Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban menyatakan kesiapan
partainya untuk kembali berkoalisi dengan Partai Demokrat, baik di
pemerintahan maupun parlemen, termasuk menandatangani kontrak politik
yang disyaratkan.
"Meski masih bersifat sementara, hasil hitung cepat (quick count) sudah
menyebutkan Demokrat sebagai pemenang Pemilu 2009. PBB sebagai parpol
harus melihat hal itu dengan menentukan langkah selanjutnya. Dan kami
memutuskan untuk kembali meneruskan koalisi yang sudah terbangun selama
ini," ujar MS Kaban di Jakarta, Minggu.
Menurut Kaban, hasil kerja pemerintahan yang saat ini sedang berjalan
sudah cukup bagus sehingga membutuhkan kesinambungan kepemimpinan untuk
menuntaskan pekerjaan-pekerjaan yang belum selesai.
"PBB itu berorientasi pada rakyat, bukan bagi-bagi kekuasaan. Dan
menurut PBB, kinerja pemerintahan yang dibangun dalam koalisi saat ini
sudah memberikan perubahan positif bagi rakyat sehingga semua itu harus
dilanjutkan untuk menuntaskan berbagai pekerjaan rumah yang belum
selesai," ujarnya.
Kaban juga sependapat dengan rencana Ketua Dewan Pembina Partai
Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang akan mengatur mekanisme koalisi
dalam sebuah kontrak politik.
Karena itu, katanya, PBB berharap Partai Demokrat dapat segera
merumuskan bentuk kontrak politik yang menjadi prasyarat koalisi itu.
"Saya setuju dengan rencana Demokrat yang akan mengatur koalisi itu
dalam sebuah kontrak politik. Itu nantinya akan menjadi semacam `code
of conduct` bagi seluruh parpol yang berkoalisi. Saya harap dapat
segera diformulasikan agar parpol-parpol yang berencana berkoalisi
dapat membahasnya di internal partai," katanya.
Berdasarkan pengalaman PBB saat berkoalisi dengan Partai Demokrat
selama ini, lanjut Kaban, kontrak politik tidak akan membelenggu
otonomi partai.
Sebaliknya, ia menilai, kontrak itu justru akan memberi arah
berjalannya koalisi karena berisi agenda-agenda yang menjadi komitmen
bersama.
"Jadi bukan Partai Demokrat secara sepihak yang membuat `code of
conduct` itu. Kode etik itu disusun dan dibahas bersama. Itu akan
menjadi ikatan yang baik untuk menjadi pegangan parpol yang duduk di
parlemen maupun di pemerintahan," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kaban tetap optimismistis partai yang dipimpinnya
mampu memenuhi kuota "parliamentary threshold" sebesar 2,5 persen.
"Kita harus optimis dan harus yakin kuota itu bisa dipenuhi," tegasnya.
Menanggapi banyaknya kekecewaan terhadap penyelenggaraan Pemilu 9 April
2009 lalu, MS Kaban juga mengaku kecewa terhadap kinerja Komisi
Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara.
"Saya yakin semua parpol sepakat bahwa pelaksanaan pemilu kali ini
sangat buruk dibanding pelaksanaan pada 1999 dan 2004. Kinerja dan
manajerial KPU jauh dari rasa memuaskan. Padahal, anggaran negara yang
dikucurkan cukup besar," katanya.
Kaban menilai, jika banyak pihak yang kecewa terhadap kinerja KPU, maka sudah
tepat jika diselesaikan melalui jalur hukum.
"Namun demikian, PBB menyatakan hasil pemilu kali ini tetap sah," tegasnya.
Ia menambahkan, dibutuhkan sikap kenegarawanan serta mengedepankan kepentingan
bangsa dalam menyikapi hasil pemilu kali ini.
Sumber:
http://antara.co.id/arc/2009/4/12/ms-kaban-pbb-siap-berkoalisi-dengan-demokrat/
Salam Mejuah Juah
Karo Cyber Community