Minggu, 29/11/2009 19:50 WIB
Massa Pendukung Kapolri Teror Kompak
Aparat Keamanan Bersalah Biarkan Konflik Horisontal 
Ramadhian Fadillah - detikNews
Jakarta - Kecaman terhadap aksi pendukung Kapolri yang meneror aksi Kompak di 
Bundaran HI, terus berdatangan. Ketua Umum Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) 
KH Hasyim Muzadi menilai aparat keamanan bersalah telah membiarkan bibit 
konflik horisontal berkembang di tengah-tengah masyarakat.

"Aparat telah melakukan kesalahan berat yang dapat memicu konflik horisontal. 
Kalau hal ini diteruskan dan di belakang hari ada konflik horisontal berarti 
aparat ikut andil," ujar Hasyim dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu 
(29/11/2009).

Menurut Hasyim, seharusnya aparat mencegah kelompok tidak dikenal itu mendekati 
grup Kompak. Kalau pun kelompok tidak dikenal itu ingin demo tandingan, ketika 
minta izin seharusnya diberi waktu lain dan harus jelas identitas 
penanggungjawabannyat.

"Aparat hendaknya belajar dari Pam Swakarsa (tahun 1998) yang justru kontra 
produktif dan tidak bakal menang dengan gerakan idealis dalam membentuk opini 
masyarakat," terangnya.

(rdf/ddt) 




      __________________________________________________________
Låna pengar utan säkerhet. Jämför vilkor online hos Kelkoo.
http://www.kelkoo.se/c-100390123-lan-utan-sakerhet.html?partnerId=96915014

Kirim email ke