Selasa, 01/06/2010 15:25 WIB
Ical Tolak Jawab Pertanyaan Wartawan Metro TV
Lia Harahap – detikNews
 
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dikerubuti wartawan usai 
membuka seminar tentang rumah susun di DPP Golkar. Berbagai pertanyaan 
dilontarkan kepada mantan Menko Kesra itu.

Pria yang akrab disapa Ical itu menjawab setiap pertanyaan sambil berjalan ke 
arah luar gedung DPP Golkar di Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, 
Selasa (1/6/2010). Ical tampak santai.

"Pak, terkait rumah susun, untuk korban Lapindo bagaimana?" tanya wartawan dari 
RCTI.

"Oh iya, itu semua sudah teratasi. Dari 12 ribu korban, 11 ribu sekian sudah 
ditangani. Yang ribut kan cuma 12 orang yang tidak mau menerima satu konsep 
yang sama," ujar Ical.

Ical juga menjawab saat wartawan ANTV menanyakan soal serangan Israel. "Saya 
kira itu aksi yang harus dikutuk. Ini tidak bisa dibiarkan terus," kecamnya.

Namun saat wartawan Metro TV bertanya soal kasus PT Kaltim Prima Coal (KPC), 
air muka Ical berubah. "Saya tidak mau menjawab pertanyaan dari Metro TV," ujar 
Ical sambil berjalan cepat.

Wartawan MetroTV tidak menyerah begitu saja. "Alasannya apa, Pak?" tanya 
reporter perempuan itu.

"Pokoknya saya tidak mau menjawab dari Metro TV," kata Ical terus berjalan 
cepat.

Sampai di pintu keluar, Ical kembali ditanya soal KPC, yang bertanya bukan dari 
Metro TV. Kali ini, Ical dengan senang hati menjawabnya.

Apakah kasus KPC ini sengaja digulirkan? "Tanya saja pihak-pihak yang merasa 
kalah dan mencari kesalahan orang lain. Kamu merasa kalah, nggak?" ujarnya 
seraya menunjuk ke wartawan Metro TV. (ken/nrl)

Kirim email ke