Mejuah-juah permilis kerina
Enda enggo ka lit bahan simerandal kan kuakap idiskusiken bas milis enda. Soal 
bintang-bintang dilangit (astronomi) ras saling hubungenna ras kegiatan manusia 
atau nasib manusia di bumi. 
Bagi siteridah bas text posting Alexander, ije lit dua masalah: 
Soal pertama soal gerakan benda-benda langit termasuk bumi ras matawari bas 
galaksinta (bimasakti sistem matahari kita). 
Soal kedua emkap persoalenta i bumi, persoalen kemanusiaan, perang, 
pengangguran, spekulasi bank, lingkungan, perangai manusai seperti keserakahan, 
KKN dsb. 
Enda me dua persoalen sitertera jelas bas posting "ramalan tahun 2012" kirimen 
Alexander. Tapi soal simeriahna man banta emkap soal saling hubungan antara dua 
soal adah ndai. Jenda pemikiren bertanding apai siteng-teng, apai si ramalan 
atau tak ramalan. Janah jenda nari kange turah simbaru hehehe . .. . benturan 
gagasan (MJS).
Soal pertama mengenai astronomi ras perkembangenna sienggo banci ikataken 
pesat, sejak penemuan dan pemakaian teleskop. Benda-benda kosmos enggo banci 
dat data-datana, koordinasi orbitna bagepe kecepatenna, maka banci ka iduga 
tepat, ja ia seh jam piga. Melala cara sideban pe enggo ipake, gelombang radio, 
kecepatan cahaya, elektromagnetis, cahaya inframerah, gelombang ultraviolet, 
gelombang rontgen dsb dsb. Enggo banci ikataken ndauh perkembangan astronomi 
sebagai ilmu, terutama benda-benda ibas lingkungan galaksi kita, tapi bagepe ku 
luarna enggo lit pemetteh, maka melala ka gerakan ras fenomena benda-benda 
angkasa enda enggo banci icatat jelma i bumi (manusia). Tapi uga kin hubungen 
fenomena gerakan benda-benda angkasa enda ras perangai manusia? Enda me kuakap 
simenarik kel man banci ikataken kerina ka manusia. Teringet ka aku horoskop 
sienggo mbagi manusia atas 12 macam, nasibna ras perangaina. Lang aku sitiksa 
nge kuakap adi 12 macam ngenca ragam
 manusia, bage buena manusia enda ateku hehehe . . . Adi i dunia 6 miliar 
jelma, adi enda ibagi 12, maka setengah miliar jelma bali ’perangai ras 
nasib’na tiap wari atau tiap minggu adi sioge bintang horoskop adah ndai. Eak . 
. . meriah naringenda. 
La jelaskel man bangku adi lit ka hubungenna ras artikel adah ndai. Soal enda 
imasukken ku konsep astrologi, sada konsep pseudoscience nina. Kusambungken ku 
kalak Karo erbahan ramalan kejadin alam salu parang ras sarungna. Kalak Karo 
lenga lit teleskopna, tapi sura-surana ndarami sada kepastian atau sada 
struktur bagi biasana sifat kerina manusia atau kemanusiaan. Encage "dat bulan 
ras matawari" ninta ka bas tradisinta. Gundari sada denga ngenca bulanta bagepe 
matawarinta. Adi enggo pagi kita banci pindah rumah ku galaksi sideban, tentu 
lain kang kari bulan ras matawarina. Bintang-bintang la terbatas, bagepe 
galaksi adah ndai. Muat buena bintang siterbetteh muat buena ka si la 
terbetteh. Galaksina pe bage kang. Adi enggo pagi melala galaksi enda banci si 
ingani, terpaksa kang kari sinomori bulan ras matawarina. Lang banci keliru, 
bulan atau matawari siapai nge maksudna. 
Perdalanen njelajahi bintang-bintang ras galaksi-galaksi la lit ngadina, 
perbahan universum adah ndai pe la lit tampokna. Enda ka me kuakap sierbahansa 
maka semangat ras antusias manusia njelajahi universum enda la erbias-bias, la 
erleja-leja. Encage sifat manusia rusur ersura-sura erbahan kepastian, erbahan 
sada struktur bas soal si lenga terbahan strukturna. Termasuk big bang adi 
menurut pendapatku terikut ibas sura-sura manusia erbahan struktur ndai. Tentu 
banci kang ihubungken ras teori relativitas Einstein. 
Mbarenda lit sekalak pendeta budha Vietnam ngataken adi seh jelma ku bulan maka 
tammatlah riwayat budha nina. Seh jelma ku bulan, budha la ka sahun tammat. 
Budha terus, termasuk nerusken sura-sura kosmos (universum). Menarik nge kari 
rusur erbahan hubungen universum ras kemanusiaan. Muat lalana pemetteh soal 
universum muat lalana ka si lenga terbetteh. Maka muat menarikna ka konsep 
astrologi. Bagem la erngadi-ngadi, sebab universum pe la erngadi-ngadi, 
prosesna, gerakenna bagepe matena bintang-bintang atau kemungkinen kelahiran 
galaksi simbaru, supernova dsb. Tangtangna manusia ngidah gerhana, seh kap 
keramatna, terutama gerhana matawari. Adi enggo pagi melala bulan ras 
matawarinta bagi sikuturiken idatas, tentu enggo ka kurang keramatna 
(sakralna). Tapi antusias adah ndai la mungkin ngadi, sebab muat lalana si 
terbetteh je mis ka muat lalana si la sitteh. Universum tetap mancarkan daya 
tarik si la pernah padam.
Enda ka lebe
Salam bintang-bintang 
MUG 

 
--- In [email protected], "cpatriawgmail" <cpatr...@...> wrote:
ini bukan ramalan tapi analisa dari realita , yang jelas masa saat ini
sudah mirip dengan kondisi sebelum PD 2 , tepatnya Jerman di masa
1928-1929. Sudah banyak buku yg menulis seperti itu dengan alasan
krisis kapitalisme sekarang benar2 terjadi: huge Unemployment di
eropa timur , kerajaan inggris nyaris collapse dan di AS
bank2nya sudah bangkrut.

apa yg akan terjadi di masa depan ? perang ? global fascism ? global
warlordism ? .. masih panjang ceritanya.

Carlos


--- In [email protected], "MU Ginting" <gintin...@...> wrote:

Re: 2012, Masa Paling Sakral dan Berbahaya? 
Saya masih ingat bagaimana orang Karo siadi juga sering bikin
ramalan, terutama yang ada hubungannya dengan alam atau kejadian
alam. Saya ingat laki saya (bulang, bolang) meletakkan sarung
parangnya diatas sesuatu dan mulai ertabas sambil mutar-mutar arah
sarung parang itu.
Apakah masih ada orang tua Karo yang bisa meramalkan alam? Menarik
juga kalau ada.
Tapi kalau menurut ramalan selikuran, mestinya angkanya 22, pasti
sakralnya hehehe . . .
Bujur ras mejuah-juah
MUG

--- In [email protected], Alexander Firdaust
<daustco...@...> wrote:





Mungkin ada ribuan bahkan jutaan artikel yang membahas tentang ini di 
situs-situs internet, bahkan ada yang melengkapi dengan ilustrasi video, bahkan 
sebentar lagi "kiamat 2012" akan difilm kan dan filmnya akan keluar pada bulan 
november mendatang? namun mengingat belum ada media lokal yang meliput 
pemberitaanya secara serius maka saya kira tabu membahas hal tersebut ke milist 
tempat kita berdiskusi selama ini, namun ketika hari di situs kompas juga telah 
mulai memuat beritanya, maka saya juga ikut tertarik untuk memposting artikel 
yang ditulis kompas tersebut ke milist kita, berikut adalah berita selengkapnya:

Sumber: 
http://kompas.com/read/xml/2009/02/23/09541073/2012.masa.paling.sakral.dan.berbahaya

Heboh ramalan tahun 2012 sudah berlangsung lama, tetapi baru meluas sekitar 10 
tahun terakhir. Penelitian tentang hal itu dilakukan banyak ahli dari berbagai 
bidang ilmu dan puluhan buku sudah diterbitkan.
Observasi astronomi sangat akurat selama berabad-abad para astronom genius Maya 
memberi pertanda, tanggal 21/12/2012 akan menjadi kelahiran zaman baru.. Masa 
itu paling sakral sekaligus paling berbahaya dalam sejarah Bumi.
Menurut Laurence E Joseph dalam Apocalypse 2012, tanggal 21/12/2012 merupakan 
titik balik musim dingin tahunan ketika belahan Utara Bumi berada di titik 
terjauh dari Matahari sehingga siang sangat pendek.
Pada tanggal itu, tata surya dengan Matahari sebagai pusatnya, seperti diyakini 
bangsa Maya, akan menutupi pemandangan pusat Bimasakti dari Bumi. Para astronom 
Maya Kuno menganggap titik pusat ini sebagai rahim Bimasakti. Keyakinan itu 
didukung banyak pembuktian para astronom kontemporer bahwa di situlah tempat 
terciptanya bintang-bintang galaksi.
Saat ini, sejumlah lembaga penelitian ilmiah mengenai atmosfer, ruang angkasa, 
dan teknologi di Barat menduga ada lubang hitam tepat di pusat itu yang 
menyedot massa, energi, dan waktu, yang menjadi bahan baku penciptaan bintang 
masa depan.
Untuk pertama kalinya dalam 26.000 tahun, energi yang mengalir ke Bumi dari 
titik pusat Bimasakti akan sangat terganggu pada 21/12/2012, tepatnya pukul 
11.11 malam. Semua itu disebabkan guncangan kecil pada rotasi Bumi.
Bangsa Maya yakin, sesingkat apa pun terputusnya pancaran dari pusat galaksi 
akan merusak keseimbangan mekanisme vital Bumi dan tubuh semua makhluk, 
termasuk manusia.
Memaknai ramalan
Ada yang menginterpretasikan 21/12/2012 sebagai ”kiamat”, tetapi banyak 
pula yang memaknainya secara kontemplatif.
Pakar psikologi transpersonal dari AS, Dr Beth Hedva, yang ditemui di Jakarta 
beberapa waktu lalu, mengibaratkan Ibu Bumi sudah sangat dekat waktunya 
melahirkan. Proses kelahiran tak hanya diiringi darah dan penderitaan, tetapi 
juga harapan dan janji.
”Selalu terjadi kontraksi,” ujar Beth Hedva. Wujudnya perang, kekejian, dan 
bencana akibat penghancuran lingkungan dan perusakan atmosfer Bumiâ€"dampak 
kebencian dan keserakahan manusiaâ€"serta bencana yang disebabkan faktor 
manusia dan nonmanusia.
Dalam antologi The Mystery 2012: Predictions, Prophecies & Possibilities 
(2007), ahli sistem komputer untuk ruang angkasa yang menjembatani ilmu 
pengetahuan dan spiritualitas, Gregg Braden, menyatakan, yang terpenting bukan 
apa yang akan terjadi, tetapi bagaimana potensi kolektif muncul dari pemahaman 
holistik dan kesadaran tentang siapa diri kita di tengah Semesta Raya.
Ahli fisika biologi dan ahli kanker pada Organisasi Kesehatan Dunia, Carl Johan 
Calleman, peneliti Kalender Maya, mengingatkan pada transformasi kesadaran 
manusia.
Robert K Stiler, Direktur Program Kajian Amerika Latin Universitas Stetson di 
DeLand, Florida, AS, menambahkan, ”Apa pun maknanya, bangsa Maya mengajak 
kita merengkuh hidup berkualitas dan kesehatan planet Bumi.”
Tahun 2012 adalah tahun berjaga dengan menyadari teknologi saja tak menjamin 
keberlangsungan Bumi. Begitu diingatkan José Argüelles, PhD, ahli Kalender 
Maya dan pakar sejarah seni dan estetika dari Universitas Chicago.
”Kalau kita tidak berjaga, planet Bumi akan hancur secara alamiah karena 
sekarang sudah jauh dari seimbang,” ia menambahkan. ”Pikiran manusia secara 
massal dikontrol dan dimanipulasi pemerintah dan institusi-institusi yang 
menjadi faktor kunci kehidupan modern.”
Christine Page, dokter medis, ahli homeopati dan kesehatan holistik, 
menjelaskan, tanggapan pada zaman baru sangat tergantung pada kemampuan 
memahami kesalingterkaitan dan menghargai Ibu Bumi. ”Alam dan semua makhluk 
hidup di Bumi adalah bagian diri kita yang harus diperlakukan penuh martabat, 
penghargaan, dan cinta,” ujarnya.
Jadi, pilihan ada di tangan manusia: membiarkan planet Bumi hancur atau 
melanjutkan evolusinya. Mari kita renungkan….


Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community





      ___________________________________________________
Sök efter kärleken!
Hitta din tvillingsjäl på Yahoo! Dejting: 
http://ad.doubleclick.net/clk;185753627;24584539;x?http://se.meetic.yahoo.net/index.php?mtcmk=148783

Kirim email ke