Provinsi Sumatera Tenggara Memiliki Potensi SDM dan SDA yang Kaya
Mei 9th, 2010
Pematangsiantar (SIB)
Sumatera Tenggara memiliki potensi SDM (sumber daya manusia) dan SDA (sumber 
daya alam) yang sangat kaya dan menjadi salah satu pendukung terbesar untuk 
kemajuan 5 Kabupaten/Kota yang ada. Dan bila ini dapat dijalankan dengan baik 
bahkan disinergikan maka harapan untuk melihat Sumatera Tenggara yang maju dan 
modern akan dapat terwujud dengan baik. Hal ini dinyatakan oleh Burhannudin 
Nasution, tokoh Mandailing kepada SIB di kantornya Jalan Sutomo P Siantar, 
Senin (19/4).
Menurutnya, kalau tidak terpenuhi keinginan daripada 5 Kabupaten/Kota yang 
bergabung ke Propinsi Sumatera Tenggara di dalam kesejahteraan masyarakat, 
beliau menegaskan lebih baik Provinsi Sumatera Tenggara tidak dibentuk. Dia 
menganjurkan kepada semua pemuda-pemudi yang telah menimba ilmu agar turut 
serta mengambil bagian secara positif terhadap pembentukan, dan juga menjadikan 
ilmu pengetahuan yang dimiliki menjadi sarana yang tepat sasaran di dalam 
menyusun fondasi pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara.
Apabila ini dapat terwujud dengan baik, jadikanlah komoditi yang ada di daerah 
itu menjadi penghasilan andalan bagi masyarakat dan juga harus didukung dengan 
sarana dan prasarana. Sebab potensi SDM dan SDA Sumatera Tenggara sangat 
menjanjikan.
Diharapkan juga peran serta dari para putra daerah yang telah berhasil di 
negeri rantau agar kiranya mau membangun kota kelahiran atau kota nenek 
moyangnya. “Di daerah rantau mereka telah berhasil meraih kesuksesan, dan saya 
yakin bila mereka mau turun tangan ke daerah kelahirannya, maka mereka juga 
akan berhasil,” kata Burhannudin.
Pelayan GKPA Resort P Siantar Dukung dan Doakan Pembentukan Provinsi Sumatera 
Tenggara
Pelayan Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA) Resort P Siantar, Jalan 
Laguboti No 8 P Siantar, Pdt Adolv Bastian Marpaung merasa senang dan terharu 
setelah membaca dan menyimak Koran SIB tanggal 16 April 2010, tentang dukungan 
DPRD Sumatera Utara atas perencanaan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara 
pada pertemuan dengan Panitia Pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara.
“Sebagai putra daerah yang tinggal di perantauan mendukung secara moral dan 
berdoa agar panitia pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara ulet dan tulus untuk 
memperjuangkannya” tegasnya kepada SIB, Sabtu (17/4).
Menurutnya, terukir suatu kebahagiaan jika terwujud Provinsi Sumatera Tenggara 
sebab pembangunan akan lebih menyentuh ke desa-desa seperti Kecamatan Saipar 
Dolok Hole dan Kecamatan Biru Tapanuli Selatan. Apakah itu pembangunan 
infrastrukturnya yang akan memperlancar perekonomian, pembangunan sarana 
pendidikan demi peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan sarana kesehatan 
demi peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan sarana teknologi 
demi pengenalan kemajuan teknologi.
Dilanjutkannya, dapat dibayangkan betapa bahagia dan bermaknanya perasaan hidup 
mereka sebagai warga negara Indonesia, sebab desa mereka yang selama ini tidak 
pernah dijangkau kendaraan bermotor kini sudah terbit pengharapan bahwa hal itu 
tidak lama lagi akan mereka nikmati. Selama ini mereka tidak pernah hidup di 
bawah sinar lampu listrik, kini hal itu akan segera mereka nikmati. Selama ini 
mereka adalah mimpi jika mendengar cerita hand-phone, internet, facebook (fb), 
tidak lama lagi hal itu akan menjadi kenyataan di tangan mereka. “Bila ini 
dapat terwujud, banyak harapan dan keinginan yang selama ini hanya sebuah mimpi 
akan segera mereka dapat nikmati” ujarnya.
“Sebagai rohaniwan yang berasal dari daerah Tapanuli Selatan mendorong dan 
mendukung serta mendoakan rencana Pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara, demi 
membangun harkat manusia yang seutuhnya secara menyeluruh di nusantara ini,” 
katanya. (BP/d)
--

Kirim email ke