Latihan ke 3 Pawang Ternalem berlangsung hari minggu lalu. Kali ini tidak 
seperti biasanya, jumlah pemain yang hadir hanya seperempat dari keseluruhan. 
Hari ini agenda latihan tidak lagi workshop dasar tapi sudah memasuki latihan 
babak 1.

Dalam Pawang Ternalem karya Joey Bangun, opening drama diawali dari sosok 
seorang wanita yang menidurkan bayi dalam gendongannya. Wanita itu adalah Menda 
dan bayi itu adalah Pawang Ternalem. Menda adalah bibi Pawang Ternalem.

Di adegan itu, Menda terus meratapi kesedihan kepergian turangnya (bapa Pawang 
Ternalem) dan edanya (Ibu Pawang Ternalem) serta kemalangan nasib permennnya 
itu.

Juanita Sembiring yang memerankan tokoh Menda dalam sesi latihan itu bermain 
cukup baik. Juanita melakukan totalitas sempurna dalam aktingnya. Sutradara 
Joey Bangun tidak terlalu susah mengarahkan pemain yang sudah 2 kali 
bekerjasama dengan sang sutradara di drama Tabas (permata klasis 
Jakarta-Palembang) dan Calvary (GBKP Rawamangun).

Sementara adegan Menda dilanjutkan dengan kemarahan anak-anak kuta Liang Melas 
yang menginginkan Menda membuang anak pembawa sial itu. Anak itu adalah tunda 
kais si pembawa sial dan malapetaka kelak bagi kuta itu jika dibiarkan hidup 
begitu saja.

Dengan rela Menda membawanya ke pinggir kuta. Tapi akhirnya dia membawanya ke 
kolong rumah adat agar dimakan oleh babi-babi.

Adegan dilanjutkan dengan pertemuan Menda dan Pawang Ternalem yang tumbuh 
besar. Adegan ini mengharukan, ketika Menda harus melepas Pawang Ternalem 
melanjutkan perjalanannya bersama Perlanja Sira.

Latihan hari minggu kemarin adalah latihan untuk mengawali start dimulai babak 
1 naskah Pawang Ternalem.



 
Teater ARON
Jln. Swadaya V No. 38 Cempaka Baru
Jakarta Pusat 10650
Telp : +62 21 4288 1932
Email : [EMAIL PROTECTED]



      

Kirim email ke