bujur ku kataken man bandu erkiteken informasi mengenai pendidikan i kuba. lit 
pupusku sada, diberu tahun enda tamat sma ras atena masuk ku kedokteran. 
sungkun kami kam sitek, uga carana mendaftar ku universitas i kuba, kai 
syarat2na ras universitas kai gelarna? atau mungkin lit bas kam alamat web si 
banci buka kami?
bujur ibas penampatndu


 --- In [email protected], nomi sinulingga <lingg...@...> wrote:
>
> Dari milis tetangga... siapa tahu bermanfaat :)
> 
> Nomi
> 
> 
> 
> Di Kuba, pendidikan dari TK sampai kuliah di Universitas, bahkan sampai S3
> juga gratis bagi penduduk lokal. Untuk ke Universitas, harus lulus ujian
> masuk.
> 
> Mahasiswa asing (berasal dari manca negara) bisa kuliah gratis di jenjang
> S1 saja. Empat tahun yang lalu, seorang teman dari Timur Tengah
> melanjutkan kuliah S2 jurusan arsitektur membayar US$ 2000,- sampai lulus.
> Kalau untuk program S3 entah berapa bayarnya, saya kurang tahu.
> 
> Ada 3 orang mahasiswa Indonesia yang kuliah S1 di Universitas Internasional
> Pendidikan Guru Olah Raga.
> 
> 2 orang sudah lulus, satunya lagi belum lulus karena cuti melahirkan.
> Berhubung semua mahasiswa tinggal di asrama, maka anaknya ditiitp di
> mertuanya, di negara asal suaminya. Dia sedang berpikir untuk melanjutkan
> ke S2, maka dia harus menyiapkan US$ 2000,-.
> 
> Ribuan mahasiwa penerima bea siswa S1 untuk calon guru2 olah raga berasal
> dari negara2 di Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika, Asia. 
> 
> Semuanya gratis: kuliah, asrama, makan, fasilitas kesehatan, pasta gigi,
> sabun, shampoo, deterjen, hingga karet KB. 
> 
> Dengan semakin bertambahnya mahasiswa dari negara2 muslim, maka pengelola
> ruang makan di kampus itu mulai menyediakan pula makanan non babi.
> 
> Sebelum ini, mahasiswa Indonesia harus merogoh kantong sendiri untuk beli
> makanan yang tidak mengandung babi.
> 
> Ada juga Universitas Internasional Ilmu Kedokteran dengan ribuan mahasiswa
> dari manca negara yang belajar dengan gratis. Teman sekelas anak saya, anak
> duta besar Mozambique, begitu menginjak SMA, dia pindah dari British
> International School ke sekolah lokal. Maksudnya agar nanti setelah lulus
> SMA bisa kuliah gratis di Universitas Ilmu Kedokteran tsb. Kelak juga
> tinggal di asrama dengan segala fasilitasnya.
> 
> Saya pernah ikut rombongan mengunjungi Universidad de las Ciencias
> Informaticas (UCI) atau Universitas Ilmu Teknologi Informasi. Kompleks
> universitas ini luas sekali dan sangat modern. Terdapat 6030 mahasiswa &
> mahasiswi yang diseleksi dari 169 kecamatan di seluruh Kuba. Pembangunan
> kampus masih berlanjut, targetnya adalah utk menampung 10.000 mahasiswa.
> Terdapat 804 orang staff pengajar & karyawan, 90 orang diantaranya adalah
> para dosen. Semua mahasiswa dan 70% dari staff tinggal di lingkungan kampus.
> Belajar dari Senin - Sabtu. Fasilitas di kampus ada 5000 PC, 70.000 network
> connections, telepon dg 2500 nomor2 extension, saluran2 TV, 4 megabyte
> bandwidth connections, studio TV, design & virtual reality Lab, 136 ruang
> kelas, 119 laboratorium komputer, 1216 apartemen untuk mahasiswa & staff
> pengajar, 10 sekolah.
> 
> Setiap apartemen ber A/C, menampung 4 mahasiswa, dengan 1 ruang belajar +
> komputer, kamar mandi, ruang pantry kecil, lemari es. Fasilitas kesehatan
> dan olah raga, seperti mini hospital, lapangan tennis, kolam renang dan
> fasilitas komunikasi: telpon, fax, internet. Juga fasilitas layanan
> perbankan. Fasilitas kegiatan extra kurikuler yg diberikan setiap hari
> setelah jam 18.00, spt melukis, seni patung, fotografi, musik & tari.
> Seluruh kompleks universitas itu dihiasi dengan 300 hasil karya master piece
> sumbangan dari 30 seniman Kuba. Pernah juga kami berkunjung ke kompleks
> Sekolah Tinggi Kesenian. Fasilitasnya juga bagus, meski sudah agak tua,
> tapi masih terawat dengan baik.
> 
> Menurut saya, Kuba ini mengagumkan dalam komitmennya memfasilitasi kebutuhan
> pendidikan dan kesehatan gratis bagi warganya, meski dalam keterbatasan
> anggaran negara. Baru2 ini perdana menteri Trinidad and Tobago, Patrrick
> Manning menjalani operasi pengangkatan tumor ganas di ginjalnya. Ternyata
> pemerintah Kuba tidak menarik sepeserpun atas biaya operasi & perawatan.
> Gratis .. 
> 
> Seandainya saja Kuba tidak sedang diembargo selama lebih dari 40 tahun oleh
> Amerika, pasti akan lebih baik lagi kondisi rakyatnya. Pemerintah akan bisa
> memberi gaji yang lebih baik bagi pegawai2 negara. Saya turut berharap
> perubahan yang lebih baik dari Presiden Obama atas kebijakan AS terhadap
> Kuba.
>


Kirim email ke