Tadi siang sinetron "Nande Rudang" telah menyelesaikan syuting di 
terminal/stasion Kabanjahe. Syuting di Kabanjahe tadi siang memasuki hari ke 15 
proses syuting sinetron berlatar belakang Karo ini. Sinetron produksi TVRI ini 
sudah menyelesaikan 8 episode dari 13 episode yang direncanakan. Syuting "Nande 
Rudang" sendiri banyak diambil seputaran Tiganderket, Kabanjahe, dan  Medan. 

Di terminal Kabanjahe tadi siang, diambil adegan/scene dimana Bapa Rudang 
(Fredy Ginting) supir bus Tiganderket - Kabanjahe yang  mengantarkan anaknya 
Rudang (Sally Pinem) sekolah ke Medan karena mendapat Beasiswa sekolah di SMP 
terbaik di Medan.

Syuting Nande Rudang dipimpin oleh
sutradara Parwanta Harahap dengan 3 asisten sutradara Fachrudin,
Apriardi, dan Joey Bangun. Sementara Tampe Malem Tarigan bertindak
sebagai Production Designer. Dan Simson Tarigan sebagai Produser.

Selama 2 Minggu pertama lokasi syuting Nande Rudang dipusatkan di seputaran 
Tiganderket. Terutama di desa Tanjung Merawa. Adegan rumah diambil di sebuah 
rumah panggung khas Karo. Sementara adegan ladang/juma banyak diambil di 
perladangan Tanjung Merawa yang 'view' berlatar belakang Gunung Sinabung dan 
bukit barisan.

Setiap hari Kamis, proses syuting dipusatkan di pasar/pajak Tiganderket yang 
memang buka tiap hari Kamis. Beberapa adegan juga diambil dengan setting kedai 
kopi.

Selama 2 Minggu tinggal di Tanah Karo para Aktor yang bermain di Nande Rudang 
tetap terlihat bersemangat.  Aktor yang terlibat adalah Lauren Ginting (Nande 
Rudang), Fredy Ginting (Bapa Rudang), Sally Pinem (Rudang), Markus Tarigan 
(Aswin), Petrus Barus (Bapa Kezia), Rizky Bangun (Lias), Riston Ginting (Anto), 
Reynaldi Bangun (Marno), dan lain sebagainya.

"Kita berusaha terbaik. Tapi faktor non teknis membuat proses ini ada kendala. 
Namun ini tidak menjadi masalah," kata penulis skenario Joey Bangun yang juga 
bermain sebagai Tanta, tokoh usil yang selalu mengganggu Nande Rudang.

Menurut Joey kendala non teknis yang didapat dari lingkungan. Seperti 
masyarakat setempat yang selalu memadati tempat syuting, suara-suara kendaraan 
bermotor yang mengganggu preses recording suara, sampai faktor cuaca dimana di 
Tanah Karo saat ini hampir tiap malam selalu turun hujan deras.

"Nande Rudang hampir mendekati imajinasi saya saat menulis skenario ini. Namun 
ada beberapa sisi tidak seperti saya bayangkan. Kami harus mengganti set 
lokasi, propety, bahkan sampai karakter tokoh demi kebutuhan di lapangan. Namun 
hal ini lumrah dalam proses produksi film," kata Joey Bangun lagi.

Besok Nande Rudang akan melakukan syuting 'travelling" yaitu pengambilan gambar 
dalam bus Sinabung Jaya rute Kabanjahe - Tiganderket. Adegan ini agak unik, 
dimana Bapa Rudang menggoda Rosita wanita selingkuhannya yang kemudian 
tertangkap basah oleh silih/kalimbubunya Bapa Kezia (Turang Nande Rudang) yang 
juga menumpang di bus yang sama.

---------
Kabanjahe, 160309  00:28
Thanks for Eddy Surbakti (Radio Karo Access Global)
yang telah sudi meminjamkan komputernya untuk mengirim pesan ini............


      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman 
ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke