Oh ya, ada memang buku yang fokus mengulas tentang ornamen-ornamen Karo.
Penyusunnya, kalau nggak salah ingat, marga sitepu. Amin bage gia, lako
mpetunggung2ken 2 Oktober enda, sangana kal kuintip-intip sada ah lah gia je
batik semarang. Laguna pe kap lit Batik Semarang Karo..he..he..he... Adi ndiher
ndai ije impal Pa Kampoh Randal, nggo kuukurken ngoratkenca sada ah je Batik
Semarang ndai.
Kadang, bila berpikir tentang klaim luar terhadap kebudayaan Indonesia, saya
pribadi agak sulit bereaksi secara agresif. Pasalnya, karena di Indonesia saya
lihat, juga banyak kebudayaan asing yang sudah bergentayangan sejak puluhan,
bahkan ratusan tahun lalu.
Baik itu yang bersifat simbol-simbol atau paham. Sering juga tidak disadari,
bahwa bangsa ini telah juga ....... kebudayaan asing tersebut. Kadang,
penganut-penganut simbol atau paham-paham tersebut, menjadikan Indonesia
sebagai medan perangnya, karena fanatiknya terhadap simbol/paham asing ini
tadi....
Ah, e kap adina mbages berngi janah ngopi, ide-ide pe mbua kal bergentayangen:)
Mejuah-juah man banta kerina arons
MJS
UNESCO Akui Batik Milik Indonesia
Luhur Hertanto - detikNews
Bogor - Akhirnya dunia mengakui batik merupakan salah satu warisan umat
manusia yang dihasilkan oleh bangsa Indonesia. Pengakuan serta penghargaan itu
akan disampaikan secara resmi oleh United Nations Educational, Scientific, and
Culture Organization (UNESCO).
"Pengakuannya pada 28 September nanti dan penghargaan resmi pada 2 Oktober
di Abu Dhabi," kata Menko Kesra Aburizal Bakrie di Istana Bogor, Senin
(7/9/2009).
Menurutnya, pengakuan UNESCO itu diberikan terutama karena penilaian terhadap
keragaman motif batik yang penuh makna filosofi mendalam. Di samping itu
pemerintah dan rakyat Indonesia juga dinilai telah melakukan berbagai langkah
nyata untuk lindungi dan melestarikan warisan budaya itu secara turun menurun.
Atas perkembangan ini Presiden SBY menyambut baik kabar tersebut. Sebagai
bentuk apresiasi baik terhadap batik dan penghargaan UNESCO itu, Presiden SBY
meminta seluruh warga negara mengenakan batik pada 2 Oktober 2009.
"Orang lain bisa saja klaim batik, tapi dunia tahu kalau batik adalah
milik Indonesia," tambah Menbudpar Jero Wacik pada kesempatan sama.
Lebih lanjut dikatakannya pemerintah terus memperjuangkan pengakuan atas karya
budaya lain bangsa Indonesia. Sekarang ini yang tengah diperjuangkan adalah
musik kulintang, naskah Negara Kertagama versi Majapahit dan epos La Galigo
asal Bugis.
(lh/mok)
Regards,
Indra W Dwiambodo
Production System Project - CPM
0765-827426 / 081331654367
From: Poerwanto, Ekasurya
Sent: Tuesday, September 08, 2009 2:36 PM
To: Pratiwi, Raden Asri; Dwiambodo, Indra Wiwik; Kusnadi, Asana; L.S.,
Manumpak Wesly; Wijayanto, Nurrachmad; Ansorulloh, Rahmat Saleh; Murdiyono,
Murdiyono; Helina, Murdia; Ramdani, Mohd. Hidayat; Febrianti, Feby
Subject: FW: Himbauan Penggunaan Batik pd tgl 2 Oktober 2009
FYI
From: Turangan, Andi Yayang
Sent: Tuesday, September 08, 2009 3:00 PM
Subject: Himbauan Penggunaan Batik pd tgl 2 Oktober 2009
Dear All,
Tgl 2 Oktober 2009 nanti,
UNESCO mengukuhkan BATIK Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World
Heritage).
Jika Anda merasa
sebagai bangsa Indonesia, mari kita pakai baju batik pada tgl 2/10/2009 (Let's
wear Batik on Oct 2nd).
Sebarkan PESAN ini, walau hanya ke
satu teman.
Peduli kita utk Indonesia.
------------------------------------
Yahoo! Groups Links