Thanx atas tanggapannya, cuman kalo harus manual repot sekali. Ada berapa mailbox ? Ratusan... Lebih... (kayak iklan tango) Saya pernah dapat info, kita bikin sejenis IMAP client gitu di mailserver kita, trus kita retrieve data mailbox dari mailserver lama ke mail server baru. Trus kalo gak salah tangkap, dengan IMAP client tersebut punya sejenis password universal (sakti juga yah ?), jadi bisa masuk ke semua mailbox dan download semua mailbox sekaligus... Ini bukan buat mailserver yg merger-mergeran itu mas... ini buat mail serverku sendiri... :D
Kayaknya mesti manual, sebab mungkin kalau menurut saya lebih aman dan tidak beresiko akan data - data mailbox yang tidak bersesuaian. Cara manual => dua server harus online baik server Solaris maupun Linux, MX pindah ke server baru, server lama cuma untuk retrieve saja kalau masih ada yang dikirimkan kesana. Tetapi yang ini bakalan repot (minimal 1/2 bulan pasti bakal repot saat terjadi perpindahan). Mengenai password, mungkin saja bisa, berarti server yang baru nantinya akan memiliki password baru untuk seluruh usernya. Kalau mau disamakan dengan mailbox lama berarti harus ada tindakan sniffing password di Solaris sebelum migrasi. Semoga membantu .. Anyway, deadline 10 hari lagi ya pak sebelum merger tiba ? Regards, Rio Martin. -- Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info di http://linux.or.id/milis.php -- Unsubscribe: kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info di http://linux.or.id/milis.php
