Jumlah/ nilai koin yang masuk serta asalnya akan diberitakan secara rutin di Tabloid SORA SIRULO (sebulan sekali) dan www.sorasirulo.net. Dapat kami tambahkan, www.sorasirulo.net sekarang ini sedang dalam masa redesign untuk lebih menarik dikunjungi. Bersama design baru, para pengunjung dapat mendownload Tabloid SORA SIRULO versi PDF setelah menerima password dari pengurus.
jg --- In [email protected], shodan purba <shodanpu...@...> wrote: > > MJJ: > Setuju penuh. Usul saya, dukung dan bekali panitia yang sudah terbentuk, > siapkan dan kemudian 'buka-kan' rancangan dan anggaran. Kalau boleh perluas > ke masing-masing 1 di desa yang masih memiliki beberapa rumah adat Karo > termasuk Peceren salah salah satu 'wajah' Karo. Walau di rancang satu > per-satu sampai semua selesai. > > > Bujur, sentabi, > Bp Nona Sampaguita > > > > > ________________________________ > From: Lagaman <juara_gint...@...> > To: [email protected] > Sent: Wed, May 26, 2010 10:09:36 AM > Subject: [komunitaskaro] Koin Untuk Rumah Adat Karo > > > Idenya sederhana. Kita mengadakan pengumpulan koin seperti Koin Untuk Prita > tapi kali ini "Koin Untuk Rumah Adat Karo". Pos-pos pengumpulan koin akan > dibuka seluas-luasnya di seluruh Indonesia dan, kalau bisa, di seluruh dunia. > > Langkah awal adalah memperbaiki sebuah rumah adat di Desa Melas (Kec. > Dolatrayat, Kab. Karo). Oleh karena itu, deklarasi kegiatan pengumpulan koin > diadakan di desa ini pada hari Sabtu 29 Mei 2010 ini (dari Pkl. 14.00 - > 16.00). > > Pelaksana utama kegiatan pengumpulan koin adalah Sanggar Tinuang yang > beranggotakan beberapa mahasiswa dan dosen Unimed jurusan Seni Rupa. Tabloid > Sora Sirulo membantu mempublikasikannya dan Sanggar Seni Sirulo > menyemarakkannya dengan penampilan-penampilan seni tradisional Karo. > > Kami mengharapkan kita semua orang Karo maupun bukan orang Karo berperan > serta dalam berbagai posisi dalam kegiatan yang berujung pada penyelamatan > arsitektur tradisional Karo secara keseluruhan. Namun, kami sendiri, saat > ini, sedang memusatkan perhatian pada langkah awal, khususnya > pendeklarasiannya di Desa Melas 29 Mei ini. > > Di Desa Melas, kami akan mengadakan pameran seni ukir, penampilan musik > tradisional Karo, ceramah budaya dan pengumpulan koin. Para peserta yang > hadir, termasuk pengisi acara dan panitia akan menyumbangkan koin. Ceramah > budaya akan dibawakan oleh saya sendiri (15 menit) dengan topik pembicaraan: > Ngapain kita ini? > > Untuk tahap awal ini, kami mengundang kita semua yang membaca tulisan ini > untuk hadir dan, kalau bisa, ikut menyumbangkan koin. Acara akan diliput oleh > TV-One, Harian Kompas dan beberapa media cetak nasional lainnya maupun lokal. > > Kami bukan peminta-minta sedekah karena yang kami kerjakan adalah milik kita > bersama. Kami hanya orang-orang yang siap mendapat caci maki dan cerca bila > dianggap melakukan sesuatu yang hina dina. > > Saran dan kritik kami tunggu dari kita semua. > > Salam dari Medan: > Juara R. Ginting >
