MJJ:
Walau sudah sangat senior dari segi usia, independensi, keneutralan Waspada 
masih saya pertanyakan.  Boleh jadi nama2 itu di-"picked up out of the blue", 
atau di-"search" di mesin pencari mereka sendiri. Corong, corong mereka, 
"suka-sukakku lah" nina tempa2.

Kai snibanci siban? Siban ka pooling-ta? Sitimai kundul ras ngerana pagi 
'utusenta' i Senayan tehpe ingan simehamat sideban? Demo/ngelobi kita ku 
Waspada? Dorek saja. Tapi si enda kerina emkap sini (ku)gelari "process 
control", kurang gegehna adi lanai teridah "structure control", ibas sienda 
emkap "kini-Karo-n." 

Lenga lit kuidah tehpe kubaca, reaksi "kini-Karo-n" ibas kalak Karo si memang 
genduari denga pe tading tehpe lit keluarga inti si tading i sekitar Kuala 
Namo. Lenga bo kusungkun, tapi nggo ku prediksi maka labo kari lit reaksi 
'militan' ibas 'mami' ras keluargana ibas empersada arih ras masyarakat ijah 
gelah ndarami gelar si payo guna bandara ei. Adi lit, adi terban, enda jadi 
alasan si megegeh: aspirasi masyarakat setempat.

Enda kam lebe.

Sentabi,
Bp Nona Sampaguita        




________________________________
From: giovan sitepu <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, December 12, 2008 6:19:54 PM
Subject: Re: [komunitaskaro] Re: [tanahkaro] Prihatin Dengan Polling Waspada 
Online


Yang menjadi pertanyaan mendasar bagi saya adalah apa pertimbangan pihak 
waspada sehingga meletakkan nama syamsul arifin,edi nuradi dan amri tambunan 
dalam daftar polling?

--- On Tue, 12/9/08, shodan purba <shodanpurba@ yahoo.com> wrote:

From: shodan purba <shodanpurba@ yahoo.com>
Subject: [komunitaskaro] Re: [tanahkaro] Prihatin Dengan Polling Waspada Online
To: tanahk...@yahoogrou ps.com, goba...@yahoogroups .com, batak_cyber@ 
yahoogroups. com, infok...@yahoogroup s.com, komunitaskaro@ yahoogroups. com, 
bual-b...@yahoogrou ps.com
Date: Tuesday, December 9, 2008, 3:40 PM


MJJ:
Seingat saya "namo" adalah bagian sungai atau danau yang tenang dan relatif 
'dalam'. Namo, biasanya dicari oleh para pemancing.

Terlepas dari itu, seputar Kuala Namo adalah bagian wilayah yang didiami oleh 
mayoritas Karo. Cuma saja "kini-Karo-n" disana sudah sangat luntur. Pertengahan 
80-an dalam acara 'nungkuni kata'  seorang 'Mama' dari gunung  ke daerah Kuala 
Namo, pihak ayah saya almarhum sebagai anak beru, mengatur saja sendiri acara 
peradatan Karo-nya. Pihak perempuan, orang tua maupun tetua lain yang bahasa 
Karo-nya sudah betat-betat, masih tahu merga-beru mereka tetapi sudah sangat 
jauh dari adat istiadat Karo. 

Ethno revival yang sering di dengungkan MUG tidak punya base disana.

Bujur, sentabi,
Bp Nona Sampaguita






________________________________
From: Alexander Firdaust <daustco...@yahoo. com>
To: goba...@yahoogroups .com; batak_cyber@ yahoogroups. com; 
infok...@yahoogroup s.com; tanahk...@yahoogrou ps.com; komunitaskaro@ 
yahoogroups. com; bual-b...@yahoogrou ps.com
Sent: Wednesday, December 10, 2008 5:06:30 AM
Subject: [tanahkaro] Prihatin Dengan Polling Waspada Online


Lokasi Bandara Kuala Namo yang
terdapat di kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara merupakan areal
pemukiman Masyarakat Karo secara turun temurun dari dulu sampai saat
ini, dimana dari namanya saja yaitu "Kuala" yang dalam bahasa Karo artinya 
pertemuan antara dua buah sungai dan "Namo" yang artinya adalah pulau
kecil di tengah-tengah sungai, maka sudahlah jelas nama daerah ini
merupakan daerah asli orang Karo (namun ironis akhir-akhir ini "Kuala
Namo" sering ditulis dimedia massa dengan nama "Kuala Namu") dan apakah
ini sebuah cara untuk menghilangkan jejak agar daerah ini tidak lagi
dikenal sebagai daerah karo oleh masyarakat umum yang tidak begitu
mengenal Kuala Namo?



Foto: Screen Shot Polling Waspada Online Yang Memprihatinkan Itu

Di
situs Harian Waspada salah satu koran nasional yang terbit di kota
medan tepatnya di www.waspada. co.id terdapat beberapa polling dan salah
satu diantaranya adalah polling tentang nama yang pantas untuk bandara 
Internasional Kuala Namo yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan dan 
beberapa tahun kedepan mungkin sudah dapat digunakan.

Dan
yang patut disesalkan dari polling yang dibuat oleh yang katanya koran
Nasional dan yang mengklaim dirinya sebagai media terbesar di Sumatera
Utara ini adalah bahwa tidak ada satu orang Karopun yang disertakan
didalam polling tersebut untuk masuk dalam kandidat bakalan nama
Bandara yang kelak mungkin akan digunakan, meskipun seperti yang saya
sebutkan tadi diatas bahwasannya daerah Kuala Namo sendiri adalah
daerah orang Karo.

Dengan hal
sepele semacam yang dibuat oleh Waspada Online ini bukan tidak mungkin
kecemburuan sosial akan muncul ditengah-tengah masyarakat Sumatera
Utara yang dikenal sebagai masyarakat pluralis dengan berbagai ragam
suku dan agamanya yang selama ini hidup rukun, aman ,dan damai.

Bila
kecemburuan sosial itu suatu saat kelak berada dalam posisi puncak,
maka bukan tidak mungkin pula kerukunan antar suku yang selama ini
terjalin dengan baik berubah menjadi hal terburuk dan tidak diinginkan
oleh semua lapisan masyarakat.

Oleh
sebab itu maka selayaknyalah sebuah media seperti halnya waspada online
agar lebih teliti dalam menerbitkan sebuah polling dan salah satunya
polling tentang bandara Kuala Namo ini, sebab media adalah sebuah alat
yang dapat diibaratkan sebagai pisau bermata dua, dimana disatu sisi
bisa menjadikan sebuah kebaikan, dan sebaliknya media juga malah bisa
membuat suatu keburukan yang tidak diinginkan.

Sumber: http://karodalnet. blogspot. com/2008/ 12/prihatin- dengan-polling- 
waspada-online. html

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community
 

 
    


      

Kirim email ke