Saya pikir juga demikian, 
Idenya sudah sangat bagus. 
Kita dukung dengan cara kita masing-masing, 
dalam level kita masing-masing. Sikap kritis 
yang memberikan solusi tentu diharapkan. 

Enggo terpikir pe bage...enggo sada erbage.
Adi danci ka idalinken...seh kal ulina, 
adi lit masalah i tengah dalin...wajar-wajar saja,
adi berhasil i kedungen wari man kebanggaan ta, 
adi gagal pe.....banggalah pernah mencoba walau 
gagal....coba lagi..he..he..he...he...

bujur,
advent tambun



________________________________
From: Arman Ginting(Skype: arman.ginting) <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, January 11, 2009 6:05:20 PM
Subject: RE: [SPAM]Re: [tanahkaro] Pendidikan di Karo Gratis????


Mari kita dukung saja
inisiatif dan kepedulian ini?  Tidak perlu memberi pemikiran yg diskon 
Pesimisme adalah premature, Mungkin berhasil mungkin tidak, biarkan waktu  yg
membuktikan dan kasih kesempatan yg layak..
 
Sumbangan pemikiran 
bagaimana membuat  penerapan lebih bagus adlah apa yg diharapkan dan anda
akan mendapatkan kedit untuk itu, dan mungkin ide tsb bisa disampaikan pada
proyek tsb sebagai masukan,  kalau kita bilang jelek, tidak berhasil 
tidak akan merubah apa apa.
 

________________________________
 
From:tanahk...@yahoogrou ps.com [mailto: tanahk...@yahoogrou ps.com ] On Behalf 
Of Mikhail Triwira
Sent: 12 Januari 2009 12:39
To: tanahk...@yahoogrou ps.com
Subject: [SPAM]Re: [tanahkaro]
Pendidikan di Karo Gratis????
 
Mjj,
 
Program anak asuh bagus, tapi tidak relevan dengan program peningkatan kualitas 
SDM di Tanah Karo. Mengapa? Karena namanya juga anak asuh yang bersifat 
temporer dan tidak terencana. Siapa yang dapat menjamin si bapak angkat akan 
terus konsisten dengan bantuannya? Selagi ada doku mereka akan bantu. Selagi 
ada damai sukacita bantuan akan mengalir. Tapi kalau sedang tidak mood, 
palu-palu yang datang alih-alih pasu-pasu.
 
Membuat program jangan asal-asalan atau modal nekad karena hasilnya juga akan 
asal-asalan. Berfikirlan bahwa rencana program peningkatan kualitas SDM Karo 
mestilah rencana untuk jangka panjang, minimal jangka menengah.
 
 
Jesaya Pinem/JKT

--- On Fri, 1/9/09, henndy ginting <henn...@yahoo. com> wrote:
From: henndy ginting <henn...@yahoo. com>
Subject: Re: [tanahkaro] Pendidikan di Karo Gratis????
To: tanahk...@yahoogrou ps.com
Date: Friday, January 9, 2009, 6:45 AM
Mjj man banta kerina,
 
Memang lit sada istilah "If you pay by peanut you get monkey" nina. Enda lebih 
cocok man dunia bisnis dibanding dunia pendidikan. Pendidikan gratis tidak 
selalu murahan. Pendidikan gratis juga tidak selalu tanggung jawab pemerintah. 
Gratis atau murah artina beban man peserta didik. Standar ras perangkat 
sidebanna tetap berkualitas ("mahal"). Dage janari biayana? Program anak asuh? 
Kenapa tidak? CSR? Ise sibanci ngusulken inganna erdahin mengarahken CSRna ku 
Karo? Enda peluang langsung gelah ula NATO. Sitik, Kitik, bas Kita nari mulai 
Gundari tetap lit gunana.
 
Lit contoh-contoh si langsung ku begi arah piga-piga kepala sekolah. Sekalak 
Kalak Karo si tading i luar Karo tiap kali ngalo rapor bas sekolah e 
sumbangkenna 10jt man siswa-siswa siberprestasi. Lit ka kalak karo si deban 
(nina tading i Selandia Baru) nyumbangkan sada perangkat drum band. Lit ka 
kalak karo sinumbangkan 10 paket komputer. Lit ka kalak karo ka si mbereken 
white board, rsda. Bahkan alumni sada sekolah si la kalak karo tersuruh ukurna 
mbereken sesuatu man sekolahna. Ku lebe enda salah sada si mungkin perlu i 
kembangken. Engkai? Salah sada bocoran nina Kepala Diknas, dana APBD tahun 2009 
hanya cukup untuk operasional sekolah.
 
Bujur,
 
Hg

--- On Thu, 1/8/09, Mikhail Triwira <mikhail_triwira@ yahoo.com> wrote:
From: Mikhail Triwira <mikhail_triwira@ yahoo.com>
Subject: [tanahkaro] Pendidikan di Karo Gratis????
To: tanahk...@yahoogrou ps.com
Date: Thursday, January 8, 2009, 10:12 PM
Mjj,
 
Pendidikan gratis tidak menjamin SDM berkualitas, karena yang gratis-gratis 
umumnya berkualitas jelek. Ibarat membeli barang, apabila harganya murah maka 
umumnya kualitas kurang baik. Barang bagus biasanya harga mahal. Artinya, bila 
ingin menghasilkan SDM berkualitas, maka haruslah melalui sistem pendidikan 
yang berkualitas pula = mahal.
 
Pemda Karo harus menentukan lingkup SDM untuk tujuan seperti apa dan bidang 
mana yang ingin dihasilkan sesuai dengan kebutuhan setempat. Tidak usah 
muluk-muluklah, sederhana saja dulu supaya jangan jadi NATO (No Action Talk 
Only) alias ngomong doank.
 
Biasanya kebijakan-kebijakan yang dibuat hanya sampai pada ide/gagasan, tapi 
tidak pernah dilaksanakan. Ide/gagasan penting, tapi action lebih penting.
 
 
J. Pinem/Jkt
 


 
 Digital products make your life perfect !
Introducing the all-new Store! Go www.hotsell- china.com
Dear sir/Madam: 
  We are the largest chinese foreign trade wholesaler in HongKong , China   , 
We are very happy to establish business relation with you, the more you ordered 
the more discount we will give you, and what we do is just for your favor and 
make you obtain more benefits.   
  Our Web  :  www.hotsell- china.com <http://www.hotsell- china.com>
  Msn/Email   :  hotsell-china@ hotmail.com


--- On Thu, 1/8/09, nomi sinulingga <lingg...@yahoo. com> wrote:
From: nomi sinulingga <lingg...@yahoo. com>
Subject: [tanahkaro] Pendidikan di Karo Gratis...
To: tanahk...@yahoogrou ps.com
Cc: permata-gbkp@ yahoogroups. com, g...@yahoogroups. com
Date: Thursday, January 8, 2009, 9:02 PM
Selamat tahun baru man banta kerina per jambur...
Awal tahun enda, diskusi tentang pendidiken.. Sada kel enca penungkunenku. 
Mungkinkah pendidikan di Tanah Karo Gratis ? La nge terukurken pemerintah 
e..gelah banci anak usia sekolah sampai SMA gratis.  Adi nen kel bayakna alam 
Tanah Karo e..entah banci nge ateku ka. 
Hanya saja kayaknya pemerintah Karo sampai saat ini (mungkin aku salah karena 
gak tahu) belum juga fokus mau bidang apa yang dimajukan dari Tanah Karo. Mau 
kearah mana dibawa Pemkab. Karo  ketika dia berbicara peningkatan SDM. Ke jiwa 
wira usaha sajakah? Hmm....ndauh denga kel tercapai pengembangan SDM yang 
terpadu e..adi kuakap. 
Terlambat berbicara di milis ini kali ya... harusnya datang aja ke seminar di 
PPWG kemarin. Hanya saja melihat kondisi Karo saat ini....labo kuakap kari lit 
aplikasi dari seminar e. Selain ditanda tangani MoU PemKab Karo dengan UKM...  
Tapi e pe labo ka dalih...gelah lit follow up na. Bujur untuk SMS ndu ya 
Ma...sudah membeir tahu aku untuk datang.
Gundari e saja enca si kupikirken. La nge banci ban PemKab Karo programna gelah 
pendidikan sampai SMA di Tanah KAro Gratis ?
Bujur
     
     


      

Kirim email ke