Senin, 30/08/2010 13:04 WIB
BUMN Juga Harus Bikin Iklan Tolak Sogokan dan Uang Pelicin
Indra Subagja – detikNews
Jakarta - Tolak parsel ramai diiklankan sejumlah BUMN. Momen Lebaran dijadikan 
landasan. Namun ada baiknya BUMN juga membuat iklan menolak praktek sogokan dan 
uang pelicin demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

"Gratifikasi bukan hanya dalam konteks Hari Raya, tapi mencakup semuanya," kata 
Wakil Koordinator ICW, Emerson Yuntho, di Jakarta, Senin (30/8/2010).

Praktek uang sogok dan pelicin ditengarai kerap diterima oknum pejabat BUMN. 
Utamanya dikaitkan dengan pelaksanaan tender. 

Jadi gratifikasi tidak sebatas pada urusan parsel semata yang hanya terjadi 
pada momen Lebaran. "Yang terpenting adanya sanksi internal bagi pejabat yang 
melanggarnya. Bisa berupa sanksi administratif atau penundaan kenaikan pangkat, 
dan juga KPK bisa memproses pelanggaran hukum yang terjadi. Ini untuk shock 
therapy," tutur Emerson.

Dalam momen Lebaran ini, selain parsel yang patut diwaspadai juga pemberian 
dalam bentuk lain. Bisa berupa tiket atau wisata ke sejumlah negara. "Jadi 
keseriusan diperlukan dari internal BUMN tersebut. Sebatas iklan saja, atau 
akan ada wujud kongkret pelaksanaan," tutupnya.

(ndr/nrl)

Kirim email ke