INILAH.COM, Jakarta - Presiden sebagai pemimpin negara dinilai tidak boleh 
hanya sekedar curhat bahwa dirinya mendapatkan ancaman teror. Tapi harus juga 
memberikan solusi.

"Harapan kita pemimpin tidak sekedar curhat tapi ada fakta berbasis solusi. 
Pemimpin tidak curhat tapi membuat kebijakan atau menghalangi sesuatu yang 
destruktif," kata Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat 
Nur Wahid di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/8).

Dia berharap pernyataan Presiden SBY soal teror jangan hanya dianggap sebagai 
curhatan. tetapi juga dimaknai sebagai warning. Karena kalau curhat Presiden 
seperti itu, mirip orang biasa yang tidak mempunyai kewenangan apapun. Padahal 
kepolisian dan BIN ada di bawah Presiden.

"Tapi dalam era demokrasi perintah Presiden adalah basis hukum," kata dia.

Hidayat juga menilai curhatan Presiden tentang terorisme dengan penangkapan 
pemimpin pondok pesantren Al-Mukmin Abu Bakar Baasyir tidak terkait langsung. 
Tidak benar kalau itu dijadikan alasan penangkapan oleh Kepolisian.

"Karena ada perintah Presiden yang tidak dijalankan seperti rekening gendut 
yang belum selesai," imbuhnya. [mvi/mut]

http://www.inilah.com/news/read/poli...-presiden-sby/

Kirim email ke