Selama musim liburan Natal dan Tahun Baru 2010, hotel-hotel yang ada di Tanah 
Karo penuh pengunjung. Udara sejuk pegunungan di Kota Brastagi dan juga 
Kabanjahe, membuat daerah ini menjadi tujuan utama tempat berlibur bagi 
masyarakat Kota Medan maupun kota-kota lainnya. Karenanya tak heran, hampir 
seluruh kamar hotel baik yang berbintang maupun kelas melati sudah terisi.

Dari data Dinas Pariwisata Kabupaten Karo, di daerah ini diketahui ada 734 
kamar hotel berbintang dan 416 kamar hotel kelas Melati. Dan berdasarkan 
keterangan para pengelola hotel, ke semua kamar tersebut mulai tanggal 25 
Desember 2009 sampai 1 Januari 2010 sudah mendapat pesanan dari para tamu lokal 
yang akan berlibur serta merayakan malam tahun baru 2010 di kawasan Berastagi 
dan sekitarnya.

Dari pengakuan beberapa pengelola hotel berbintang dan melati yang berhasil 
dihimpun MedanBisnis, Senin (28/12), hingga saat ini mereka masih banyak 
menerima pesanan kamar hotel untuk tahun baru namun terpaksa ditolak karena 
seluruh kamar telah terpesan. Hotel Sibayak Internasional, misalnya. Manajemen 
hotel berbintang 4 ini mengaku bahwa tingkat hunian di hotel ini telah penuh 
pada perayaan tahun baru mendatang.

Deputy General Manager Hotel Sibayak, John Johan Tisera di dampingi Sales 
Manager Yaumil Sukidi dan Herry D Manulang (Food & Beverage) mengatakan, untuk 
menyambut dan melayani pada tamu yang menginap di Hotel Sibayak Internasional, 
pihaknya memberikan pelayanan Galadinner untuk memberikan kenyamanan dan 
kepuasan pada tamu. Berbagai fasilitas yang disediakan untuk para tamu seperti 
bazaar food, voucher dinner seharga Rp100.000 per malam, mandi air panas 24 
jam, kolam renang air panas, hiburan diskotik, lapangan olah raga dan potongan 
harga masuk ke taman Simalem Resort Merek, sebesar Rp50.000 per orang bagi tamu 
yang berkunjung untuk melihat indahnya panorama pagunungan dan tanaman Biwa 
yang merupakan terbesar di Asia dan satu-satunya agro wisata yang ada di Tanah 
Karo.

Sementara, Yaumil Sukidi mengakui adanya lonjakan oeupancy pada malam tahun 
baru nanti, sehingga pihak managemen hotel menaikan harga sekitar 25% untuk 
setiap kamar. “Tapi kenaikan harga ini hanya berlaku untuk tanggal 31 Desember 
2009 hingga 1 Januari 2010 saja karena tingginya tingkat pemesanan. Setelah itu 
harga kamar akan kembali normal,” sebutnya yang mengatakan bahwa Sibayak Hotel 
memiliki 103 kamar dengan berbagai kelas.

Menyikapi adanya lonjakan tamu yang berkunjung ke kawasan wisata pegunungan di 
Tanah Karo, pihak keamanan dari kepolisian dibantu dari TNI dan satuan Polisi 
Pamong Peraja Pemkab Karo, sejak 23 Desember lalu sudah melakukan pengamanan di 
beberapa titik rawan macet arus lalulintas, mulai dari Doulu, Laugendek, 
Peceren, Kota Berastagi, Tiga Panah, Merek, Tiga Binanga dan Laubaleng. 
Pengawasan ekstra dari petugas ini akan berlangsung hingga 3 Januari 2010 
mendatang.

Sumber: 
http://www.medanbisnisonline.com/2009/12/29/hotel-hotel-di-tanah-karo-penuh/

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke