Selasa, 08/12/2009 14:48 WIB
Pengunjuk Rasa Minta Bantuan Intel Agar Tak Disusupi
Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Warning SBY akan adanya demo anarkis disambut waspada para pengunjuk 
rasa. Tidak mau disusupi, Gerakan Indonesia Bersih (GIB) pun meminta bantuan 
intelijen.

"Kita minta pengamanan serius dari polisi dan Baintelkam (Badan Intelijen 
Keamanan). Kita ingin memperingati hari korupsi, karena ditakuti ada penyusupan 
kita minta intel polisi membantu kami membantu pengamanan," kata Juru Bicara 
GIB Adhie Massardi di Jakarta, Selasa (8/12/2009).

Adhie rencananya bersama ribuan massa GIB akan beraksi di Monumen Nasional 
(Monas), di depan Istana Negara yang merupakan wilayah ring 1 dalam istilah 
pengamanan.

"Aksi kita baik-baik, kita memperingati hari antikorupsi karena dipicu skandal 
century yang berlarut-larut," tambahnya.

Rencananya, kelompok GIB akan memulai aksinya sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu 
(9/12/2009) besok. Selain orasi juga akan dilakukan doa bersama oleh tokoh 
lintas agama.

"Kalau ada yang anarkis itu bukan dari pihak kami. Kalau orang itu tertangkap 
proses saja," tutupnya.

(ndr/iy) 




      __________________________________________________________
Ta semester! - sök efter resor hos Kelkoo.
Jämför pris på flygbiljetter och hotellrum här:
http://www.kelkoo.se/c-169901-resor-biljetter.html?partnerId=96914052

Kirim email ke