Jumat, 19/03/2010 22:31 WIB
Laporan dari Den Haag
KBRI Kembalikan Pasar Malam Otentik Indonesia
Eddi Santosa – detikNews
Den Haag - KBRI Den Haag akan menggelar Pasar Malam otentik Indonesia, dengan 
konten seperti aslinya. Selain untuk ajang promosi, juga sekaligus memelihara 
akar kebudayaan Indonesia. 
Pasar Malam tersebut akan digelar di alun-alun terbesar di kota Den Haag, 
Malieveld, selama lima hari (1-5 April 2010). 
"Ini akan menjadi festival kebudayaan pertama yang diorganisir KBRI, dengan 
menyajikan potensi perdagangan, pariwisata, dan investasi, juga kebudayaan 
Indonesia yang unik," terang Dubes RI J.E Habibie dalam konferensi pers di 
Ruang Nusantara KBRI Den Hag, Kamis (18/3/2010), diikuti detikcom, media 
nasional dan 11 media Belanda. 
Menurut Habibie, Pasar Malam ini akan mengembalikan kesenangan khas pasar malam 
tradisional dengan musik, tari, dan kuliner otentik dari Indonesia. Dengan kata 
lain, menjadi tempat orang untuk makan minum, menikmati hiburan seni budaya, 
transaksi bisnis, dan belanja oleh-oleh. 
"Para pengunjung dapat duduk rileks di kawasan resto menikmati kuliner 
Indonesia, sambil menyaksikan penampilan sejumlah artis terkemuka dari tanah 
air, juga artis populer Belanda berasal-usul Indonesia," ujar Habibie, 
didampingi DCM Umar Hadi dan Koordinator Fungsi Pensosbud Firdaus Dahlan. 
Dari deretan artis Indonesia akan hadir antara lain Sundari Soekotjo, Leo AFI, 
Intan Permatasari, dan njong Ambon Andre Hehanusa, yang akan menghibur dengan 
lagu-lagu hits karyanya dan lagu-lagu tradisional Maluku. Sementara dari 
Belanda sendiri akan tampil grup Nightbreakers, Blue Diamond dan Marabunta. 
Pasar Malam yang didukung Pemkot Den Haag, Kementerian Luarnegeri, Kementerian 
Perdagangan, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Kementerian Diknas, Badan 
Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan beberapa pemerintah daerah, juga membawa 
prospek investasi baru di sejumlah provinsi Indonesia untuk dipertimbangkan 
oleh perusahaan-perusahaan potensial Belanda. Sejumlah delegasi dari berbagai 
provinsi akan hadir untuk menangguk investasi dan perdagangan, antara lain 
Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesia Selatan, Maluku, 
Surabaya, dan Semarang. (es/es)
--

__________________________________________________
Använder du Yahoo!?
Är du trött på spam?  Yahoo! E-post har det bästa spamskyddet som finns 
http://se.mail.yahoo.com 

Kirim email ke