Mejuah-juah permilis sirulo kerina
 
Enda itulisken PS gambaran nyata i Karo caleg ras erbage-bage  iklanna  Menarik 
kang kuakap, cara-cara kalak enda uga membujuk suara rayat. Kerina kin kalak 
enda tempulak? Susah mastiken, sebab kerina bas karung denga nge nggurjahi, 
kecuali adi enggo sitteh bagi sikataken PS:: 
”telah pernah melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, pernah membawa 
keharuman nama Karo...”
Maon turah kang bas ukurku uga carana maka teridah apai sitempulak apai 
silahang, misalna netapken sada peraturan gaji legislatif sama dengan gagi 
minimun buruh atau pegawai rata-rata seluruh Indonesia selama periode 
legislatifnya. Adi bagenda pasti nge tersaring tempulak adah ndai. Tapi lit 
denga kang kari si la tersaring, ngarapken kari banci korupsi i legislatif. 
Soal enda bahan ka sada peraturan korupsi mis hukum mati atau pecat dari 
legislatif. Enda pe lit denga kang kari tempulak si masuk, la mungkin tersaring 
100%. Piah teringet ka aku sada kuan-kuan (lupa ise singatakensa) nina bas 
parlemen labo kurang si la erluhu sebab bage kang i masyarakat pe nina. Eak 
tuhu payo kang teku. Si la mungkin adah ndai nge aku tersinget. 
Enggo isingetken PS kenyataan ras simungkin bas postingna. Eak yah Karo 
simehaga kerina, jenda nari saja me kita mulai perdalanen enda. Terutama man 
anak-anak mudanta sisedekah enda pe enggo nuduhken semangat  ras energi tinggi 
ngepkep Karonta enda, jenda bas masa-masa kritis milih wakil rayat Karo 
menentukan terjangan Karo 4-5 tahun ke kulebe, enggo ka reh waktuna man bandu 
kerina . . . Lenga lit koran harian Karo, tapi enggo banci igunaken milis, 
tabloid, blog, demo trobosan kaipe . . . 
Isepe kari terpilih enggo me pasti 35 kalak pasti terpilih. Ugapape ibahan 
ketatna saringen edi, bagi sikukataken idatas lebo kerina tempulak tesaring.. 
Piah teringet ka aku kata-kata CG Jung soal keragaman enda nina: 
Bagaimana jadinya dunia ini kalau semua orang saling menyesuaikan, cocok dan 
akur-akur saja? Dunia akan sangat membmosankan tidak tertahankan. 
Eak . . . lanai bo kutteh tampokna, tapi sada sikutteh, kai gia kari siterjadi 
banci kap iubah, ubah, ubah . . . perubahan enda me ngenca simungkin mereken 
kai pe man banta, termasuk simehuli.
Banci kin tempulak berubah? Tapi labo kap tempulak ngenca siman ubahen. Ertina 
si anti-tempulak pe, atau ntah enda nge siterpenting. 
Enda ka lebe
Bujur ras mejuah-juah, selamat week-end
MUG
 
--- In [email protected], karo karositepu <sitepu2...@...> wrote:
 
CALEG MANA YANG AKAN SAYA PILIH
 
Meskipun kita bukan politikus...Suka atau tidak sudah seharusnya kita tidak 
buta politik….. Para politikus (baik yang berkualitas, setengah berkualitas 
atau tak berkualitas) sangat menentukan ke”nyamanan” kehidupan kita di Tnah 
Karo Simalem
Terkait dengan hal diatas.... issue ttg caleg legislatif yang jumlahnya untuk 
Kab.Karo > 900an orang... sangat lah penting untuk kita ketahui ”track 
record” mereka. Karena 35 orang dari mereka yang akan sangat menentukan 
kehidupan kita di Tanah Karo Simalem ini setidaknya 5 tahun kedepan melalui 
mandat yang akan mereka peroleh sesuai dengan aturan/UU yang berlaku.
Soal kualitas si caleg.... sepertinya sangat sulit untuk diraba kalau 
berdasarkan slogan, jargon, janji, visi, misi yang mereka kemukakan dalam 
baliho, spanduk, kartu nama dan cara yang lainnya. Rasa tidak percaya akan 
semakin memuncak tat kala si caleg adalah inkumben.. saat ini juga masih duduk 
di kursi DPRD.  Kita semua taulah... serlama hampir 5 tahun ini, jangankan 
mempertahankan hak rakyat.... ”bunyi” saja di Dewan pun hanya sedikit yang 
mampu (kira-kira 5 orang).. yang lain entah dimana selama ini. Nah untuk 
orang-orang dalam kategori ini.....secara logis akan sulitlah kita bisa 
mempercayai janji manis mereka
Untuk caleg yang masih mau cari pengalaman (baru pertama kali) sangat 
beragam....ada yang bermodal besar, modal kecil dan modal dengkul.....ada pula 
yang pameran embel-embel gelar... ada pula yang ndompleng ketenaran bapaknya 
yang mungkin sudah almarhum.....ada pula ndompleng ketenaran peminpin di negeri 
ini (seolah-olah dengan menampilkan foto beberapa tokoh.... mereka jadi 
ikut-ikutan menjadi tokoh). Kalau caleg dikelompok mini saya kira caleg yang 
yang kurang yakin akan kemampuannya...... kalau saya tidak akan  pilih.... 
there are not mature enough......
Sangat menarik kalau sedikit kita menyimak issue yang diangkat si caleg……. 
Semua bicara pertanian,pendidikan, pariwisata.. sampai ada yang berusaha 
berpenampilan sebagai petani dengan segala asesorinya (untung tidak foto dengan 
pakaian guru besar atau turis manca negara) ……Untuk yang mengangkat issue 
masalah pendidikan  akan semakin sulit kita menilai (maaf si caleg juga gak 
pernah mau secara terinci mengungkapkan “track record” dirinya dalam 
pendidikan  bahkan dia lulusan dari mana juga di rahasiakan.
Ada pula yang mengangkat issue mengatasi pengangguran…. Karena back groundnya 
pengusaha.... tapi gak pernah dikemukakan selama ini berapa orang karo yang 
pernah diperkerjakan.
Yang paling seru.... ada yang ndompleng dengan ketenaran Jesus Kristus.... 
sampai-sampai gambarnya dibuat bersama sang penebus..... dan diletakkan di 
pinggir jalan... berdebu dan kehujanan..... masya allah.
Kalau saya pribadi.... yang akan saya pilih adalah caleg yang berpendidikan 
jelas, telah pernah melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, pernah 
membawa keharuman nama Karo... dan caleg yang taat beragama tentunya....... 
bukan yang memanfaatkan agama untuk kepentingan pribadi.
Kalau anda kriteria apa yang anda gunakan..............yang jelas JANGAN SALAH 
PILIH... karena kita sendiri yang akan menderita.
PS
 
 


      __________________________________________________________
Låna pengar utan säkerhet. Jämför vilkor online hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100390123-lan-utan-sakerhet.html?partnerId=96915014

Kirim email ke