Sumber: 
http://www.indosiar.com/news/fokus/77847/tidak-mampu-bayar-opname-pasien-diborgol

Seorang pasien di Rumah Sakit Umum Latersia Binjai, Sumatera Utara
diborgol selama 5 hari oleh pihak rumah sakit karena pasien tersebut
tidak mampu membayar biaya opname. Selama diborgol, pasien tidak diberi
makan, pengobatan dan tidak diperkenankan ke kamar kecil. 

Setelah menderita luka bacokan di tangan kanan akibat pertengkaran
dengan tetangganya sendiri pada 2 Januari lalu, Ramli Sembiring
terpaksa diborgol pihak Rumah Sakit Umum Latersia Binjai karena tidak
mampu membayar biaya opname. Saat kejadian oleh keluarga pelaku
pembacokan, ia dibawa ke Rumah Sakit Umum Latersia Jalan Soekarno Hatta
Binjai dan dioperasi oleh pihak rumah sakit. 

Setelah empat hari dirawat, pihak rumah sakit menagih biaya pengobatan
sebesar 6. 960.000 ribu rupiah. Karena tidak sangup membayar, tangan
kiri Ramli diborgol oleh pegawai rumah sakit di besi ranjang tempat ia
dirawat dengan alasan agar tidak bisa melarikan diri. 

Menurut pengakuannya, ia diborgol selama 5 hari tanpa diberi obat,
tanpa diberi makan. Borgol tangan kiri Ramli baru dilepas Senin (12/01)
pagi setelah wartawan dan seorang anggota TNI dari Kodim 0203 Langkat
mendatangi di rumah sakit. 

Sementara itu Direktur Rumah Sakit Umum Latersia Binjai, Dr. David
Tambun menyatakan, bahwa dia baru mengetahui pasien Ramli Sembiring
diborgol di rumah sakit miliknya kemarin, karena sudah sejak tanggal 6
Januari lalu, pasien tersebut sebenarnya diperbolehkan pulang dan dia
tidak mengetahui tentang perborgolan tersebut. Secara administrasi
rumah sakit tidak ada peraturan yang menganjurkan agar pasien diborgol.


Sementara itu menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai Dr. Fuad El
Murad yang datang ke rumah sakit mengatakan, perlakuan dengan memborgol
pasien adalah tindakan tidak manusiawi dan melanggar HAM serta jauh
dari fungsi sosial rumah sakit. Untuk itu pihaknya akan melaporkan hal
ini ke Dinas Kesehatan Provinsi untuk ditindaklanjuti sesuai peraturan
kesehatan dan kerumahsakitan yang berlaku.

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke