Sekedar sharing opini pribadi, kalau ada yg salah mindo maaf kel: Terlepas dr menerima atau tidak, pada dataran politik seperti skrg dan sdh mulainya masa kampanye 2009 seharusnya org2 politik harus cermat, cerdik dan bijak mengeluarkan statement. Mnrt saya pribadi, jawaban Paskah Suzetta lebih bijaksana dan educated. Biarlah proses peradilan berjalan dulu, semuanya akan terbuka. Kalau mau dan merasa benar silahkan di-counter scr benar dan sistematis kalau bisa beserta bukti. Ngapain omong minta bukti. Siapapun tahu segala suap/uang pelicin ke anggota DPR tdk pernah pakai tanda terima. Memangnya hanya dia yg pernah jd anggota DPR atau petinggi negara. Akapna ka ia ngenca si meteh soal2 bage, kalak sideban lang? Akapna kalak buta denga soal2 politik? Adi kuakap statement2nya kurang cerdas ras prematur, ngataken e character assassination, fitnah, tidak benar, dsb...
Prove it, that's all you could do. Sibar em, /JK "il Cacciatore" On Blackjack SGH-i600 "clean & healthy life movement!" -----Original Message----- From: "Edi Tarigan (aka Mosokul)" <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: 8/3/2008 3:44 AM Subject: [tanahkaro] Re: MS Kaban: Saya Merasa Tidak Pernah Menerima Kalau dirunut-runut barangkali semuanya juga akhirnya terlibat kasus korupsi. Ya kalau memang korupsi, dikenakan hukuman lah. Kalau semuanya terlibat, yah biar semuanya dihukum sekalian. Namanya juga mau menjelang pemilu, pasti banyak lah ya manufer- manufer politik. Kasus-kasus diungkapkan, muncul ke permukaan. Seringnya yg nama-namanya muncul saat sekarang ini hanya menjadi pion. Biangnya masih di belakang layar... masih memainkan peranannya sebagai dalang, seperti dalang dalam pertunjukan wayang... Tapi, bisa jadi yg dikira dalang saat ini ternyata belum apa-apa. Ada lagi dalang dari sang dalang. Dalang kuadrat... Best Regards, Edi Natanael Tarigan__________________________________ SAP Project Manager Project Odyssey - Friesland Foods Hellas Office: +302105589300 (Greece) Mobile: +306948111369 (Greece), +628121004532 (Indonesia) --- In [email protected], "cpatriawgmail" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [email protected], "MU Ginting" <gintingmu@> wrote: > > > > Sada soal siterpaksa si aloken sebagai kalak Karo, emkap MS Kaban > > sebagai menteri pertama Karo, enggo lit persoalenna si ateta min ula > > lit. Persoalen enda enggo lit, em apa adanya. Karo jalan terus. > > Soal sidebanna perlu kang seh kujah ukurta, emkap adi bas sada > > kantor kepala kantorna nangko sen 1T (sada triliun) encage sepuluh > > kalak pegawai kantorna ibagikenna 100 ribu sekalak, man kai kin > > atena e maka ibagikenna man kerina? Pertama ngalihken persoalen ku > > pegawai kantor, gelah ula sisada jadi penangko. Tapi kai kin ertina > > sen sibagikenna adah ndai bandingken sada T? Masalah utama ras si > > perlu itindak tetap masalah peangko (utama), labo kalak si sengaja > > dat bagian gelah kerina ikut 'menderita'dituduh penangko. Masalahna > > tetap nge masalah penangko, labo masalah jelma si dat sitik sen > > tangkon, gelah kerina jadi penangko. Penangko licik atau pengecut! > > MUG > > > > saya belakangan ini menunggu reaksi baik dari partai , keluarga , > simpatisan , atau etnis dari mereka yang berhubungan dengan 52 terkena > suap BI itu. > > Masih di memori saya, dulu jamanya setelah mbah harto turun dan > habibi naik, ada pejabat2 di padang yang terkena tuduhan korupsi dan > bukti buktinya jelas. Lalu apa yang terjadi coba ? sebagian kelompok > masyrakat Padang datang ke dprd dan mengajukan protes kalau si anu gak > mungkin korupsi. > > Sekarang, saya tidak mengambil contoh dari milis ini tapi saya lihat > aksi reaksioner dari anggota partai lain yang anggotanya terkena > tuduhan suap BI. Ada yang mencak mencak gak terima anggota partainya > terkena suap karena dia sudah lama kenal dan dia bilang orang ini > punya 'Ilmu' jadi dulu pernah ada org yang yang ngerjain dia, besoknya > org itu tertimpa musibah. Nah yang bikin statemen > itu org yang menurut saya org yg punya intelejensia tinggi padahal > HUKUM ADALAH HUKUM. > > Ini negara gimana sich, harusnya si Hamka itu didukung karena dia > berani jujur. salah empat Teknis pemberantasan korupsi yang erbaik > adalah ketika penerima suap membeberkan siapa siapa penerima suapnya, > apalagi kalau sampai pada pejabat tinggi atau lebih tinggi > > Tentunya kalau tidak setuju, silahkan tekan saja lagi si Hamka itu dan > ajukan peradilan teradapnya, proses hukum silahkan berlaku. > > Tapi untuk masyrakat yang punya hubungan langsung atau tidak > langsung, hidup mesti jalan terus dan tidak perlu merasa gelisah. > > KEADILAN sosial baru bisa berjalan kalau kita adil terhadap diri > sendiri dan orang lain, kalau anggota keluarga saya misalnya ada yang > tertangkap kpk karena korupsi, silahkan ditangkap saja oleh pak hakim > dan Pak Jaksa. Saya dukung pak hakim dan pak jaksa. > > kalau saya punya dua tetangga, satu pak dulatif yang terkena kasus > maling ayam dan satu lagi Pak Soebroto yang terkena kasus BLBI 2 > Milyard, dua duanya harus dihukum sesuai UU yg berlaku tanpa pandang bulu. > > > chalo , > > > > carlos
