Rabu, 31/03/2010 22:57 WIB
Rahasia Goenawan Mohamad Menulis Catatan Pinggir 
Iin Yumiyanti – detikNews
Jakarta - Berlin sedang musim dingin. Orang-orang jarang ada yang keluar. 
Mereka lebih memilih berdiam di hotel atau di rumah yang nyaman. Goenawan 
Mohamad menghadapi dilema. Hotel tempatnya menginap di Jerman itu tidak 
dilengkapi fasilitas internet. Padahal 'Catatan Pinggir' harus segera disetor 
untuk diterbitkan.

"Jika nekat ingin mengirim Caping (Catatan Pinggir) lewat email, saya harus 
menempuh jarak 3 km dan melawan dingin. Akhirnya saya tulis Caping dengan SMS. 
Capek sekali saya."

Demikian curhat GM, sapaan akrab Goenawan Mohammad , dalam acara 'Menulis Opini 
Bersama Goenawan Mohamad' di Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, 
Jakarta, Selasa (30/3/2010).

Acara ini merupakan pertama kalinya GM tampil di depan publik untuk berbagi 
rahasia penulisan Caping. Pria kelahiran Batang, Jawa Tengah itu, sebelumnya 
tidak pernah berbicara tentang esai paling populer di Majalah Tempo itu. GM pun 
tidak pernah mau muncul di televisi meskipun undangan acap datang menghampiri.

Caping merupakan salah satu esai paling populer di negeri ini. Tulisan yang 
gaya penulisannya dikenali seperti puisi itu memiliki penggemar dari berbagai 
kalangan. Mantan anggota DPR Alvin Lie dan putri Gus Dur, Anita Wahid, 
misalnya, merupakan penggemar Caping yang mengikuti pelatihan tersebut. Kini 
Caping telah dibukukan hingga 7 jilid.

Mengapa GM menulis Caping? Dengan rendah hati, penyair yang puisinya 
'Parikesit' dan 'Interlude' diterjemahkan dalam berbagai bahasa itu mengaku, 
awalnya ia menulis sekadar untuk mengisi halaman kosong majalah Tempo. Namun 
ternyata kemudian tulisan itu mendapat respon yang bagus dari pembaca. Lalu 
esai khas GM itu pun diberi nama Caping.

Catatan Pinggir terjemahan dari kata marginalia, yaitu catatan , coretan, dan 
komentar yang dibuat oleh pembaca di margin buku. GM mengaku bukunya selalu 
jorok, begitu penuh coretan dan komentar.

"Saya suka mengomentari apa yang saya baca. Sebenarnya saya ambil Caping dari 
situ," cerita GM yang kala itu memberi penjelasan dengan berdiri. Menjadi 
pembicara dengan hanya duduk di kursi bagi GM mirip acara diskusi televisi yang 
tidak disukainya.

Bila kini ada yang mengartikan caping sebagai catatan kaum pinggiran, GM tidak 
berkeberatan.

GM memilih model tulisan esai karena ingin mengajak orang berpikir. Tulisan 
esai diperkenalkan oleh Michel de Montagne pada abad 15. Montagne berpendapat 
sebenarnya yang kita ketahui tidak banyak bahkan tidak ada. Sehingga ia 
mempergunakan esai sebagai percobaan untuk mengajak orang berpikir untuk 
mendapatkan kejernihan dari kekalutan masalah.

Dalam Caping, GM sering mengutip sejumlah buku. Pengutipan ini bukan untuk 
gagah-gagahan. Namun karena waktu Caping awal dibuat pada zaman Soeharto tidak 
banyak buku bagus masuk ke Indonesia. Saat itu buku yang dijual toko buku 
kebanyakan buku-buku ringan seperti buku rajah tangan.  "Saat itu tidak banyak 
buku bermutu. Saya ingin mengajak orang untuk mencari buku yang bagus itu. 
Jangan hanya membaca buku soal rajah tangan," kata pria kelahiran 29 Juli 1941 
itu.

Bagaimana GM bisa rutin menulis Caping yang tergolong esai yang 'berat' itu? GM 
mengaku ia bisa menulis setiap minggu karena memang sudah kewajibannya untuk 
mengisi Caping. "Ya karena disuruh Tempo. Selama saya bisa pasti saya lakukan," 
katanya.

Namun Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Toriq Hadad memberi kesaksian lain. Bagi 
Toriq, pengakuan GM hanya merupakan sikap kerendahhatian. Sebenarnya Caping 
merupakan bagian hidup GM. Penyair dan esais itu akan selalu gelisah bila tidak 
membuat tulisan. 

"Dia itu selalu gelisah. Bahkan setelah nulis sekalipun dia tetap gelisah. 
Pernah Caping yang sudah diserahkan direvisi hingga 9 kali. Ke mana pun dia 
pergi, dia pasti akan tetap menulis," cerita Toriq.

GM mengakhiri pelatihan penulisan opini itu dengan memberikan sejumlah trik. 
Bagi GM, penulis harus tahu siapa pembaca yang ditujunya. Penulis juga harus 
paham apa yang ditulisnya. Jangan mengkhotbahi pembaca dan percaya akan ada 
orang yang tertarik dengan tulisan kita.
(iy/lrn)

__________________________________________________
Använder du Yahoo!?
Är du trött på spam?  Yahoo! E-post har det bästa spamskyddet som finns 
http://se.mail.yahoo.com 

Kirim email ke