JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat Karo di Jakarta bertindak cepat dengan
mengumpulkan dana bantuan hingga Rp 65,5 juta untuk membantu korban meletusnya
Gunung Sinabung, Kabanjahe, Sumatera Utara.
"Dana ini terkumpul spontan, di Rumah Dinas Menkominfo pada acara buka puasa
kemarin sore," ujar Tifatul Sembiring di Jakarta, Selasa (1/9/2010).
"Kita sangat prihatin dengan bencana yang terjadi di Sinabung. Bencana Sinabung
adalah bencana kemanusiaan dan merupakan bagian dari rakyat Indonesia yang
perlu
dibantu segera," ujarnya.
"Gerakan spontan ini saya prakarsai dengan memberikan sumbangan awal dari
pribadi. Lalu menanya satu per satu hadirin, dan bertanya, bapak mau sumbang
berapa?," tambahnya.
Beberapa hadirin yang hadir terlihat kikuk, menjawab pertanyaan Menkominfo yang
tiba-tiba dalam acara buka bersama itu. "Tidak sampai 5 menit tekumpul 65,5
juta," ujar Tifatul yang juga warga Karo.
Pengumpulan dana ini, menurut Tifatul, baru permulaan, sehingga perlu
penggalangan dana dari seluruh masyarakat Karo maupun yang bukan. Jadi
masyarakat Karo diperantauan perlu bahu-membahu membantu korban.
Menurut Tifatul, laporan sementara dari masyarakat Karo di Kaban Jahe jumlah
pengungsi sudah mencapai 28.000 orang. "Kemungkinan besok atau lusa sudah ada
tim pendahuluan berangkat, kan sudah ada modal. Bantu yang pokok-pokok dulu,
seperti makan, minum, obat-obatan, dan sanitasi mereka," ujar Tifatul yang
sudah
merencanakan akan meninjau korban letusan Gunung Sinabung.