Sekalak pahlawan bangsa memang harusna terus gelarna ipehaga bangsana alu 
makeken gelarna e sebagai gelar ingan, dalan, gedung, rsd. Alu bage pahlawan 
bangsanta e banci terus sikenang jasa-jasana seh kesusurenta pagi. Jadi la ia 
masap. Umumna gelarna e ipake sekali saja cukup untuk sada daerah atau wilayah. 
Jadi labo lajim kel adi sada gelar pahlawan ipakeken terus gelarna. Contoh adi 
Sisingamangaraja enggo iabadiken gelar dalan, ya cukuplah. Bagepe Djamin 
Ginting enggo iban gelar dalan, ola ka kita serakah. Usulkenlah gelar pahlawan 
sideban bagi gelar datuk sunggal e dai, bangun si gara mata, atau daramika 
tokoh-tokoh pejuang karo sideban. Uga akapndu pal?

--- On Fri, 11/21/08, Suryadana Ginting Munthe <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Suryadana Ginting Munthe <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [tanahkaro] Kuala Namu
To: [email protected]
Date: Friday, November 21, 2008, 3:58 AM










Mejuah-juah,

Kuala Namu terletak di daerah Kabupaten Deliserdang, sama dengan Daerah 
Sunggal,  jadi kalo mau pake nama pejuang yah sekalian aja pakelah nama Pejuang 
Karo yang berada di daerah sunggal, Datuk Badiuzzaman Surbakti silahkan baca 
di  : 

http://datukkhairil anwarsurbakti. blogspot. com/2008/ 05/silsilah- keturunan- 
datuk-chairil- anwar.html

bujur



SGM V ( Suryadana Ginting Munthe )
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- -
Hidup ini adalah proses, pilihlah Pasu-pasu Ula Palu-palu

--- On Fri, 11/21/08, hendra sembiring <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

From: hendra sembiring <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: Re: [tanahkaro] Kuala Namu diberi nama Sisingamangaraja XII
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
Date: Friday, November 21, 2008, 10:29 AM








Ada moment penting yang bisa kita petik disini......

diantaranya saatnya untuk membuka mata bangsa kita akan tokoh pejuang karo. 
Wajar rasanya bila nama bandara tsb tokoh pejuang karo.... Kalau di bilang 
kesannya sukuisme atau tidak nasional, saya kurang setuju karena itu tidak ada 
kaitannya dengan nasional atau tidak nasional. Itu adalah penghargaan untuk 
pahlawan bangsa atas jasa mereka untuk negara.

Contohnya bali memakai nama pahlawan mereka untuk bandara mereka. tentu hal itu 
bukan berarti tidak nasional/sukuisme. Itu adalah penghargaan mereka atas 
pahlawan bangsa yang berasal dari sana dan tanah karo juga punya tokoh seperti 
itu.

bujur







--- On Thu, 11/20/08, Advent Tambun <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

From: Advent Tambun <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: Re: [tanahkaro] Kuala Namu diberi nama Sisingamangaraja XII
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
Date: Thursday, November 20, 2008, 9:42 PM






Cocok kal si turikenndu e senina, 

Walau demikian, saya lebih cenderung menjauhkan dari bahasa penokohan... ... 
Bung Karo, beliau biasanya membangun patung bukan berdasarkan tokoh tetapi ide. 
Patung Pemuda, Patung Selamat Datang, Patung Pembebasan, etc. 

jadi mencoba menghindarkan dari kultus-kultus pribadi, karena setiap 
orang/suku/wilayah/ akan memiliki argument pribadi ketika sudah menyangkut
harga diri. Dan ujung-ujungnya akan menjadi bibit permusuhan.. ...terlepas 
siapa yang akan menang di kemudian hari. 

Saya sih mengusulkan. ...carilah nama yang umum, kenapa tidak buat Bandara 
Reformasi, Bandara Maju Bersama, Bandara Bhineka Tunggal Ika,
Bandara Indonesia Jaya, Bandara RAkyat, BAndara BErjuang, Bandara Perjuangan, 
Bandara Kebangkita. Nama-nama ini tidak populer, tetapi menghindarkan konflik 
kepentingan sentimen sukuisme. Sebuah monument, atau bangungn publik dapat 
dijadikan sebagai pendidikan publik. Atau buat saja namannya Kuala Namu. 

advent tambun








From: jonihendra tarigan <jonihendra_tarigan@ yahoo.com>
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
Sent: Thursday, November 20, 2008 6:38:36 AM
Subject: Re: [tanahkaro] Kuala Namu diberi nama Sisingamangaraja XII





labo ateta mamang adi lit permohonan untuk nama Bandara Kuala Namo diberi nama 
SISIMANGARAJA XII. Wajar saja ada usulan itu, wong TAHURA jelas2 Wilayah KARO 
yang tidak sejengkal pun diinjak almarhum  Sisimangaraja, dulu mau dibuat pula 
namanya SISIMANGARAJA.

SEKALI LAGI WAJAR!, tapi sedikitpun TIDAKLAH WAJAR, bahkan KETERLALUAN jika 
nama SISIMANGARAJA kita biarkan begiu saja.

Apalah arti SEBUAH nama, tapi nama sangatlah BERARTI.

Mari kita coba argumen kita masing2, benar atau tidak, pro atau KOntra, mari 
berdiskusi.

Sisimangaraja pahlawan Nasional?? Kita iya-kan dulu, krna pemerintah memang 
sudah menyatakan demikian, walaupun sebenarnya  BOEDI OETOMO yang memang 
berjuang secara Nasionla baru2 ini baru berhak menjadi Pahlawan Nasional.

Alasan USULAN Sisimangaraja dari Segi kepahlawanan secara Nasional.Oke kita 
terima. Tapi bagaimana dengan Djamin Ginting?? Apakah almarhum kurang berjuang 
secara Nasional?? Saya memang tidak memiliki cukup data untuk membuktikan, tapi 
Djamin Ginting berjuang secara Nasional. Sisimangaraja masih bersifat 
perjuangan kedaerahan. ( tolong kam koreksi kalo aku salah).

Singkatnya Djamin Ginting lebih patut mendapat penghargaan.

Yang ke-2, KUala Namo merupakan Daerah Karo dan tentunya Djamin Ginting lebih 
cocok diberi nama bandara tersebut. Ato biarkanla nama bandaranya KUALA NAMO.

LABO ATETA RUBAT, TAPI MEGAMANG KUDUK NGOGE ALASAN ENGKAI MAKA GELAR 
SISIMANGARAJA IBAN GELARNA.

sALAM,

Joni Hendra Tarigan
Mampa Juma la erduru!!



From: MU Ginting <[EMAIL PROTECTED] se>
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com; [EMAIL PROTECTED] ps.com; komunitaskaro@ 
yahoogroups. com
Sent: Thursday, November 20, 2008 6:36:43 PM
Subject: [tanahkaro] Kuala Namu diberi nama Sisingamangaraja XII








Gubsu Maklum, Kuala Namu Diberi Nama Bandara Sisingamangaraja XII
by Redaksi on Nopember 20th, 2008
Medan (SIB)
Gubsu H Syamsul Arifin SE dapat memaklumi usulan Fraksi PDS (Partai Damai 
Sejahtera) DPRD Sumut mengenai nama Bandara Kuala Namu agar diberi nama 
pahlawan Nasional dari Sumatera Utara, yakni Bandara Raja Sisingamangaraja XII.
Hal itu disampaikan Gubsu H Syamsul Arifin SE dalam nota jawabannya terhadap 
pemandangan umum anggota dewan tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 
Sumut TA 2007 dalam rapat paripurna dewan yang dipimpin Pl Ketua Dewan H 
Hasbullah Hadi SH SpN didampingi Wakil Ketua Japorman Saragih dan H Ali Jabbar 
Napitupulu dan dihadiri Sekdapropsu DR RE Nainggolan MM, Senin (17/11) di DPRD 
Sumut.
Namun demikian, ujar Gubsu yang secara bergantian dengan Sekdapropsu membacakan 
nota jawabannya, penetapan nama bandara tersebut tentunya harus dilakukan 
melalui mekanisme dan ketentuan yang ada, sehingga nantinya akan melibatkan 
pihak legislatif.
"Sehingga nama tersebut merupakan keinginan dan dapat diterima oleh segenap 
lapisan masyarakat Sumatera Utara," ujar Gubsu.
Dalam kesempatan itu, Gubsu juga menyampaikan beberapa kendala dalam 
pelaksanaan pembangunan Bandara Kuala Namu, baik menyangkut teknis maupun 
pengalokasian anggaran.
"Tapi saat ini secara teknis pembangunannya sudah berjalan kembali dengan 
normal. Namun dari segi pengalokasian anggaran, memang masih belum tersedia 
secara keseluruhan khususnya untuk kebutuhan dana pelaksanaan kegiatan sisi 
udara 2008," katanya.
Untuk itu, tambah Gubsu, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan 
konsultasi pengalokasian anggaran dengan Departemen Perhubungan RI, Bappenas 
dan Departemen Keuangan RI. (M10/y)






Sök efter kärleken! 
Hitta din tvillingsjäl på Yahoo! Dejting: http://se.meetic. yahoo.net




 














      

Kirim email ke