Rabu, 17/09/2008 17:29 WIB
Koalisi PDIP dan PKS
Duet Maut Kaum Abangan dan Religius
Deden Gunawan - detikNews
Jakarta - Wacana koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin menguat. Dua partai berbeda aliran ini
belakangan mulai mematangkan koalisi dengan melakukan sejumlah
pembicaran-pembicaraan.
Penjajakan terhadap koalisi kedua partai kabarnya juga semakin intensif."Saya
beberapa kali datang ke PKS, kita membicarakan banyak hal. Terutama tentang
bagaimana Indonesia ke depan dalam menghadapi tantangan-tantangan," jelas Ketua
Dewan Pembina PDIP Taufiq Kiemas.
Kedua partai menyadari mereka punya keunggulan masing-masing. Bila kekuatan
yang mereka miliki digabung hasilnya diprediksi bakal dahsyat. Setidaknya dari
survei internal yang dilakukan PKS, beberapa waktu lalu. Saat itu, dalam sebuah
diskusi tentang Kepemimpinan Kaum Muda yang digelar PKS, Juni 2008, Presiden
PKS Tifatul Sembiring mengatakan, dari studi internal partainya koalisi PDIP
dan PKS sangat ideal untuk membangun pemerintahan.
Sejumlah pengamat juga sependapat dengan hasil tersebut. Mereka memperkirakan,
bila PDIP dan PKS benar-benar berkoalisi, bisa mengungguli koalisi dari
partai-partai lain. Sebab dua partai tersebut mempunyai keunggulan. Misalnya,
PDIP punya capres populer, yaitu Megawati Soekarnoputri yang dari hasil
sejumlah survei namanya selalu berada di posisi 1 atau 2. Sementara PKS diakui
punya mesin politik yang tangguh dan kuat.
"Di atas kertas PDIP dan PKS sangat unggul. PDIP punya capres yang populer
sedangkan PKS punya mesin politik yang kuat. Selain itu PDIP dan PKS punya
massa fanatik ," jelas pengamat politik Mohammad Qodari.
Dengan modal yang dimiliki kedua partai itu praktis akan dengan mudah
mengungguli para pesaing mereka di Pilpres 2009.
Tapi Ada beberapa persoalan yang belum ada titik temu antara PDIP dan PKS dalam
masalah Pilpres. Misalnya soal waktu penetapan pasangan capres dan cawapres.
Sebab PDIP menginginkan kesepakatan koalisi diputuskan sebelum pemilu
legislatif sementara PKS menginginkan setelah pemilu legislatif.
PKS menganggap koalisi sejak dini bisa menyebabkan data yang tidak valid dan
mengganggu hasil Pemilu. Sebab PKS tidak ingin ketika mereka unggul di pemilu
legislatif mereka justru menempatkan orangnya di posisi nomor dua.
Sementara PDIP merasa sudah bulat kalau partainya akan mengusung ketua umumnya,
Megawati sebagai capres. Dan itu sudah harga mati. "Saya kira yang belum ketemu
antara PDIP dan PKS hanya timing penetapan capres dan cawapres," kata Qodari.
Adapun soal latar belakang partai yang berbeda kabarnya sudah menemukan titik
temu. PDIP yang selama ini dikenal partai nasionalis dan abangan perlahan-lahan
sudah mendekat ke arah religi. Hal itu tercermin dengan dibentuknya Baitul
Muslimin, setahun lalu. Sementara di kubu PKS, saat ini pola pandangnya soal
ke-Islaman sudah mulai lebih moderat. "Perbedaan dua partai ini ketemunya di
Pancasila," ujar Qodari.
Lantas bagaimana dengan kader-kader di tingkat akar rumput?"Koalisi antara PDIP
dengan PKS jauh lebih realistis dibanding koalisi PDIP dengan Golkar," jelas
Budi Mulyawan, anggota BP Pemilu DPP PDIP.
Menurutnya, koalisi partai berlambang banteng moncong putih itu lebih didukung
kader di tingkat akar rumput. Budi kemudian memberi contoh duet PDIP dan PKS di
sejumlah pilkada, seperti Yogyakarta, Ciamis dan Sumatera Selatan, yang dinilai
sangat diapresiasi kader-kader partai.
"Kalau di tingkat menengah dan akar rumput tidak masalah. Lain halnya di
tingkat elit. Sebab banyak elit PDIP yang berasal dari non muslim. Sehingga
perlu ada pembicaraan lebih jauh supaya ada titik temunya," ujar Mulyawan
Ditambahkan Mulyawan, koalisi antara PDIP dan PKS tidak akan mengurangi atau
menggembosi kekuatan masing-masing partai. Sebab basis dukungan partai berbeda.
PDIP tetap nasionalis dan PKS tetap religi. Untuk itu koalisi dua partai
tersebut diberinama koalisi merah-putih.
(ddg/iy)
KOMENTAR:
PDIP kekuatan politik yang masih bisa bertahan relatif masih lama
PKS kekuatan politik yang sedang menanjak karena penyesuaiannya dengan
perkembangan.
MUG
__________________________________________________________
Ta semester! - sök efter resor hos Kelkoo.
Jämför pris på flygbiljetter och hotellrum här:
http://www.kelkoo.se/c-169901-resor-biljetter.html?partnerId=96914052