--- In [email protected], kontan tarigan <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Berani mendekat karena benar, takut karena salah.
>  
> Bang KT
> 
> 
> --- On Tue, 8/12/08, Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> From: Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [tanahkaro] Bukti Bahwa Soekarno Adalah Seorang Pemberani
> To: [EMAIL PROTECTED], [email protected],
[EMAIL PROTECTED]
> Date: Tuesday, August 12, 2008, 12:13 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Coba lihat gambar dibawah ini, dimana jarak antara Demonstran dengan
Soekarno nyaris tidak ada jarak, dan seperti kita ketahui bersama,
akankah ada pemimpin negeri ini yang juga mempunyai keberanian seperti
yang telah diperlihatkan oleh Soekarno terhadap kita melalui bukti
gambar ini?
> 
> 

ada banyak buku yang bahas soal 'keberanian' soekarno, jadi tergantung
dari perspektif masing-masing mau melihat dari sisi mana.

misalnya sebelum aksi militer belanda ke 2, bung karno sudah berpidato
dihadapan rakyat jogja bahwa kalau nanti belanda menyerbu jogja, bung
karno akan turut bergerilya bersama rakyat. Tapi apa pasal ketika
belanda mendekat , jenderal soedirman kemudian datang dan menagih bung
karno untuk ikut bergerilya, tapi kemudian bung karno menolak dan
soedirman dengan kecewa pergi tanpa bung karno meskipun beberapa
menteri soekarno seperti sakiman (menteri penerangan) ikutan bergerilya.

konon kabarnya bung karno gak mau bergerilya karena dinasehati
'spritual adviser'nya kalau beliau ikut bergerilya akan berakibat
fatal terhadap BK. alasan lainya adalah kalau bergerilya, banyak
gerilyawan komunis yang mungkin ingin membalas dendam terhadap beliau
pasca peristiwa madiun.

Lalu ketika aksi militer 2 terjadi, kalau gak salah 19 des 1948,
belanda menyerbu jogya, disitu Bung Karno memerintahkan pengibaraan
bendera putih alias tanda menyerah kepada Belanda.

Bung Karno kemudian diasikan ke Prapat. Ada cerita kalau BK sebenarnya
akan dieksekusi belanda dengan tuduhan berkhianat. Tapi usaha eksekusi
tsb berhasil digagalkan akibat intervensi dari Bishop Gereja Katolik
Semarang.


ref:
soekarno, clm panders
soekarno, legge
tales of revolution, abu hanifah
nationalism and revolution, mckahin
indonesian communism, brackman



bujur,



MCPS







Kirim email ke