Kamis, 27/11/2008 12:40 WIB
JK The Real President
SBY 'Cari Aman', JK Berani Ambil Risiko
Hestiana Dharmastuti – detikNews
Jakarta - Pernyataan eks Ketua PP Muhammadiyah Syafi'i Ma'arif yang menyebut JK 
sebagai 'The Real President' dan lebih dominan menjalankan pemerintahan 
seharusnya menjadi cambuk bagi Presiden SBY untuk berani mengambil keputusan 
yang tidak populer.

Demikian disampaikan pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Reform 
Institute Yudi Latif, kepada detikcom, Kamis (27/11/2008).

"Saya kira yang terjadi selama ini sebenarnya bukan berarti JK yang sepenuhnya 
kinerjanya baik atau SBY yang sama sekali tidak punya peranan. Tetapi, 
seringkali SBY kalau dampak kebijakan atau pilihan pemerintah bisa menumbuhkan 
citra positif dari publik, dia yang handel. Tetapi, untuk citra buruk, misalnya 
kenaikan harga BBM, dia serahkan ke yang lain, termasuk JK," papar Yudi.

Sehingga, kata Yudi, hal itu memunculkan kesan JK berani mengambil risiko dan 
tidak populer.

"Maka muncullah opini publik real pemerintahan ya JK," cetus dia.

Menurut dia, SBY terkesan cari aman. Padahal, pemerintah akan kuat itu harus 
berani mengambil risiko atas kebijakan yang tidak populer.

Apa ada kesan Syafi'i ingin mengadu domba SBY-JK? "Saya kira pendapat Syafi'i 
hanya persepsi seorang publik yang tidak perlu ditanggapi seragam. Jadi ini 
hanya kritik untuk SBY agar berani mengambil keputusan," sahut dia.

Ketika ditanya adanya dugaan Syafi'i ingin mendorong Amien sebagai capres, Yudi 
menilai langkah itu bukan hal mudah.

"Saya kira Syafi'i sangat sadar bahwa mendorong Amien Rais bukan masalah yang 
mudah. Di masa-masa puncak pengaruh Amin Rais tidak mampu meraih suara 
signifikan apalagi kini publik menghendaki figur yang segar," kata dia.

Yudi mengatakan, SBY dan JK sebaiknya memperhitungkan realitas opini publik 
jika maju di Pilpres 2009.

"JK kinerjanya dinilai agak baik. Tetapi, popularitasnya merosot. Ada kesan, JK 
sebagai individu dianggap kurang baik. Ada komplikasi posisi wapres dan latar 
belakang bisnis yang diusung keluarga. Kesan itulah yang muncul di Sulawesi. 
Sedang SBY, kinerjanya dianggap kurang baik, tetapi SBY sebagai individu 
dianggap masih baik," papar dia.(aan/nrl)


      __________________________________________________________
Låna pengar utan säkerhet. Jämför vilkor online hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100390123-lan-utan-sakerhet.html?partnerId=96915014

Kirim email ke