MEDAN - Rencana kenaikan tarif air yang diberlakukan Perusahaan Daerah 
Air Minum (PDAM) Tirta Malem Tanah Karo  tidak disetujui oleh anggoa 
DPRDSU. Hal itu diungkapkan oleh anggota DPRDSU,  Taufan Agung Ginting 
kepada Waspada Online malam ini.

 “Saya tak setuju 
rencana kenaikan tarif air PDAM Tirta Malem, karena itu sama saja 
artinya menjepit masyarakat yang saat ini dilanda kesulitan ekonomi,” 
kata Taufan

 Menurut anggota komisi B DPRDSU ini, berdasarkan 
pengamatannya, kualitas distribusi debit air sangat jelek. “Air dua kali
 seminggu mengalir ke rumah tangga  dan hanya  3 jam sehari,” papar 
Taufan.

Akibatnya, masyarakat di Tanah Karo harus membeli air 
dari pihak swasta dengan menggunakan jerigen tong. Karenanya, Taufan 
mengherankan mengapa PDAM Tirta Malem justru menaikkan tarif air di 
tengah kesulitan warga memperoleh air kepada masyarakat. “Kita minta 
pemkab Tanah Karo jangan membebani rakyat di tengah kesulitan ekonomi 
akibat fluktuasi harga hasil pertanian,” bebernya. 

sumber: 
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=120308:dprdsu-tak-setuju-tarif-air-naik-di-karo&catid=15:sumut&Itemid=28

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke