Minggu, 15/03/2009 17:13 WIB
Kriminolog: Di Jakarta Ada yang Berprofesi Pembunuh Bayaran
Shohib Masykur - detikNews
Jakarta - Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, tewas 
ditembak orang tak dikenal. Muncul kecurigaan si penembak adalah orang 
profesional.

Menurut kriminolog UI, Erlangga Masdiana, di Jakarta memang terdapat 
orang-orang yang berprofesi sebagai pembunuh bayaran. "Di Jakarta memang ada 
orang-orang yang profesinya seperti itu (pembunuh bayaran-red)," kata Masdiana 
saat dihubungi detikcom, Minggu (15/3/2009).

Menurut Masdiana, di sebuah kota yang kompleks serupa Jakarta, hal semacam itu 
memang tidak mengherankan. Meski dirinya tidak bermaksud menuduh, namun fakta 
yang ada mengarahkan orang ke kesimpulan seperti itu.

"Saya nggak menuduh. Tapi indikasi ke arah itu ada. Di dalam wilayah yang 
kompleks itu bisa jadi. Karena berbagai kejahatan yang menggunakan tenaga 
profesional memang ada," ujarnya.

Orang-orang yang berprofesi seperti ini, lanjut Masdiana, biasanya dulunya 
berlatar belakang aparat bersenjata. Karena desakan ekonomi, mereka lantas 
menggunakan keahlian yang mereka miliki, yakni menggunakan senjata api, untuk 
mencari nafkah.

"Pembunuh bayaran itu biasanya karena memang punya keterpaksaan, latar 
belakangnya kemiskinan," imbuhnya.

Menurutnya, biasa ada 4 motif di balik pembunuhan seorang pimpinan. Pertama 
adalah persaingan bisnis; kedua, masalah pembagian harta waris; ketiga, dendam; 
keempat, persoalan hubungan dominasi kekuasaan atas bawah, alias kebencian 
bawahan terhadap atasannya. (sho/nrl)



      ___________________________________________________
Sök efter kärleken!
Hitta din tvillingsjäl på Yahoo! Dejting: 
http://ad..doubleclick.net/clk;185753627;24584539;x?http://se.meetic.yahoo.net/index.php?mtcmk=148783

Kirim email ke