Medan (SIB)
Hingga kini Jalan Dairi-Tanah Karo sekira 15 Km lebih masih
memprihatinkan penuh dengan lobang-lobang sehingga sangat mengganggu
arus lalu lintas.
Demikian Marolop Sihite, J Berutu dan A Sembiring kepada SIB menanggapi
soal kondisi jalan menghubungkan kedua daerah sampai saat ini belum
mendapat perhatian pemerintah.
Menurut mereka, secara umum badan jalan di kawasan Merek serta Lae
Pondom mengalami kerusakan berat dan saat musim hujan air menggenangi
jalan berlobang-lobang.
Ditegaskan, jika jalan lintas antar kabupaten tersebut tidak secepatnya
diperbaiki oleh pihak terkait kondisinya akan semakin parah bahkan
untuk memperbaiki akan menelan biaya cukup besar.
“Kerusakan jalan ini diperkirakan sudah berlangsung 3 tahun, namun
hingga sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan,” tegas para warga.
Warga kedua daerah tersebut berharap kiranya pemerintah serius terutama
instansi terkait untuk sesegera mungkin memperbaiki badan maupun ruas
jalan yang menghubungkan kedua kabupaten tersebut. (M 11/u)
Salam Mejuah Juah
Karo Cyber Community