruruk" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> >MJJ aron
> 
> >sebelumnya saya minta maaf karena saya kurang paham yang abang JG 
> utarakan disini.
> >"kami la ikut".saya pikir kata "kami" disini perlu dipertegas siapa 
> saja yang termasuk kedalam "kami".kalau memang semua aron milis 
> ini,saya minta maaf.
> 
> > "Kalau soal kita perlu mempersatukan diri terlebih dahulu dan nanti
> > mengambil kesepakatan bersama satu calon saja yang maju, silahkan
> > saja. Tidak ada juga yang melarang. Tapi, kami sudah menyatakan 
> diri,
> > kami tidak setuju kalau itu diadakan di milis ini".
> 
> satu hal lagi yang ingin saya utarakan, bahwa saya tidak pernah 
> bermaksud menggunakan milis ini sebagai sarana untuk memilih satu 
> orang kandidat DPD.
> 
> >saya tidak ada maksud untuk membuat aturan dan larangan didalam 
> milis ini.aturan atau larangan tidak pernah ada saya tulis.jika pun 
> mungkin ada aron beranggapan seperti itu.merupakan kesalahan saya 
> dalam penyampaian pendapat atau tanggapan.saya kurang mempertegas 
> makna sehingga menimbulkan makna ganda. dan saya juga tidak pernah 
> bermaksud membuat larangan untuk mengapresiasikan valentino di milis 
> ini. saya hanya bermaksud mengutarakan pendapat saya dalam menanggapi 
> tulisan yang ada, dan itu wajar dalam sebuah forum diskusi dalam 
> milis bukan??kalau salah, saya minta maaf....
> 
> Bujur
>  ROMY
> In [email protected], "Si Laga Man" <juara_ginting@> wrote:
> >
> 
> > --- In [email protected], "sanggaruruk" <sanggaruruk@> 
> wrote:
> > "... Sebagai pihak yang netral saya pikir kita tidak boleh
> > mengenyampingkan calon yang dua orang lagi toh sama-sama orang karo,
> > mungkin semua belum kenal sapa mereka termasuk saya. apa tidak perlu
> > kita tau siapa ke dua orang itu ..."
> > 
> > Saya tertarik mengetahui siapa yang dua orang lagi. Saya kira, bukan
> > hanya saya, banyak orang yang tertarik mengenalnya lebih banyak. 
> > Silahkan memperkenalkannya di milis ini atau di mana saja bagi yang
> > mengenal mereka. Tidak ada larangan.
> > 
> > Tapi, bukan berarti bahwa tak adanya orang yang menceritakan tentang
> > kedua calon lainnya kita tidak bisa mengapresiasi Valentino di milis
> > ini. Seberapa banyakpun apresiasi mengenai Valentino di milis ini,
> > tetap ada tempat untuk mengapresiasi Semangat Sembiring dan Tetty
> > Barus di milis ini. Jangan kam khawatir soal itu.
> > 
> > Apa yang dituturkan oleh beberé kami Sastroy Bangun menambah
> > pengenalan kita terhadap Robert Valentino. Kalau kam mengenal kedua
> > calon lain, atau salah satunya, silahkan kam perkenalkan di sini.
> > Tidak ada larangan memperkenalkan calon lain di milis ini dan, juga,
> > tidak ada larangan memperkenalkan Valentino di sini.
> > 
> > Kalau soal kita perlu mempersatukan diri terlebih dahulu dan nanti
> > mengambil kesepakatan bersama satu calon saja yang maju, silahkan
> > saja. Tidak ada juga yang melarang. Tapi, kami sudah menyatakan 
> diri,
> > kami tidak setuju kalau itu diadakan di milis ini.
> > 
> > Itupun bukan berarti kami melarang bila kam toh meneruskannya di 
> milis
> > ini. Kami la ikut, itu saja yang mau kami bilang. Salah satu alasan
> > kami untuk tidak setuju adalah, ya seperti ini, muncul aturan dan
> > larangan untuk mengapresiasi Valentino. Artinya, para anggota milis
> > jadi harus  mengikuti peraturan yang kam tetapkan.
> > 
> > Singkatnya, belum ada kesepakatan bahwa anggota milis harus ngomong
> > begini atau begitu dalam kaitannya dengan pencalonan DPD RI. Dengan
> > kata lain, tidak ada larangan mengapresiasi siapa saja di milis ini.
> > 
> > Dalam beberapa hari ini saya mungkin akan menulis sebuah apresiasi
> > lagi untuk Valentino. Bagi saudara-saudari yang lain, yang ingin
> > mengapresiasi calon-calon lainnya, silahkan juga. Tidak ada
> > larangannya di milis ini.
> > 
> > jg
> >
>


Kirim email ke