Senin, 08/12/2008 15:36 WIB
Demi Rezeki Tambahan, Kulit Hewan Kurban Diburu
Zaini - detikSurabaya

 
Banyuwangi - Banyaknya hewan kurban yang disembelih, membuat kulit hewan banyak 
diburu. Bagi sebagian orang, kulit hewan kurban ini menjadi rezeki musiman.

Salah seorang yang selalu menekuni profesi musiman ini adalah Sugeng (30) warga 
Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri. Dia bersama dua rekannya, Purwanto dan 
Sofyan tak pernah absen berburu rezeki tambahan dari penjualan kulit hewan 
kurban.

Untuk memaksimalkan jumlah kulit hewan kurban yang didapat, Sugeng dan rekannya 
sudah "bergerilya" sejak H-2 Idul Adha. Setiap tempat yang memotong hewan 
kurban mereka datangi. Ini dilakukan untuk membooking kulit hewan yang akan 
disembelih.

"Kalau pemilik hewan kurban mau, langsung kita bayar saat itu juga. Nantinya, 
saya tinggal mengambil saja," ujar ayah dua anak ini kepada detiksurabaya.com 
saat ditemui di dekat rumahnya Jalan Teratai saat membawa kulit, Senin 
(8/12/2008).

Sugeng menuturkan, jika dirinya tak langsung membayar kulit hewan kurban 
tersebut tak jarang pemilik hewan kurban yang sudah sepakat menjual kulit hewan 
kurban ke pemburu kulit lain. Karena mereka tergiur dengan penawaran harganya.

Perjuangan Sugeng dan kawan-kawan terus dilakukan hingga hari H pemotongan 
hewan kurban berlangsung. Demi mendapat rezeki tambahan ini, tanpa segan atau 
malu mereka bertanya pada setiap instansi atau individu yang memotong hewan 
kurban apakah kulit hewan yang mereka sembelih dijual.

Untuk setiap lembar kulit kambing, mereka membelinya dengan harga Rp
12.500 perlembar. Dari harga ini mereka menjualnya pada pengepul dengan harga 
Rp 20.000 perlembar kulit kambing. Sedangkan untuk kulit sapi, dihargai Rp 
9.500 perkilo.

"Untuk kulit sapi biasanya kami membelinya dengan selisih harga antara Rp 1.000 
hingga Rp 1.500 tiap kilo dari harga pengepul," ungkap Sugeng saat diamini 
rekannya.

Tahun ini mereka mengaku mendapatkan hasil yang sangat minim dibanding tahun 
sebelumnya. Penyebabnya, rata-rata para pemilik hewan kurban memberi kulit 
hewan yang mereka sembelih pada penjagalnya (pemotong hewan). 

"Tahun-tahun sebelumnya biasanya kami bisa mendapat sampai 100 lembar kulit 
hewan. Kali ini kami hanya mendapat 20 lembar," keluh Purwanto yang sehari-hari 
bekerja sebagai pekerja bangunan ini.

Meski begitu, Sugeng dan rekannya tak patah arang dan tetap akan menekuni 
profesi musiman ini pada tahun depan. Karena meski rezeki tambahan yang mereka 
dapatkan semakin berkurang, tapi bisa membantu menjaga asap dapur tetap 
mengepul.(fat/fat) 
--


      ___________________________________________________
Sök efter kärleken!
Hitta din tvillingsjäl på Yahoo! Dejting: 
http://ad.doubleclick.net/clk;185753627;24584539;x?http://se.meetic.yahoo.net/index.php?mtcmk=148783

Kirim email ke