Mejuah-juah Turang, Kunjungan rombongen Bupatinta ku jerman emkapMenjajaki ras Meninjau berbagai objek yang bisa untuk dikerjasamakan dari Kab Karo ras ras Jerman..kenapa tidak? ..seperti Kerjasama antara Kab Karo dengan Pemerintah kota Zundert.
Seperti Kata Bang Elias GTG (dl Diplomat d Belanda) ke Sora Mido. "Dengan penandatangan MoU kerjasama itu diharapkan Zundert sebagai 'saudara' Kabupaten Karo akan dapat memainkan perannya sebagai agen Promosi Karo di Belanda khusunya, di Eropa pada umumnya. Melalui Zundert, Karo dengan segala potensial yang dimilikinya akan diperkenalkan kepada masyarakat Kota Zundert, masyarakat Belanda dan Masyarakat Eropa pada umumnya." Salam, Jerman nari. Nd. Melissa gtg. ----- Original Message ---- From: kontan tarigan <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Saturday, September 20, 2008 12:03:44 PM Subject: Re: [tanahkaro] Bupati Karo di Belanda Dalam rangka kai nge bupatinta e ku Belanda ras Jerman? Liburan tah kunjungan dinas? Salam dari Bang KT [EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Ginting Christina <christina_gtg@ yahoo.com> Subject: Re: [tanahkaro] Bupati Karo di Belanda To: [EMAIL PROTECTED] ps.com, komunitaskaro@ yahoogroups. com Date: Saturday, September 20, 2008, 5:11 AM Mjj, Sesudah dari Belanda Rombongan Bupati juga k Berlin yang disambut dengan Impal Bp Vicky Sembiring (Suhatsah Sembiring). Rombongan juga singgah ke gedung Hitler. Kemaren malam rombongan Bapak Bupatinta dijamu makan dirumahnya Kak Dian Sembiring (Anak Alm Joni Sembiring). Dan Sekarang Rombongan dibawa Kakaknta enda melihat Gedung2 Gereja dan tempat sejarah d Frankfurt. Mengenai rombongan beserta foto perjalan Bapak Bupatinta ke Berlin dan Frankfurt akan dimuat di Tabloid tercinta Sora Mido. Bujur. Nd Melissa gtg. ----- Original Message ---- From: gabriellaginting <[EMAIL PROTECTED] .nl> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com Sent: Thursday, September 18, 2008 11:28:54 AM Subject: [tanahkaro] Bupati Karo di Belanda Mejuah juah, Kedatangan Bupati Karo dan rombongan ke Belanda dengan tujuan utama mengunjungi Kota Zundert berjalan dengan baik dan lancar. Di samping kesibukannya tesebut, masih tersedia waktu mereka untuk bertemu dan berbincang bincang dengan masyarakat Karo yang berdomisili di Belanda. Berdasarkan terbatasnya waktu dan luang dari kedua belah pihak (masyarakat Karo Belanda - Rombongan) maka rombongan hanya dapat di jemput oleh beberapa wanita Karo untuk menikmati hidangan makan malam di Den- Haag. Dan pertemuan tersebut di laksanakan dalam bentuk informil. Bujur, salam hormat kami, Anita Gabriella Ginting Belanda nari.
