Polisi bergerak cepat menangani kasus pencemaran nama baik putra
Presiden SBY, Edhie Baskoro atau Ibas. Alasannya ini menyangkut nama
baik SBY.

"Karena ini menyangkut presiden, Ini presiden loh.
Kalau presiden dinista, kita tidak rela presiden kita dianiaya seperti
ini," kata Wakabareskrim Irjen Pol Hadiatmoko di Mapolda Jatim, Jl
Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (7/4/2009).

Apalagi, kasus ini
dimuat di situs berita yang bisa diakses semua pihak. "Karena seorang
presiden sudah menjadi berita internasional yang bisa diakses di luar
negeri. Mabes Polri turun karena berita ini sudah seantero jagat raya,"
jelasnya.

Yang penting, lanjutnya, tidak ada tindak pidana
bagi-bagi uang atau money politics. "Yang terjadi justru sebaiknya,
seperti apa yang dilaporkan Kapolda (Irjen Pol Anton Bachrul Alam),"
terangnya.

Hadiatmoko dalam kesempatan itu sempat menunjukkan
gambar salinan berita mengenai Ibas, dan berita itu disertai foto Pak
SBY. "Ini foto saja, tapi kan tidak etis," tutupnya.

Sumber: 
http://pemilu.detiknews.com/read/2009/04/07/232613/1112019/700/wakabareskrim-kita-tidak-rela-presiden-kita-dianiaya

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke