Banyak Caleg Depresi dan Setelah Gagal dalam Pemilu Tindakannya pun
Bermacam-macam *Diam, Mengurung Diri, Berbicara Sendiri, Tertawa Sendiri Hingga
Menabbrak Pohon
April 19th, 2009
Jakarta (SIB)
Banyak Caleg karena tidak kuat mental pasca penghitungan suara Pemilu
legislatif lalu meninggal dunia dan stres. Tindakannya pun bermacam-macam mulai
dari berdiam diri, mengurung diri, berbicara sendiri dan tertawa sendiri,
bahkan ada yang berbuat kasar.
Istri Caleg Partai Golkar Lasaharu mendatangi kelompok pengajian di Desa Batu
Merah dan meminta sumbangan karpet yang diberikan suaminya pada kampanye dulu
dikembalikan. Istri Lasaharu menuding kelompok pengajian tidak semuanya memilih
suaminya sebagai Caleg.
Ibu-ibu kelompok pengajian tersebut pun berjanji akan mengembalikan karpet
tersebut asalkan Lasaharu membayarkan Rp 19 juta kepada 19 dari 20 ibu kelompok
pengajian yang memberikan suara kepada Lasaharu.
Lain halnya IW, Caleg Pakar Pangan. Sejak penghitungan suara dirinya menjadi
pemurung dan sulit berkomunikasi. Diduga ia mengalami depresi karena gagal
dalam Pemilu sementara uang ratusan juta telah dikeluarkan.
IW mendatangi pondok pengobatan alternatif untuk rehabilitasi orang-orang stres
dan depresi di Desa Singarancan, Cirebon, Jawa Barat dengan diantar tim
suksesnya.
Ujang Mustomi Caleg Partai Patriot, asal kuningan, Jawa Barat juga datang
berobat. Sejak penghitungan suara Ujang jadi pendiam, mengurung diri dan
berbicara sendiri.
Halnya juga Permaka Caleg Partai Golkar, Dapil Kupang Timur, NTT ini nekat
menabrakkan motor yang dikendarainya ke sebatang pohon usai penghitungan suara,
beruntung nyawanya selamat. Namun aksi nekat ini dilakukan, selain bingung
mengembalikan pinjaman selama kampanye, juga karena rencana pernikahannya yang
batal. Permaka berencana menikahi kekasihnya setelah terpilih menjadi anggota
DPRD kupang.
Keanehan lain dilakukan Dahlan Caleg PPRN, ia menyegel sebuah SD karena kecewa
tidak terpilih sebagai anggota legislatif. Sebelumnya Dahlan pernah menjabat
sebagai Kepala Sekolah SD ini.
Caleg Meninggal
Rusmini Caleg Partai Demokrat untuk DPRD Kota Surakarta meninggal dunia akibat
serangan jantung dan liver yang sudah lama dideritanya.
Putri Rusmini mengatakan selama ini ibunya tidak pernah menceritakan tentang
pen-Caleg-annya. Diduga ibunya meninggal karena kelelahan.
Sri Hayati Caleg PKB tewas tergantung di pondoknya. Warga Dusun Cikadut Desa
Bangun Jaya, Ciamis, Jabar, yang datang melayat Sri Hayati menduga tindakan ini
dilakukan karena malu dan depresi akibat perolehan suaranya sangat kecil.
Mastur suami Sri mengatakan, setelah pemilu usai istrinya banyak diam dan
meminta maaf berulang-ulang. (RCTI/d)
--
__________________________________________________________
Ta semester! - sök efter resor hos Kelkoo.
Jämför pris på flygbiljetter och hotellrum här:
http://www.kelkoo.se/c-169901-resor-biljetter.html?partnerId=96914052