Korea 70 % daerahnya terdiri dari pegunungan, namun terlihat bahwa para petani hanya menggarap lembah-lembah di kaki gunung, tidak menggarap gunung. Begitu juga, petani menggarap tanahnya tidak sepanjang tahun, paling tidak pada musim dingin tak ada yang bercocok tanam. Menanam padi juga hanya sekali setahun, namun setiap tahun ekspor beras. Kok bisa? Satu renungan kepada kita sebagai anak bangsa saya kira.
Bang KT ________________________________ From: gintingmu <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thu, September 2, 2010 4:54:31 PM Subject: [tanahkaro] Re: Pengungsi Mulai Pulang Mejuah-juah permilis ras pengungsi Sinabung kerina Syukurlah situasi sudah memungkinkan lagi bagi pengungsi kembali ke kampung halaman. Lebih 400 th Sinabung istirahat begitu juga penduduk sekitarnya selama itu juga telah menikmati berkanya. Tetapi hari Minggu dini hari tgl 29 Aug 2010 meletus. Apakah Sinabung setia menunggu 400 th lagi baru meletus lagi? Gunung yang baik dan sayang sama penduduk Karo ini tidak akan memberikan jawaban pasti. Yang pasti hanyalah berkahnya berupa kesuburan tanah dan keindahan alam tetap akan diberikannya. Sementara mikir sana mikir sini soal berkah yang diberikannya, bagaimana kalau kita mikir juga soal 'memberikan' sesuatu berkah kepada gunung ini, dengan menghidupkan kembali hutan hijau yang sudah tergarap sekitarnya sejauh jarah 15-20 km. Dan ini perlu juga dalam rangka keamanan penduduk tidak terlalu langsung berhadapan dengan ledakan sekiranya Sinabung ngambek lagi. Hiduplah terus alam Sinabung, kita sayangi dengan terus memelihara kehijauannya. Mejuah-juah kita kerina MUG --- In [email protected], Alexander Firdaust <daustco...@...> wrote: 5.000 Pengungsi Gunung Sinabung Mulai Kembali ke Rumah Medan - Ribuan pengungsi korban letusan Gunung Sinabung di beberapa lokasi penampungan memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing, Rabu (1/9/2010). Keputusan itu diambil karena aktivitas vulkanik gunung tersebut menunjukkan tanda-tanda normal. Data Posko Utama Pengendalian Bencana Gunung Sinabung mencatat jumlah pengungsi yang ditampung di sejumlah lokasi mengalami penurunan drastis sejak Rabu pagi. Sedikitnya 5.000 warga sudah pulang ke rumah dan mulai menjalani kehidupan normal. Jumlah warga yang masih berada di sejumlah penampungan hanya tinggal 25.551 orang. Sementara dua hari sebelumnya, Senin (30/8) tercatat mencapai 30 ribu jiwa. Bupati Karo, DD Sinulingga mengatakan, warga yang berdomisi di radius 12 kilometer dari Gunung Sinabung telah diperbolehkan pulang ke rumah. Sedangkan bagi mereka yang tinggal dalam radius enam kilometer, diimbau untuk bersabar di lokasi penampungan sementara waktu. "Ini bentuk antisipasi saja bagi warga yang tinggal di radius enam kilometer jika terjadi letusan yang tidak terduga," kata Sinulingga. Meski aktivitas Gunung Sinabung berangsur normal, warga tetap diimbau untuk bersiaga jika terjadi hal yang mengkhawatirkan. (rul/ape) Sumber: http://www.detiknews.com/read/2010/09/01/192139/1433084/10/5000-pengungsi-gunung-sinabung-mulai-kembali-ke-rumah Salam Mejuah Juah Karo Cyber Community
