Di Kala Batavia masih terjadi penjualan budak  tepatnya 1850 ; ternyata Raja 
Karo / Batak sudah  pada 1500an sudah anti perbudakan dan anti rentenir. 
Berarti demokrasi dan anti-penindasan sudah lama ada ya di Tana Karo.

Jadi ingat komentarnya Meutia Hatta, jaman Kartini belum lahir, di Sumatra 
bagian utara sudah banyak Kartini-kartini yang muncul.


Carlos




--- In [email protected], Arman Ginting <inbox...@...> wrote:
>
> Terperinci dan menarik,  lebih sebagai pengakuan bahwa guru patimpus dari 
> karo dibanding sebagai keturunan sisingamaraja, identitas sinambela hanya  
> numpang di awal cerita saja.
> Tapi versi dari dokumentasi yg dipunyai oleh orang karo bagaimana? Tanpa 
> harus menyanggah dan menyudutkan cerita dari sinambela tsb.
>

Kirim email ke