Semua nilai tambah sangat bergantung kepada kualitas SDM. Korea dan Japan bisa maju padahal minim sumber daya alam tapi SDM yang baik. Sebaliknya, Indonesia yang kaya sumber daya alam tak bisa maju karena sumber daya alam yang ada dilego tanpa sentuhan SDM. Mengapa? Karena SDM Indonesia belum mampu merekayasa sumber daya alam itu tadi, akibatnya tidak memperoleh nilai tambah. Justru nilai tambah itu yang membuat kemajuan dan menghasilkan banyak uang, contohnya di tangan-tangan terampil-lah pasir putih itu dapat diubah menjadi bahan silikon, kemudian chip dan terus menjadi tv dan alat elekronik lainnya. Malah sekarang dengan teknologi nano, chip-chip yang dibutuhkan menjadi sedikit. Jadi dapat kita bayangkan nilai tambah dari pasir putih menjadi alat elektronik itu begitu besar.
Nilai bahan baku tidaklah seberapa dibanding nilai tambah itu. Orang-orang bisa berkata Indonesia negara kaya raya yang mempunyai banyak sumber daya alam tapi kalau tak ada sentuhan terampil SDM sesungguhnya hanya sebagai fatamorgana. Pasti dan meyakinkan, seorang alumnus apalagi sarjana yang pulang kampung akan lebih baik ketimbang dia tetap di kampung dan tidak pernah mengenyam pendidikan. Paling tidak cara pikirnya akan lebih maju sehingga dia dengan sendirinya dapat menjadi agen perubahan. Agen perubahan apa saja, cara memperjuangkan hak, cara bertani, cara berembuk, cara mengkeritik, dll. Yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan. Sungguh, manusia secara terus-menerus membutuhkan perubahan-perubahan mengikuti perkembangan jaman. Justru dengan kehadiran agen perubahan, perubahan dapat dipercepat. Agen perubahan yang handal pada umumnya tercipta dari efek pendidikan yang tepat. Sekarang, jika bupati kita itu tidak main-main dengan program peningkatan SDM dengan program pendidikan terpadu patut kita dukung. Walau program itu agak terlambat, itu lebih baik ketimbang tidak sama sekali. Salam, Bang KT --- On Thu, 1/8/09, MU Ginting <[email protected]> wrote: From: MU Ginting <[email protected]> Subject: [tanahkaro] Langkah Nyata Bupati Karo, perubahan . . . To: [email protected], [email protected], [email protected] Date: Thursday, January 8, 2009, 3:25 AM Bupati Karo: Langkah Nyata Mutlak Dilakukan dalam Peningkatan SDM Kabanjahe, (Analisa) Masyarakat dunia sekarang ini telah memasuki suatu era baru yaitu era globalisasi yang diiringi dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi yang modern yang mengakibatkan terjadinya suatu perubahan pola hidup dan tingkah laku manusia. Era baru tersebut harus dapat disikapi dengan mempersiapkan diri secara bijaksana melalui peningkatan sumber daya manusia yang berkwalitas, bermoral, berakhlak, berbudaya, kreatif, cerdas,cinta tanah air dan memiliki daya saing,dengan langkah nyata melalui program pendidikan terpadu. Hal ini disampaikan Bupati Drs.DD Sinulingga dihadapan para peserta lokakarya dengan tema upaya pengembangan SDM Karo melalui program pendidikan terpadu Selasa (6/1) di gedung PPWG Zentrum Kabanjahe yang dihadiri oleh anggota DPRD Drs.Teken Barus, para kepala sekolah, para Camat,pengurus yayasan pendidikan,komite sekolah,dunia usaha dan bisnis serta kalangan akademisi yang bermukim di dalam dan luar Kabupaten Karo. Lebih lanjut dikatakan DD Sinulingga saat sekarang ini perilaku hidup manusia cendrung hanya mencari kesenangan duniawi semata sehingga membuat semakin bertambah persoalan yang dihadapi. Karena itu beliau mengajak seluruh peserta dapat memberikan sebuah solusi demi peningkatan SDM tersebut yang diwujudkan dalam sebuah karya nyata di lapangan. Sementara itu Ketua dewan pendidikan Karo Drs. Perdemun Tarigan dalam kata sambutannya mengatakan untuk membangun kualitas Sumber Daya Manusia kabupaten Karo diperlukan berbagai cara dan pelaksanaan di lapangan. Salah satunya melalui program pendidikan terpadu sampai ke perguruan tinggi. Dalam lokakarya yang berlangsung hingga sore ini menampilkan tiga nara sumber yaitu Rahmat Purba SE dengan materi berjudul "Konsep Pengembangan SDM" yang mengatakan, pendidikan akan memajukan sebuah bangsa dalam segala hal. Tidak hanya dalam pengetahuan tetapi juga mental dan moral, contohnya orang Jepang walaupun menjadi negara maju dan pintar tetapi tetap memakai kimono dan menghargai senioritas. Sedangkan nara sumber lainnya Sekum Moderamen GBKP Pdt Simon Tarigan S.Th dalam materi yang berjudul "Harapan Tentang Program Pengembangan SDM di Kabupaten Karo",mengajak seluruh peserta dan seluruh insan pemerhati pendidikan agar dalam memajukan Kabupaten Karo melalui sinergitas antar semua aspek, sehingga tidak ada petarung tunggal atau single figter dalam bekerja. Masih dalam kesempatan yang sama Plt.Kadis Diknas Drs. Seruam Sembiring yang membawakan materi berjudul " Analisis SWOT Tentang Pendidikan di Karo" memaparkan beberapa kekuatan dan keunggulan pendidikan Karo. Juga beberapa persoalan yang sangat rentan menghambat pendidikan SDM. Salah satunya adalah tingkat kecerdasan siswa dapat dikatakan baik tetapi mereka tidak mempunyai motivasi dalam belajar. (ps Går det långsamt? Skaffa dig en snabbare bredbandsuppkopplin g. Sök och jämför priser hos Kelkoo.
